|
|
PENGGUNAAN INKUBATOR |
|
||
|
SOP |
No. Dokumen |
: SOP/ Admen/ Pkm- Drm/ |
||
|
No. Revisi |
: 0 |
|||
|
Tanggal
Terbit |
: 3 Januari 2017 |
|||
|
Halaman |
: 1/2 |
|||
|
UPTD PUSKESMAS DTP
DARMA |
|
dr.ANDRI SENTANU NIP. 197907162010011012 |
||
|
1. Pengertian |
Incubator adalah alat yang dipanasi dengan aliran
listrik pada suhu tertentu yang dipakai untuk menghangatkan bayi baru lahir
dengan berat lahir rendah dan atau bayi yang lahir prematur. |
||||||||||||||||
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan dalam menggunakan incubator. |
||||||||||||||||
|
3.
Kebijakan |
Surat
Keputusan Kepala UPTD Puskesmas DTP Darma Nomor: 440/....... /PKMDRM/2017 tentang Jenis- jenis
Pelayanan yang Disediakan UPTD Puskesmas DTP Darma. |
||||||||||||||||
|
4.
Referensi |
Peraturan
Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat |
||||||||||||||||
|
5. Langkah-langkah |
1. Periksa
kelayakan incubator mulai dari pengisian air dalam reservoir dan suhu. Jika air dalam
reservoir habis, isi sampai batas maksimum. 2. Pasang
stop kontak. 3. Tekan
tombol power on-off. 4. Atur
suhu dan kelembapan sesuai dengan kebutuhan bayi 5. Atur suhu yang diinginkan dengan
cara menekan tombol up atau down lalu tekan tobol kunci. 6. Incubator
siap digunakan. 7. Letakkan
bayi dalam incubator 8. Observasi keadaan umum bayi. |
||||||||||||||||
|
6.
Hal – hal yang perlu
diperhatikan |
1.
Suhu incubator 2.
Keadaan umum bayi |
||||||||||||||||
|
6. Unit Terkait |
Laboratorium |
||||||||||||||||
|
7.
Dokumen terkait |
1. Rekam medis bayi 2. Buku laporan
jaga |
||||||||||||||||
|
8. Rekaman/ Histori Perubahan |
|
||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||
No comments:
Post a Comment