C3. Pemeriksaan pada Dewasa usia 40-59 Tahun
Pelayanan PKG dewasa pada usia 40-59 tahun meliputi merokok, tingkat aktivitas fisik, status gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke, risiko jantung, fungsi ginjal, tuberkulosis, PPOK, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus, mata, telinga, kesehatan jiwa, hati dan calon pengantin.
Gambar 5.6. Alur Pemeriksaan pada Dewasa Usia 40-59 Tahun di Puskesmas
PKG dewasa usia 40-59 tahun di FKTP lain dilaksanakan sesuai dengan
kapasitas SDM, alat kesehatan
dan BMHP yang ada, bila terdapat jenis PKG yang
tidak memungkinkan dilaksanakan, dapat dilakukan rujukan horizontal ke Puskesmas yang mampu. Tindak lanjut
hasil PKG pada orang dewasa usia 40-59
tahun ditentukan oleh hasil pemeriksaan berdasarkan layanan skriningnya yang
dituangkan dalam tabel berikut:
Tabel 5.5. Tindak Lanjut Hasil PKG pada Dewasa Usia 40-59 Tahun
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
|
Status Gizi |
Normal |
Edukasi
faktor risiko obesitas dan gaya hidup sehat termasuk membatasi konsumsi gula,
garam, dan lemak serta aktivitas fisik minimal 30 menit/hari ,
istirahat atau tidur 7 - 8 jam sehari |
|
Gemuk/overweig
ht |
||
|
Obesitas |
● Memberikan edukasi dan
konseling mengenai pengaturan pola makan sehat, pola aktivitas yang sehat,
dan latihan fisik yang teratur ● Memberikan edukasi
tentang pengaturan waktu
tidur yang baik dan kelola
stress ● Melakukan pemeriksaan tambahan
untuk mencari adanya penyakit penyerta kronis dan sindrom metabolik ● Untuk pasien dengan penyakit
penyerta kronis dan/atau sindrom metabolik yang tidak terkontrol, rujuk ke
FKTL |
|
|
Tuberkulosis |
Tidak terdapat tanda,
gejala dan kontak erat TB |
Edukasi
gaya hidup sehat, sanitasi lingkungan, dan pencegahan TB |
|
Terdapat kontak erat TB
positif tanpa gejala |
●
Pemeriksaan eligibilitas TPT dengan rontgen
toraks ● Melakukan Investigasi Kontak ●
Edukasi gaya hidup sehat
dan sanitasi lingkungan |
KEMENTERIAN KESEHATAN
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
|||
|
|
Terdapat
kontak erat TB positif dengan tanda atau gejala |
● Melakukan
pemeriksaan TCM atau BTA mikroskopis jika tidak tersedia TCM ● Melakukan Investigasi Kontak ● Edukasi
gaya hidup sehat, berhenti merokok dan sanitasi lingkungan |
|||
|
Tekanan
darah |
Tidak terdiagnosis hipertensi atau didiagnosis prehipertensi |
Edukasi pertahankan gaya
hidup sehat dan Upaya Berhenti
Merokok (UBM), serta melakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali tahun depan |
|||
|
Terdiagnosis hipertensi tanpa tanda
bahaya |
●
Memberikan tatalaksana sesuai standar yang berlaku ● Memberikan
edukasi gaya hidup sehat termasuk aktivitas fisik dan batasan konsumsi garam ● Memotivasi untuk
ikut program prolanis ● Melakukan
edukasi dan memberikan motivasi untuk kontrol rutin di Puskesmas |
||||
|
Terdiagnosis hipertensi dengan tanda bahaya |
Pertimbangkan pemberian obat
antihipertensi oral segera
dan rujuk ke FKTL |
||||
|
Gula darah |
Normal (GDS < 100) |
Edukasi
pertahankan gaya hidup sehat dan
Upaya Berhenti Merokok (UBM) serta melakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali tahun depan |
|||
|
Prediabetes (GDS 140 -
199) |
Edukasi dan konseling melakukan Gaya Hidup Sehat termasuk batasi konsumsi makanan/minuman
manis, Upaya Berhenti Merokok, dan pemantauan per 3 bulan |
||||
|
Hiperglikemia (GDS >200) |
