A. Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir
PKG pada
bayi baru lahir dilaksanakan pada saat bayi berusia 2 hari. Pemeriksaan ini
meliputi pemeriksaan kekurangan hormon tiroid sejak lahir, kekurangan enzim
pelindung sel darah merah (G6PD), kekurangan hormon adrenal sejak lahir,
penyakit jantung bawaan kritis, kelainan saluran empedu dan pertumbuhan (Gambar
5.1). Pemeriksaan dapat dilaksanakan pada bayi baru lahir usia lebih dari 24
jam sebelum bayi dipulangkan dan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan
neonatal esensial. Pemeriksaan ini dapat dilaksanakan di Puskesmas, FKTP
lainnya atau pun di FKTL yang melayani persalinan.
![]() |
Gambar 5.1. Alur Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir
Bayi yang
lahir di fasilitas pelayanan kesehatan penerima persalinan selain Puskesmas
tetap mendapatkan PKG yang telah ditentukan sesuai dengan ketersediaan alat
kesehatan dan/atau BMHP pendukung pelaksanaan PKG. Spesimen darah kemudian
dikirimkan ke laboratorium rujukan yang telah ditetapkan, yang kemudian
hasilnya dilaporkan ke Puskesmas untuk pencatatan dan pelaporan hasil PKG.
Bayi yang lahir di fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki ketersediaan alat kesehatan dan/atau BMHP pendukung pelaksanaan PKG, dapat memperoleh PKG lainnya dalam kurun waktu kurang dari 7 hari sejak lahir atau saat Kunjungan Neonatal ke-2 (3-7 hari setelah lahir).
Tindak
lanjut hasil PKG pada BBL dilakukan sesuai hasil pemeriksaan sebagaimana tabel
berikut:
Tabel 5.1. Tindak Lanjut Hasil PKG pada BBL
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Tindak Lanjut |
||
|
Pertumbuhan (berat badan) |
Berat badan lahir >
2500 gram |
● Edukasi gizi dan konseling menyusui (Lihat buku
KIA) ● Minta
orang tua/keluarga datang ke
Puskesmas untuk pemeriksaan bayi baru lahir
berikutnya pada usia 3-7 hari (KN 2) |
||
|
Berat badan lahir rendah (BBLR) |
2000 - <2500 gram dan sehat |
●
Gunakan buku KIA khusus
Bayi Kecil ● Edukasi
gizi, konseling menyusui, dan Perawatan Metode Kanguru (Lihat Buku KIA khusus Bayi Kecil) ● Minta orang
tua/keluarga datang ke Puskesmas untuk
pemeriksaan bayi baru lahir berikutnya pada usia 3-7 hari (KN 2) |
||
|
2000 - <2500 gram dan sakit |
● Identifikasi tanda bahaya,
risiko infeksi pada bayi dan pemberian antibiotik dosis pertama,bila
stabil/tidak ada tanda bahaya, bayi dapat dibawa pulang ● Edukasi orang tua/keluarga
untuk mengamati tanda bahaya pada bayi (Lihat Buku KIA), bila ditemukan,
segera bawa bayi ke Puskesmas atau Rumah Sakit |
|||
|
<2000 gram |
Rujuk segera ke FKTL |
|||
|
Penyakit Jantung Bawaan Kritis |
>95%, Perbedaan
<3% di tangan kanan dan kaki |
●
Edukasi ibu untuk tanda
dan gejala penyakit
jantung bawaan ● Minta
orang tua/keluarga untuk memeriksakan ulang pada usia bayi 2 bulan |
||
|
90-95% atau perbedaan >3% di tangan kanan
dan kaki |
Ulangi
per 1 jam sampai 3 kali pemeriksaan |
Rujuk ke FKTL bila hasil sama setelah
dilakukan 3 kali pemeriksaan |
||
|
<90% |
Rujuk segera ke FKTL, sambil
dilakukan tatalaksana pra rujukan |
|||
|
Kekurangan Hormon Tiroid Sejak Lahir (TSHS) |
TSH normal |
● Edukasi
gizi dan konseling menyusui,
pemantauan tumbuh kembang, dan pemberian imunisasi ● Minta
orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan
ke Posyandu |
||
|
TSH tinggi |
Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes
konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak |
|||
|
Kekurangan Enzim Pelindung Sel Darah Merah (G6PD) |
Negatif |
● Edukasi
gizi dan konseling menyusui,
pemantauan tumbuh kembang, dan pemberian imunisasi ● Minta
orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan
ke Posyandu |
||
|
Positif |
Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes
konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak |
|||
|
Kekurangan Hormon Adrenal Sejak Lahir |
Negatif |
● Edukasi
gizi dan konseling menyusui,
pemantauan tumbuh kembang ● Minta
orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan
ke Posyandu |
||
|
Positif |
Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes
konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak |
|||
|
Kelainan Saluran Empedu |
Warna Tinja
Normal |
Edukasi untuk
memeriksa warna tinja
bayi setiap hari
sampai usia 4 bulan
(lihat di buku KIA) |
||
|
Warna Tinja
Pucat |
Dilakukan pemeriksaan oleh
dokter, konfirmasi warna tinja pucat, lihat
adanya ikterus. Bila ditemukan kondisi ikterus/tinja pucat
rujuk untuk ke FKTL untuk
mendapatkan tes konfirmasi dan tatalaksana
dari Spesialis Anak |
|||

No comments:
Post a Comment