MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG
|
Kabupaten Banyumas
|
PERSIAPAN PELAYANAN
|
|
|
|
S
P
O
|
No. Dokumen :
|
|
|
No. Revisi : 00
|
|
|
Tanggal Terbit:
|
|
|
Halaman :1/2
|
|
|
Puskesmas I Purwokerto Timur
|
|
|
|
|
1. Pengertian
|
SPO ini berisi tahap-tahap persiapan sebelum pelayanan
medis di poli gigi
|
|
|
2. Tujuan
|
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mempersiapkan ruang,
alat, dan bahan untuk pelayanan di poli gigi.
|
|
|
3. Kebijakan
|
Berlaku di poli gigi.
|
|
|
4. Referensi
|
|
|
|
5. Prosedur
|
1.
Cek
kebersihan, kerapian, dan persiapan ruangan dengan kriteria : ruang pelayanan
bersih, rapi, terang, dan air mengalir.
2.
Cek
kabel dental unit dan kompresor ke stop kontak untuk memastikan dental unit
dapat dioperasikan dengan baik.
3.
Siapkan
gelas kumur ( gelas dan air bersih ).
4.
Hand
instrument didesinfektan dengan sterilisator kering.
5.
Handpiece
disterilisasi dengan alkohol 70%.
6.
Siapkan
alat diagnostik. Kaca mulut, sonde, excavator, pinset di meja dental unit.
7.
Cek
kelengkapan obat dan bahan medis habis pakai dengan menyesuaikan ceklis obat
dan bahan habis pakai.
8.
Cek
handpiece, sudah terpasang di dental unit dengan baik.
9.
Cek
tempat sampah medis dan non medis dengan ketentuan telah dilapisi plastik.
|
|
|
Kabupaten Banyumas
|
PERSIAPAN PELAYANAN
|
|
|
|
S
P
O
|
No. Dokumen :
|
|
|
No. Revisi
: 00
|
|
|
Tanggal Terbit:
|
|
|
Halaman :2/2
|
|
|
5. Prosedur
|
10. Cek kelengkapan administrasi
|
|
|
6. Diagram Alir
(bila perlu)
|
|
|
|
7. Unit terkait
|
Poli gigi
|
|
|
8.Rekaman Historis
Perubahan
|
|
No
|
Yang diubah
|
Isi Perubahan
|
Tanggal mulai diberlakukan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
SOP PULP CAPPING INDIREK
|
|
|
SPO
|
No. Dokumen :
|
|
No. Revisi
:
|
|
Tanggal Terbit :
|
|
Halaman
:
|
|
PUSKESMAS II PURWOKERTO
TIMUR
|
Tanda Tangan
|
|
|
RUANG LINGKUP
|
Prosedur ini berisi tahap – tahap penumpatan terhadap lesi
yang dalam, jika
semua dentin yang karies dibuang mungkin akan menyebabkan terbukanya pulpa.
|
|
TUJUAN
|
Perawatan karies gigi yang sudah mendekati pulpa,
dilakukan
pembuangan jaringan karies dengan hati-hati.
|
|
KEBIJAKAN
|
1. Gigi anterior diciduwi / permanen
2. Gigi posterior diciduwi / permanen
|
|
PETUGAS
|
1. Dokter gigi
|
|
PROSEDUR
|
1. Anamnesa
1.1
Ketidaknyamanan yang ringan karena rangsangan kimia dan termal.
1.2
Tidak ada nyeri spontan
2. Pemeriksaan Klinis
2.1
Lesi karies besar.
2.2
Tidak ada lymphadenopathy.
2.3
Gingiva yang berdekatan normal.
2.4
Warna gigi normal
3. Diagnosa
3.1 Pulpitis ireversible
4. Terapi
4.1
Bersihkan karies dengan hati-hati, pada titik terdalam dapat menggunakan excavator
yang tajam ujung membulat ukuran 0,1mm.
4.2
Bersihkan kavitas dari jaringan infeksius sampai benar-benar bersih
(ditandai dengan tidak adanya material yang masih dapat terbawa oleh excavator
yang tajam tersebut).
4.3
Kavitas disterilkan dengan air calxyl atau obat lain yang tidak caustik.
Hindari penggunaan alkohol, karena dapat memicu terjadinya dehidrasi cairan
tubulus dentin.
4.4
Aplikasi preparat Kalsium hidroksida Ca(OH)2 kemudian dilapisi Zinc Okside Eugenol (ZOE) yang diletakkan didasar kavitas kemudian dilapisi semen fosfat dan akhirnya ditutup dengan basis dari GIC.
4.5
Perawatan dilanjutkan 1-2 minggu kemudian.
4.6
Pada kunjungan kedua, lakukan tes vitalitas pada gigi tersebut,
perhatikan apakah ada perubahan saat gigi menerima rangsangan.
