Thursday, February 26, 2026

SOP STOMATITIS HERPETIKA

 

 

 

STOMATITIS HERPETIKA

 

 

SPO

 

 

No. Dokumen :

No. Revisi       :

Tanggal Terbit:

Halaman         :

Puskesmas II PURWOKERTA UTARA

 

 

 

 

1. Pengertian

Stomatitis adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung, bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun kelompok.

Stomatitis Herpetika adalah salah satu jenis stomatitis berupa vesikel atau ulserasi multipel pada mukosa mulut akibat reaktivasi dari Herpes Simplex Virus(HSV)-1 atau kadang-kadang HSV-2 yang laten pada ganglion syaraf.

 

2. Tujuan

Sebagai acuan dalam penarikan diagnosa dan terapi stomatitis Herpetika

3. Kebijakan

SK Kepala Puskesmas II Purwokerto Utara Nomor : 440/VII/SK/06/I/2016 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis Puskesmas II Purwokerto Utara

4. Referensi

- Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

   No HK. 02. 02/MENKES/62/2015

- Bahan Ajar Kepaniteraan Periodontitis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas    Gadjah Mada oleh drg. Suryono SH., Ph.D dan Tim Penyusun

 

5. Prosedur

5.1 Persiapan

5.1.1 Pasien yang datang ke ruang kesehatan gigi dan mulut sudah membawa rekam medis

5.1.2 Pasien dipanggil dan dipersilahkan duduk di kursi gigi senyaman mungkin

5.2 Penatalaksanaan

5.2.1 Anamnesa

 5.2.1.1 Apakah ada sariawan di langit langit dan gusi

 5.2.1.2 Apakah timbul demam

 5.2.1.3 Apakah timbul rasa sakit

5.2.2 Pemeriksaaan klinis Intra oral

5.2.2.1 Erythema dan vesikel kecil diameter 1-3 mm berkelompok pada palatum keras, attached gingiva, dorsum lidah, dan mukosa non keratin di labial, bukal,ventral lidah dan pallatum mole

5.2.2.2 Vesikel mudah pecah membentuk ulser yang lebih besar dengan tepi tidak teratur dan kemerahan

 

5.2.3 Pemeriksaan Penunjang tidak ada

5.2.4 Terapi

 

5.3 Alat dan Bahan

      5.3.1 Dental unit

      5.3.2 Alat diagnostik standar

      5.3.3 bahan antiseptik dan desinfektan

5.4 Prosedur tindakan

5.4.1 Pendidikan kesehatan gigi dan mulut dan instruksi membersihkan rongga mulut di rumah

5.4.2 Pada pasien imunokompeten bersifat ‘Self limiting disease’(penyakit yang dapat sembuh sendiri apabila daya tahan tubuh membaik)

5.4.3 Terapi kausatif berupa antivirus untuk kasus yang berat(diberikan pada tahap vesikel (72 jam pertama): Acyclovir 1000 mg per hari ( 5x 200 mg)

5.4.4 Simtomatik: anestetik topikal, analgesik-antipiretik

5.4.5 Supportif: imunomodulator, multivitamin

 

6. Diagram Alir

 

Pasien duduk di kursi dental

 

Anamnesis

 

Terapi

 

Pasien datang membawa  rekam medis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7. Unit terkait

- Loket Pendaftaran

- Instalasi Farmasi

8.Rekaman Historis Perubahan

No

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment