MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG
Showing posts with label 9605 POLI GIGI & MULUT. Show all posts
Showing posts with label 9605 POLI GIGI & MULUT. Show all posts

Thursday, February 26, 2026

SOP PERSIAPAN PELAYANAN

 

 

Kabupaten Banyumas

PERSIAPAN PELAYANAN

 

 

 

S

P

O

No. Dokumen :

 

No. Revisi       : 00

 

Tanggal Terbit:

 

Halaman         :1/2

 

Puskesmas I Purwokerto Timur

 

 

 

 

 

1. Pengertian

SPO ini berisi tahap-tahap persiapan sebelum pelayanan medis di poli gigi

 

2. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mempersiapkan ruang, alat, dan bahan untuk pelayanan di poli gigi.

 

3. Kebijakan

Berlaku di poli gigi.

 

4. Referensi

 

 

5. Prosedur

1.       Cek kebersihan, kerapian, dan persiapan ruangan dengan kriteria : ruang pelayanan bersih, rapi, terang, dan air mengalir.

2.       Cek kabel dental unit dan kompresor ke stop kontak untuk memastikan dental unit dapat dioperasikan dengan baik.

3.       Siapkan gelas kumur ( gelas dan air bersih ).

4.       Hand instrument didesinfektan dengan sterilisator kering.

5.       Handpiece disterilisasi dengan alkohol 70%.

6.       Siapkan alat diagnostik. Kaca mulut, sonde, excavator, pinset di meja dental unit.

7.       Cek kelengkapan obat dan bahan medis habis pakai dengan menyesuaikan ceklis obat dan bahan habis pakai.

8.       Cek handpiece, sudah terpasang di dental unit dengan baik.

9.     Cek tempat sampah medis dan non medis dengan ketentuan telah dilapisi plastik.

 

 

Kabupaten Banyumas

PERSIAPAN PELAYANAN

 

 

S

P

O

No. Dokumen :

 

No. Revisi      : 00

 

Tanggal Terbit:

 

Halaman         :2/2

 

5. Prosedur

10.  Cek kelengkapan administrasi

 

6. Diagram Alir

(bila perlu)

 

 

 

7. Unit terkait

Poli gigi

 

8.Rekaman Historis

Perubahan

No

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

SOP SOP PULP CAPPING INDIREK

 

 

SOP PULP CAPPING INDIREK

 

 

 

 

 

SPO

No. Dokumen  :

No. Revisi        :

Tanggal Terbit :

Halaman          :

PUSKESMAS II PURWOKERTO TIMUR

Tanda Tangan

 

RUANG LINGKUP

Prosedur ini berisi tahap – tahap  penumpatan terhadap lesi yang dalam, jika semua dentin yang karies dibuang mungkin akan menyebabkan terbukanya pulpa.

TUJUAN

Perawatan karies gigi yang sudah mendekati pulpa, dilakukan

pembuangan jaringan karies dengan hati-hati.

KEBIJAKAN

1.    Gigi anterior diciduwi / permanen

2.    Gigi posterior diciduwi / permanen

PETUGAS

1.    Dokter gigi

PROSEDUR

1.    Anamnesa

1.1      Ketidaknyamanan yang ringan karena rangsangan kimia dan termal.

1.2      Tidak ada nyeri spontan

2.    Pemeriksaan Klinis

2.1      Lesi karies besar.

2.2      Tidak ada lymphadenopathy.

2.3      Gingiva yang berdekatan normal.

2.4      Warna gigi normal

3.    Diagnosa

3.1      Pulpitis ireversible

4.    Terapi

4.1      Bersihkan karies dengan hati-hati, pada titik terdalam dapat menggunakan excavator yang tajam ujung membulat ukuran 0,1mm.

4.2      Bersihkan kavitas dari jaringan infeksius sampai benar-benar bersih (ditandai dengan tidak adanya material yang masih dapat terbawa oleh excavator yang tajam tersebut).