4.7
Apabila masih terdapat rasa sakit yang jelas, cek kondisi basis apakah
ada kebocoran tepi, apabila ditemukan maka lakukan prosedur aplikasi Ca(OH)2
dengan ditutup dengan basis dari GIC lagi.
4.8
Apabila sudah tidak ada keluhan, maka dapat dilakukan tumpatan tetap
dengan resin komposit atau tumpatan tuang.
|
|
REFERENSI
|
KMK – NO, -HK.02.02/MENKES/62/2015
|
|
|
PULPITIS REVERSIBEL
|
|
|
SPO
|
No. Dokumen :
|
|
No. Revisi :
|
|
Tanggal Terbit:
|
|
Halaman :
|
|
Nama puskesmas
|
|
Nama kapus
|
|
1. Pengertian
|
No.
ICD 10 : K04.0 Reversible
pulpitis
Definisi: Inflamasi pulpa ringan dan jika penyebabnya
dihilangkan, inflamasi akan pulih kembali dan pulpa akan kembali sehat.
|
|
2. Tujuan
|
Sebagai
acuan dalam penerapan langkah-langkah penatalaksanaan pulpitis reversibel di
Puskesmas I Sumbang
|
|
3. Kebijakan
|
SK....
|
|
4. Referensi
|
KEPUTUSAN
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/62/2015
TENTANG
PANDUAN PRAKTIK KLINIS BAGI DOKTER GIGI
|
|
5. Prosedur
|
1.
Petugas
memanggil pasien, mempersilahkan duduk dan melakukan anamnesis;
2.
Petugas
menyiapkan alat dan bahan, yaitu diagnostik set serta alat dan bahan
konservasi;
3.
Petugas
mempersilahkan pasien duduk di kursi gigi;
4.
Petugas
mencuci tangan dan memakai masker serta hanscoen;
5.
Petugas
melakukan pemeriksaan intraoral untuk melihat gejala klinis, menentukan
diagnosa dan rencana perawatan;
6.
Tindakan
awal perawatan dimulai dengan pembersihan karies dengan hati-hati menggunakan
bur high speed, pada titik terdalam
dapat menggunakan excavator
yang tajam ujung
membulat;
7.
Bersihkan
kavitas dari jaringan infeksius sampai benar-benar bersih (ditandai dengan
tidak adanya material yang masih dapat terbawa oleh excavator yang tajam tersebut);
8.
Lakukan
aplikasi pasta Ca(OH)2 untuk kasus hiperemi pulpa atau
pulpitis reversibel pada titik terdalam yang mendekati pulpa,
kemudian ditutup diatasnya dengan tumpatan dari GIC sebagai basis;
9.
Beri
tumpatan sementara diatas basis dari GIC, pasien diminta untuk dapat
berkunjung lagisetelah 2-4 minggu;
10.
Pada
kunjungan kedua, lakukan tes vitalitas pada gigi tersebut, perhatikan apakah
ada perubahan saat gigi menerima rangsangan;
11.
Apabila
masih terdapat rasa sakit yang jelas, cek kondisi basis apakah ada kebocoran
tepi, apabila ditemukan maka lakukan prosedur aplikasi Ca(OH)2 dengan ditutup dengan basis dari GIC
lagi;
12.
Apabila
sudah tidak ada keluhan, maka dapat dilakukan tumpatan tetap dengan resin
komposit.
|
|
6. Diagram Alir
(bila perlu)
|
|
|
7. Unit terkait
|
Poli Gigi
|
|
8.Rekaman Historis Perubahan
|
|
No
|
Yang diubah
|
Isi Perubahan
|
Tanggal mulai diberlakukan
|
|
|
|
|
|
|
POSTINGAN POPULER
-
Standar : 1.1. Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan Puskesmas Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik ...
-
BERIKUT ADALAH DAFTAR PERUBAHAN INSTRUMEN AKREDITASI PUSKESMAS KE DALAM ERA ILP ( INTEGRASI LAYANAN PRIMER ) ( Klik pada bagian warna MERAH...
-
TERBARU 2026! Dokumen Regulasi ILP Puskesmas Lengkap: SK, Pedoman, KAK & SOP Wajib Ada Transformasi layanan kesehatan primer melalui ...
-
KLASTER 1 MANAJEMEN Berikut adalah dokumen File Word ILP Sesuai Standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH un...
-
DOKUMEN AUDIT INTERNAL Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk me...
-
KUMPULAN SOP PUSKESMAS Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk meli...
-
Berikut adalah dokumen File Word puskesmas Lengkap Sesuai standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk me...
-
DOKUMEN JARINGAN DAN JEJARING Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH unt...
-
1. Pengertian Pelayanan rekam medis elektronik adalah suatu usaha melayani kebutuhan dokumen rekam medis pasien untuk kebutuhan pelayan...
-
DOKUMEN MUTU PUSKESMAS Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk meli...