|
|
PENCABUTAN
GIGI SUSU |
|
||
|
SOP |
No.
Dokumen |
: |
||
|
No.
Revisi |
: |
|||
|
TanggalTerbit |
: |
|||
|
Halaman |
: |
|||
|
PUSKESMAS BATU PUTIH |
|
FAISAL SULAIMA,SKM NIP.197712031998031003 |
||
|
1.
Pengertian |
Pencabutan gigi sulung adalah
pencabutan gigi yang sudah tidak dapat dipertahankan lagi, sebab sudah ada
gigi pengganti (gigi permanen) yang tumbuh atau atas permintaan pasien dengan
alasan tertentu. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.
Tujuan |
Membantu proses pertumbuhan gigi
permanen |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3.
Kebijakan |
SK Kepala Puskesmas Batu Putih
No; /SK/PKM-BTP/2017 tentang
penilaian kinerja Puskesmas Batu Putih |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
Referensi |
Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter Gigi Tahun 2014 |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Prosedur |
Alat:
Bahan: 1. Chlor
Etil 2. Kapas/tampon 3. Hand
Schoen 4. Masker 5. Betadine
10 % 6. Gelas
kumur yang telah diisi air |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6.
Langkah-langkah |
1. Petugas memakai masker, dan memakai handshoen 2. Petugas menyiapkan
alat-alat dan bahan di atas dental tray 3. Petugas memberi tahu
maksud tindakan kepada pasien 4. Petugas memberikan Inform
Consent Persetujuan Tindakan Medis kepada pasien 5. Petugas mengatur posisi
pasien 6. Petugas mengambil tampon
atau kapas 7. Petugas menyemprotkan
Chlor Etil pada kapas secukupnya 8. Petugas mengambil tang
sesuai gigi yang akan dicabut 9. Petugas menyesuaikan
posisi badan sesuai dengan gigi yang akan dicabut 10. Petugas meletakkan tampon
atau kapas yang telah disemprotkan Chlor Etil pada gusi gigi yang akan
dicabut 11. Petugas menjepit gigi
dengan tang sedalam mungkin kemudian lakukan gerakan rotasi dan luksasi
sampai gigi keluar dari soketnya. 12. Jika gigi tinggal sisa
akar atau pada kasus Ulcus Decubitus,petugas menggunakan bein untuk
mengeluarkan sisa akar gigidengan gerakan mencungkil sampai akar gigi terasa
goyang 13. Petugas menjepit akar
gigi dengan tang sisa akar kemudian mengeluarkan akar gigi dari soketnya 14. Petugas melakukan
pembersihan luka bekas pencabutan dari serpihan gigi atau tulang-tulang yang
tajam bila ada dan tutup dengan kapas
yang telah diolesi dengan larutan
betadine. 15. Petugas menganjurkan
pasien menggigit tampon selama lebih kurang 1 jam, tidak boleh berkumur
selama 1 hari, minum dan makan makanan yang panas. 16. Petugas melepas
handschoen dan membuangnya ke dalam tempat sampah infeksius 17. Petugas menulis dan
memberikan resep apabila diperlukan. 18. Petugas menganjurkan
pasien kontrol kembali apabila ada keluhan 19. Petugas
memberitahu kepada pasien bahwa tindakan sudah selesai 20. Petugas
mencatat tindakan dalam rekam medis dan buku family folder 21. Petugas
merapikan alat dan bahan 22. Petugas
mencuci tangan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
7.
Bagan Alir |
Menjepit akar gigi dengan tang sisa
akar kemudian mengeluarkan akar gigi dari soketnya
Tidak
Melepas handschoen dan membuangnya ke
dalam tempat sampah infeksius
Menganjurkan pasien menggigit tampon
selama lebih kurang 1 jam, tidak boleh berkumur selama 1 hari, minum dan makan makanan yang panas
Melakukan pembersihan luka bekas
pencabutan dari serpihan gigi atau tulang-tulang yang tajam bila ada dan
tutup dengan kapas yang telah
diolesi dengan larutan betadine
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan |
Pengangkatan
gigi bersama akarnya, Kontrol perdarahan, Penutupan soket alveolar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
9. Unit terkait |
1. Loket Pendaftaran 2. Loket Obat |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
10. Dokumen terkait |
1. Format Rekam Medis 2. Format Inform Consent Persetujuan Tindakan Medis 3. Format Inform Consent Penolakan Tindakan Medis 4. Rekam Medis Pasien GigI 5. Buku Register Kunjungan Pasien |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
11. Rekaman
historis perubahan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
No |
Yang diubah |
Isi
Perubahan |
Tanggal mulai diberlakukan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||





No comments:
Post a Comment