● Melakukan
pemeriksaan lanjutan untuk penegakan diagnosa bila diperlukan (GDP, GD2PP,
HBA1C) ● Memberikan tata laksana sesuai
standar yang berlaku ● Melakukan
edukasi dan memberikan motivasi untuk kontrol rutin di Puskesmas |
||||
|
Telinga |
Tes tajam pendenga ran |
Lulus (Dapat mengulang kata lebih dari 80% (minimal 4 dari 5)) |
● Edukasi
kesehatan telinga termasuk pengaturan volume jika memakai headset ● Melakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||
|
Tidak
Lulus (Tidak dapat mengulang kata
lebih dari 80% (kurang dari 4 dari 5)) |
Melakuka n pemeriks aan otoskop dan/atau penala |
Hasil normal |
Edukasi kesehatan telinga termasuk pengaturan volume
jika memakai headset |
||
|
Ditemukan
gangguan pendengara n
dan/atau kelainan lainnya |
Tatalaksana kasus sesuai standar, apabila tidak dapat
ditangani di FKTP dapat dirujuk ke FKTL |
||||
|
Mata |
Tes tajam penglihat an |
Visus 6/6 - 6/12 |
● Edukasi
kesehatan mata termasuk batasi aktivitas melihat dekat, batasi waktu dan
jarak saat menggunakan gadget ● Melakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||
|
Hasil abnormal (visus
<6/12) |
Lanjutkan pemeriksaan pinhole |
||||
|
Pemeriks aan pinhole |
Visus membaik |
● Lanjutkan pemeriksaan mata dengan Trial Lens ● Edukasi
kesehatan mata termasuk batasi aktivitas melihat dekat, batasi waktu dan
jarak saat menggunakan gadget ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||
|
Visus tidak membaik |
● Lanjutkan dengan pemeriksaan
pupil (untuk melihat katarak) |
||||
|
Pemeriks aan pupil |
Hitam |
● Edukasi
kesehatan mata termasuk batasi aktivitas melihat dekat, batasi waktu dan
jarak saat menggunakan gadget ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||
|
Putih/Abu-abu |
Diagnosis
katarak |
Evaluasi dan rujuk ke FKTL |
|||
KEMENTERIAN KESEHATAN
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
||||
|
Gigi |
Tidak ada
karies, jaringan periodontal normal |
● Edukasi
Kesehatan Gigi (menyikat gigi 2 kali setelah makan pagi dan sebelum tidur
malam) ● Batasi konsumsi makanan/minuman manis |
||||
|
Ada karies, gigi goyang |
Tatalaksana di Puskesmas/ FKTP dan rujuk bila perlu |
|||||
|
Kesehatan
jiwa |
Normal |
● Edukasi
kesehatan jiwa termasuk manajemen stres dan
keterampilan pemecahan masalah (problem
solving) ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||||
|
Terindikasi
bermasalah/ gangguan jiwa |
Dukunga n Psikologis Awal (DPA), Pemeriks aan Kesehata n Jiwa untuk penegaka n
Diagnosa |
Tidak ada gangguan
jiwa |
Edukasi
kesehatan jiwa termasuk manajemen stres dan keterampilan pemecahan masalah (problem solving) |
|||
|
Ada gangguan
jiwa |
Tatalaksana sesuai
standar |
|||||
|
Ada gangguan
jiwa dengan penyulit |
Rujuk FKTL |
|||||
|
Merokok |
Tidak merokok |
● Edukasi gaya hidup sehat dan hindari
paparan asap rokok ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||||
|
Merokok |
Konseling upaya
berhenti merokok |
|||||
|
Talasemia |
Hemoglobin
normal |
Edukasi
gaya hidup sehat |
Lakukan pemeriksaan berkala 1x/tahun |
|||
|
Hemoglobin di bawah normal |
Melakuka n pemeriks aan Hb, MCV, MCH dan apusan
darah tepi |
Hasil
normal |
Berikan
kartu/ser tifikat telah deteksi dini Talasemia |
Menginfokan
klien bahwa pemeriksaan ini hanya perlu dilakukan sekali seumur
hidup |
||
|
Indeks
Mentzer <13
dan/atau indeks Shine dan LAL <1530 |
Rujuk FKTL |
