SOP PEMBUATAN SEDIAAN BAKTERI TAHAN ASAM (BTA)

 

 

LOGO PEMDA

PEMBUATAN SEDIAAN BAKTERI TAHAN ASAM (BTA)

 

 

 

 

SOP

No. Dokumen

: SOP/UKP/RJ/01

 

No. Revisi

: 00

 

Tanggal Terbit

: 24/11/2019

 

Halaman

: 1/2

 

Nama Puskesmas

Nama Ka Puskesmas

NIP

 

 

 

PENGERTIAN

 

Pembuatan sediaan BTA adalah kegiatan laboratorium untuk membuat sediaan/preparat/slide dahak sebagai tahap awal dalam pemeriksaan bakteri Mycobacterium Tuberculosa dengan bahan pemeriksaan dahak

 

TUJUAN

 

Sebagai acuan petugas dalam pembuatan sediaan/preparat/slide BTA ( dahak )

 

 

KEBIJAKAN

 

SK Kepala Puskesmas No. 188.4/UKP/VIII/JAN/2015-01, Tentang jenis-jenis pemeiksaan laboratorium

 

 

REFERENSI

 

 

 

Buku Panduan bagi petugas Laboratorium Pemeriksaan Mikroskopis Tuberculosis Diterbitkan oleh Depkes RI Th 2007 Cetakan ke 2

 

 

BAHAN DAN PERALATAN PEMERIKSAAN

 

Bahan Pemeriksan:

Sputum sewaktu/pagi/sewaktu

 

Peralatan:

1.     Ose/lidi

2.     Obyek glass

3.     Lampu spiritus

4.     Box Slide

5.     Mikroskop

Bahan Penunjang / bahan desinfektan:

1.     Larutan Na Hipochlorit 5,25 %

 

 

PROSEDUR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.     Petugas menyiapkan tiga buah obyek glass yang baru bebas goresan dan bebas lemak

2.     Petugas memberi nomor kode slide sesuai yang tercantum pada buku TB 04

Ketentuan pemberian Nomor adalah :

-        Nomor kode slide terdiri dari tiga nomor,yang pertama angka 05 sebagai kode kabupaten,yang kedua angka 16 sebagai kode puskesmas,yang ketiga adalah kode nomor urut pemeriksaan yang mana setiap pasien hanya punya satu nomor urut pemeriksaan selama pengobatan yang diberikan ketika pemeriksaan sputum untuk penegak diagnosa dilakukan

-        Untuk preparat dari sample sputum sewaktu yang pertama selain nomor kode di beri kode huruf A

-        Untuk preparat dari sample sputum pagi selain nomor kode di beri kode huruf B

-        Untuk preparat dari sample sputum sewaktu yang kedua selain nomor kode di beri kode huruf C

3.     Petugas mengambil sputum/dahak dengan lidi yang dipipihkan ujungnya. kemudian membuat preparat berdiameter 2 x3 cm.

4.     Petugas meratakan sediaan dahak dengan ujung lidi runcing dibuat spiral spiral kecil sehingga didapatakan sebaran lekosit yang merata.dan area baca yang homogen

5.     Petugas melakukan desinfeksi/dekontaminasi ,dengan memasukkan lidi yang telah digunakan kedalam wadah sisa dahak, kemudian menuangi dengan larutan dienfektan.direndam semalam dan dibuang di tempat limbah medis.

6.      Petugas mengeringkan sediaan/preparat/slide pada sebuah tempat tertutup pada suhu kamar

 

7.     Petugas melakukan fixatie dengan melewatkan preparat tersebut pada nyala api lampu spiritus dengan bagian yang mengandung sputum menghadap keatas sebanyak 3 kali.

8.      Preparat siap untuk diwarnai/dilakukan pengecatan

 

 

 

UNIT TERKAIT

 

1.     BPU Puskesmas  Ngemplak II

2.     Laboratorium puskesmas Ngemplak I sebagai PRM

3.     Seksi Penanggulangan penyakit Menular Dinkes Sleman

 

Dokumen terkait

Rekam Medis

 


No comments:

Post a Comment