Sunday, March 1, 2026

A. Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir

 A.           Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir

PKG pada bayi baru lahir dilaksanakan pada saat bayi berusia 2 hari. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan kekurangan hormon tiroid sejak lahir, kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), kekurangan hormon adrenal sejak lahir, penyakit jantung bawaan kritis, kelainan saluran empedu dan pertumbuhan (Gambar 5.1). Pemeriksaan dapat dilaksanakan pada bayi baru lahir usia lebih dari 24 jam sebelum bayi dipulangkan dan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan neonatal esensial. Pemeriksaan ini dapat dilaksanakan di Puskesmas, FKTP lainnya atau pun di FKTL yang melayani persalinan.

 




Gambar 5.1. Alur Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir

 

 

Bayi yang lahir di fasilitas pelayanan kesehatan penerima persalinan selain Puskesmas tetap mendapatkan PKG yang telah ditentukan sesuai dengan ketersediaan alat kesehatan dan/atau BMHP pendukung pelaksanaan PKG. Spesimen darah kemudian dikirimkan ke laboratorium rujukan yang telah ditetapkan, yang kemudian hasilnya dilaporkan ke Puskesmas untuk pencatatan dan pelaporan hasil PKG.

Bayi yang lahir di fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki ketersediaan alat kesehatan dan/atau BMHP pendukung pelaksanaan PKG,  dapat memperoleh PKG lainnya dalam kurun waktu kurang dari 7 hari sejak lahir atau saat Kunjungan Neonatal ke-2 (3-7 hari setelah lahir).

Tindak lanjut hasil PKG pada BBL dilakukan sesuai hasil pemeriksaan sebagaimana tabel berikut:

 

Tabel 5.1. Tindak Lanjut Hasil PKG pada BBL

 

Pemeriksaan

Hasil

Tindak Lanjut

 

 

 

 

 

 

 

 

Pertumbuhan (berat badan)

Berat badan lahir > 2500 gram

    Edukasi gizi dan konseling menyusui (Lihat buku KIA)

    Minta orang tua/keluarga datang ke Puskesmas untuk pemeriksaan bayi baru lahir berikutnya pada usia 3-7 hari (KN 2)

 

 

 

 

 

 

Berat badan lahir rendah (BBLR)

2000 -

<2500

gram dan sehat

    Gunakan buku KIA khusus Bayi Kecil

    Edukasi gizi, konseling menyusui, dan Perawatan Metode Kanguru (Lihat Buku KIA khusus Bayi Kecil)

    Minta orang tua/keluarga datang ke Puskesmas untuk pemeriksaan bayi baru lahir berikutnya pada usia 3-7 hari (KN 2)

 

 

2000 -

<2500

gram dan sakit

 

    Identifikasi tanda bahaya, risiko infeksi pada bayi dan pemberian antibiotik dosis pertama,bila stabil/tidak ada tanda bahaya, bayi dapat dibawa pulang

    Edukasi orang tua/keluarga untuk mengamati tanda bahaya pada bayi (Lihat Buku KIA), bila ditemukan, segera bawa bayi ke Puskesmas atau Rumah Sakit

<2000

gram

Rujuk segera ke FKTL

 

 

Penyakit Jantung Bawaan Kritis

>95%, Perbedaan <3% di tangan kanan dan kaki

     Edukasi ibu untuk tanda dan gejala penyakit jantung bawaan

     Minta orang tua/keluarga untuk memeriksakan ulang pada usia bayi 2 bulan

90-95% atau perbedaan

>3% di tangan kanan dan kaki

 

Ulangi per 1 jam sampai 3 kali pemeriksaan

Rujuk ke FKTL bila hasil sama setelah dilakukan 3 kali pemeriksaan

<90%

Rujuk segera ke FKTL, sambil dilakukan tatalaksana pra rujukan

 

Kekurangan Hormon Tiroid Sejak Lahir (TSHS)

 

TSH normal

     Edukasi gizi dan konseling menyusui, pemantauan tumbuh kembang, dan pemberian imunisasi

     Minta orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan ke Posyandu

TSH tinggi

Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak

Kekurangan Enzim Pelindung Sel Darah Merah (G6PD)

 

Negatif

     Edukasi gizi dan konseling menyusui, pemantauan tumbuh kembang, dan pemberian imunisasi

     Minta orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan ke Posyandu

Positif

Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak

 

Kekurangan Hormon Adrenal Sejak Lahir

 

Negatif

     Edukasi gizi dan konseling menyusui, pemantauan tumbuh kembang

     Minta orang tua/keluarga membawa bayi untuk dipantau tumbuh kembangnya setiap bulan ke Posyandu

Positif

Merujuk ke FKTL untuk mendapatkan tes konfirmasi dan tatalaksana dari Spesialis Anak

 

Kelainan Saluran Empedu

Warna Tinja Normal

Edukasi untuk memeriksa warna tinja bayi setiap hari sampai usia 4 bulan (lihat di buku KIA)

 

Warna Tinja Pucat

Dilakukan pemeriksaan oleh dokter, konfirmasi warna tinja pucat, lihat adanya ikterus. Bila ditemukan kondisi ikterus/tinja pucat rujuk untuk ke FKTL untuk mendapatkan tes konfirmasi dan

tatalaksana dari Spesialis Anak

 

No comments:

Post a Comment