|||||
|
Tingkat Aktivita s Fisik |
Kuesion
er Pra- Partisip asi |
Aktivitas Fisik Cukup |
Optimalisasi aktivitas
fisik, latihan fisik dan olahraga sesuai rekomendasi dengan prinsip baik,
benar, terukur, teratur |
|||
|
Aktivitas Fisik Kurang |
||||||
|
Hati |
Faktor
risiko |
Faktor risiko
hati negatif |
● Edukasi pencegahan dan penularan Hepatitis B dan C ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||
|
Faktor risiko hati positif |
Melanjutkan pemeriksaan laboratorium hati sesuai
faktor risiko |
|||||
KEMENTERIAN KESEHATAN
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
|||||
|
|
Hepatiti
s B |
HBsAg negatif |
● Edukasi pencegahan dan penularan Hepatitis B dan C ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||||
|
HBsAg reaktif |
● Rujuk FKTL ● Jika lab memadai periksakan SGOT, trombosit |
||||||
|
Hepatiti
s C |
Anti HCV negatif |
● Edukasi pencegahan dan penularan Hepatitis B dan C ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||||
|
Anti HCV reaktif |
● Rujuk FKTL ● Jika lab memadai periksakan HCV RNA, SGOT,
trombosit |
||||||
|
Fibrosis /Sirosis
Hati |
APRI score ≤ 0.5 |
● Konsultasi
dokter untuk perencanaan tindak lanjut pengobatan ● Edukasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular |
|||||
|
APRI score > 0.5 |
Rujuk FKTL |
||||||
|
Kanker payudara |
Sadanis Negatif |
● Edukasi dan konseling mengenai
gaya hidup sehat ● Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||||
|
Sadanis Positif |
Risiko rendah/ risiko tinggi |
Lanjutkan
pemeriksaa n USG |
Normal |
● Edukasi
dan konseling mengenai gaya hidup sehat ● Lakukan pemeriksaan berkala 1x/tahun |
|||
|
Simple cyst |
|||||||
|
Non- simple cyst |
Rujuk FKTL |
||||||
|
Risiko
Sangat Tinggi |
Rujuk FKTL |
||||||
|
Kanker leher rahim |
Tidak ada faktor risiko |
●
Edukasi dan konseling mengenai
gaya hidup sehat ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||||
|
Ada faktor
risiko |
Inspekulo |
Normal |
tes IVA
dan HPV DNA |
Keduanya negatif |
Lakukan skrining ulang
dalam 10 tahun |
||
|
Salah satu positif |
Konsultasi
dengan dokter untuk tindakan selanjutnya |
||||||
|
Curiga kanker |
Rujuk FKTL |
||||||
|
Risiko jantung |
Bila ditemu kan gamba ran EKG |
Normal (irama sinus) |
● Edukasi
dan konseling mengenai diet, aktivitas fisik, upaya berhenti merokok ● Memberikan
tatalaksana hipertensi, diabetes, dan dislipidemia sesuai standar ● Lakukan
penilaian ulang setiap tahun, jika ada gambaran abnormal rujuk FKTL |
||||
KEMENTERIAN KESEHATAN
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
||
|
|
|
Tidak Normal - ST Depresi - ST Elevasi -
Hipertrofi
Ventrikel Kiri - Atrial fibrilasi - Q patologis -
Gambaran abnormal lainnya |
● Lakukan tatalaksana awal sesuai standar ● Rujuk FKTL |
|
|
Bila
ditemu kan faktor
risiko, periksa profil lipid |
Normal (kolesterol total < 200
mg/dl, atau HDL ≥ 60 mg/dl atau LDL < 100 mg/dl, atau Trigliserida < 150
mg/dl) |
●
Edukasi gaya hidup sehat ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||
|
Risiko stroke |
Tinggi (kolesterol total ≥ 200
mg/dl, atau HDL < 60 mg/dl atau LDL ≥ 100 mg/dl, atau Trigliserida ≥ 150 mg/dl) |
●
Edukasi gaya hidup sehat ●
Lakukan pemeriksaan berkala 2x/tahun ●
Memberikan tatalaksana dislipidemia sesuai standar |
||
|
prediksi risiko stroke dengan tabel prediksi PTM |
Risiko rendah |
●
Edukasi dan konseling mengenai