4.3      Kavitas disterilkan dengan air calxyl atau obat lain yang tidak caustik. Hindari penggunaan alkohol, karena dapat memicu terjadinya dehidrasi cairan tubulus dentin.

4.4      Aplikasi preparat Kalsium hidroksida Ca(OH)2 kemudian dilapisi Zinc Okside Eugenol (ZOE) yang diletakkan didasar kavitas kemudian dilapisi semen fosfat dan akhirnya ditutup dengan basis dari GIC.

4.5      Perawatan dilanjutkan 1-2 minggu kemudian.

4.6      Pada kunjungan kedua, lakukan tes vitalitas pada gigi tersebut, perhatikan apakah ada perubahan saat gigi menerima rangsangan.

4.7      Apabila masih terdapat rasa sakit yang jelas, cek kondisi basis apakah ada kebocoran tepi, apabila ditemukan maka lakukan prosedur aplikasi Ca(OH)2 dengan ditutup dengan basis dari GIC lagi.

4.8         Apabila sudah tidak ada keluhan, maka dapat dilakukan tumpatan tetap dengan resin komposit atau tumpatan tuang.

REFERENSI

KMK – NO, -HK.02.02/MENKES/62/2015

SOP PULPITIS REVERSIBEL

 

 

 

 

 

PULPITIS REVERSIBEL

 

SPO

No. Dokumen :

No. Revisi       :

Tanggal Terbit:

Halaman         :

Nama puskesmas

 

 

Nama kapus

1. Pengertian

No. ICD 10 : K04.0 Reversible pulpitis

 

Definisi:  Inflamasi pulpa ringan dan jika penyebabnya dihilangkan, inflamasi akan pulih kembali dan pulpa akan kembali sehat.

2. Tujuan

Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah penatalaksanaan pulpitis reversibel di Puskesmas I Sumbang

3. Kebijakan

SK....

4. Referensi

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/62/2015

TENTANG PANDUAN PRAKTIK KLINIS BAGI DOKTER GIGI

5. Prosedur

1.          Petugas memanggil pasien, mempersilahkan duduk dan melakukan anamnesis;

2.         Petugas menyiapkan alat dan bahan, yaitu diagnostik set serta alat dan bahan konservasi;

3.         Petugas mempersilahkan pasien duduk di kursi gigi;

4.         Petugas mencuci tangan dan memakai masker serta hanscoen;

5.         Petugas melakukan pemeriksaan intraoral untuk melihat gejala klinis, menentukan diagnosa dan rencana perawatan;

6.         Tindakan awal perawatan dimulai dengan pembersihan karies dengan hati-hati menggunakan bur high speed, pada titik terdalam dapat menggunakan excavator yang tajam ujung membulat;

7.         Bersihkan kavitas dari jaringan infeksius sampai benar-benar bersih (ditandai dengan tidak adanya material yang masih dapat terbawa oleh excavator yang tajam tersebut);

8.         Lakukan aplikasi pasta Ca(OH)2 untuk kasus hiperemi pulpa atau pulpitis reversibel pada titik terdalam yang mendekati pulpa, kemudian ditutup diatasnya dengan tumpatan dari GIC sebagai basis;

9.         Beri tumpatan sementara diatas basis dari GIC, pasien diminta untuk dapat berkunjung lagisetelah 2-4 minggu;

10.    Pada kunjungan kedua, lakukan tes vitalitas pada gigi tersebut, perhatikan apakah ada perubahan saat gigi menerima rangsangan;

11.    Apabila masih terdapat rasa sakit yang jelas, cek kondisi basis apakah ada kebocoran tepi, apabila ditemukan maka lakukan prosedur aplikasi Ca(OH)2 dengan ditutup dengan basis dari GIC lagi;

12.    Apabila sudah tidak ada keluhan, maka dapat dilakukan tumpatan tetap dengan resin komposit.

6. Diagram Alir

    (bila perlu)

 

7. Unit terkait

Poli Gigi

 

8.Rekaman Historis Perubahan

No

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai diberlakukan

 

 

 

 

POSTINGAN POPULER