diet, aktivitas fisik, upaya berhenti merokok ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun
kembali tahun depan |
||
|
Risiko sedang |
●
Edukasi dan konseling mengenai
diet, aktivitas fisik, upaya berhenti merokok ●
Memberikan tatalaksana hipertensi, diabetes,
dan dislipidemia sesuai standar ●
Lakukan penilaian ulang setiap
3-6 bulan atau 6-9 bulan |
|||
|
Risiko tinggi |
●
Edukasi dan konseling mengenai diet, aktivitas fisik, upaya berhenti
merokok ●
Memberikan tatalaksana hipertensi, diabetes, dan dislipidemia sesuai standar ●
Lakukan penilaian ulang setiap 3 bulan, jiika tidak ada perubahan
penilaian risiko PTM dalam 6 bulan, rujuk ke FKTL |
|||
|
Fungsi ginjal |
Normal (Serum kreatinin 0.50 - 0.90 mg/dL, Ureum 13 - 43
mg/dL dan eLFG (CKD- EPI) >90 mL/menit/1.73m ²) |
1.
Edukasi Pencegahan PTM 2.
Edukasi Derajat Penurunan Fungsi
Ginjal 3.
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||
|
Tidak normal (Serum
kreatinin |
Rujuk FKTL |
|||
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
|||
|
|
>0.90
mg/dL, Ureum>43 mg/dL dan eLFG
(CKD-EPI): <90 mL/menit/1.73m ² |
|
|||
|
Kanker paru |
Risiko ringan |
Ada riwayat foto toraks |
Hasil
normal |
●
Edukasi dan konseling tentang
bahaya paparan asap rokok/ polutan dan upaya berhenti merokok ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun
kembali tahun depan |
|
|
Hasil tidak normal |
Rujuk FKTL |
||||
|
Tidak ada riwayat foto toraks |
Lakukan
foto toraks |
Hasil
normal |
●
Edukasi dan konseling tentang
bahaya paparan asap rokok/ polutan dan upaya berhenti merokok ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun
kembali tahun depan |
||
|
Hasil tidak normal |
Rujuk FKTL |
||||
|
Risiko sedang atau tinggi |
Rujuk FKTL |
||||
|
Kanker usus |
APCS 0-1 Risiko rendah, APCS 2-3 Risiko Sedang |
●
Edukasi dan konseling tentang
gaya hidup sehat mencakup diet, tidak minum alkohol, upaya berhenti merokok, dan aktivitas fisik (seperti jalan cepat
setidaknya 30 menit selama 5 hari atau lebih dalam seminggu) ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
|||
|
APCS 4-7 Risiko tinggi |
Colok
Dubur, Darah samar feses |
Keduanya
negatif |
●
Edukasi dan konseling tentang
gaya hidup sehat mencakup diet, tidak minum alkohol, upaya berhenti merokok, dan aktivitas fisik (seperti jalan cepat
setidaknya 30 menit selama 5 hari atau lebih dalam seminggu) ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun
kembali tahun depan |
||
KEMENTERIAN KESEHATAN
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
||||
|
|
|
|
Salah satu positif |
Rujuk FKTL |
||
|
PPOK |
PUMA <6 (risiko rendah) |
●
Edukasi dan konseling sesuai
risiko , upaya berhenti merokok,
hindari paparan asap rokok/ polutan, menggunakan masker ●
Lakukan PKG Hari Ulang Tahun kembali
tahun depan |
||||
|
PUMA ≥6 (risiko tinggi) |
Spirometr i jika tersedia,
jika tidak rujuk FKTL |
Bukan
PPOK (FEV1/FVC ≥ 0.7) |
● Edukasi
dan konseling sesuai risiko , upaya berhenti merokok, hindari paparan asap rokok/ polutan, menggunakan
masker ● Lakukan pemeriksaan berkala 1x/tahun |
|||
|
PPOK
(FEV1/FVC < 0,7) |
● Edukasi
dan konseling sesuai risiko , upaya berhenti merokok, hindari paparan asap rokok/ polutan, menggunakan
masker ● Tatalaksana
sesuai standar yang berlaku ● Lakukan
PKG Hari Ulang Tahun kembali tahun depan |
|||||
|
Anemia* |
Hemoglo
bin |
Normal (Hb ≥ 12 gr/dL) |
1.
Edukasi gizi seimbang dengan
menerapkan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) dan 2.
Dianjurkan minum
tablet tambah darah
(TTD) 1 tablet setiap minggu untuk mencegah
anemia |
|||
|
Tidak Normal
(Hb < 12 gr/dL) |
●
Diberikan Sulfas Ferrosus 1 x
200 mg (200 mg mengandung 66 mg besi elemental) disertai dengan
minimal 50 mg vitamin C dan 100.000 IU vitamin A. ●
Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berobat ●
Pasien juga diinformasikan
mengenai efek samping
obat berupa mual, muntah, heartburn,
konstipasi, diare, serta BAB kehitaman |
Jika tidak terdapat kenaikan Hb selama 1 bulan lakukan
rujukan ke FKTL |
||||
|
HIV** |
Rapid Test HIV |
Non Reaktif |
Edukasi pencegahan penularan |
|||
|
Reaktif |
1.
Konseling antara lain
pemahaman tentang penyakit, penularan serta penatalaksanaan dan pasien
disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual selama penyakit belum
tuntas diobati 2. Pengobatan |
|||||
|
Sifilis** |
Rapid Test Sifilis |
HIV R1 Non- Reaktif |
Edukasi pencegahan penularan |
|||
|
HIV R1: Reaktif Dilanjutkan pemeriksaan R2 dan R3 |
R2 dan R3 Reaktif |
●
Konseling klien untuk secara
pribadi membuka sendiri statusnya kepada calon istri/suaminya untuk dapat
dilakukan pencegahan penularan pada pasangannya ●
Memberikan informasi kepada
pasien dan keluarga tentang penyakit HIV/AIDS. ●
Pasien disarankan untuk
bergabung dengan kelompok penanggulangan HIV/AIDS untuk menguatkan dirinya
dalam menghadapi pengobatan penyakitnya ●
Pengobatan |
||||
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak lanjut |
||
|
|
|
|
R2
dan R3 Non Reaktif |
Konseling: ●
Pesan pecegahan ●
Tawaran test ulang jika perilaku beresiko/populasi kunci |
|
NAPZA** |
Kuesi oner |
Menggunakan
salah satu zat / minuman
beralkohol |
3.
Lakukan Pemeriksaan ASSIST 4.
Konseling sesuai tingkatan risiko |
|
|
Tidak Pernah |
Edukasi pencegahan penggunaan NAPZA |
|||
|
Status Imunisasi TT* |
Kuesi oner |
Status Imunisasi TT Lengkap |
Edukasi |
|
|
Status
imunisasi TT belum lengkap (T5) |
Diberikan imunisasi Tetanus (Td) untuk
melengkapi status imunisasi |
|||
* Skrining dilakukan pada calon pengantin Perempuan yang akan menikah dalam 1 tahun ke depan
** Skrining dilakukan pada calon pengantin Perempuan dan laki-laki yang akan menikah
dalam 1 tahun ke depan

No comments:
Post a Comment