|
|
Kejang
Pada Neonatus |
|
|
|
SOP |
No.
Dokumen :
18/SOP.KIA/UPT-BLUD.PKM.KDR/I/2016 |
||
|
No
Revisi : |
|||
|
Tanggal
Terbit : 2 Januari 2016 |
|||
|
Halaman : 1/3 |
|||
|
UPT BLUD PUSKESMAS
KEDIRI |
|
Rosmayadi,SKM.MPH NIP.196812121990031014 |
|
|
1.
Pengertian |
Episode
kehilangan kesadaran yang berhubungan dengan kegiatan motorik atau sistem
otonom abnormal. |
|
2.
Tujuan |
Sebagai acuan petugas
dalam : 1.
Mencegah terjadinya kejang 2.
Mencegah kejang ulangan 3.
Mengatasi komplikasi |
|
3.
Kebijakan |
Keputusan
Pemimpin UPT BLUD Puskesmas Kediri Nomor. 07.11/SK/UPT-BLUD.PKM.KDR/I/2016 tentang
Pelayanan Klinis. |
|
4.
Referensi |
APK, 2002 MNH, 2002 OBSTETRIK, 2015 |
|
5.
Prosedur |
1.
Alat a.
Thermometer b.
Stetoskop
c.
Timer
d.
Sungkup 2.
Bahan
a.
Infuse
set b.
Abocath c.
Cairan
infuse d.
Oksigen e.
Penobarbital
|
|
6. Langkah-langkah |
1. RIWAYAT MEDIS LENGKAP ·
Tanyakan tentang infeksi ibu ·
Tanyakan tentang asupan obat itu ·
Tanyakan tentang penyakit ibu (DM,
Darah tinggi) ·
Tanyakan tentang riwayat kejang
neonatus ·
Tanyakan tentang keguguran sebelumnya ·
Tanyakan tentang perdaeahan antepartum ·
Tanyakan tentang persalinan yang sulit ·
Dokumentasikan nilai Apgar rendah jika
persalinan dilakukan dengan pertoongna (<3 pada menit ke 1 atau <5 pada
menit ke 5) ·
Tanyakan tentang gambaran kejang
(jenis dan berlangsung beberapa hari) ·
Tanyakan tentang penyakit neonatus
seperti sepsis dan ikterus 2. PEMERIKSAAN FISIK NEONATUS LENGKAP ·
Memeriksa tanda vital : frekuensi jantung,nafas,suhu, waktu
pengisian ulang kafiler(CRT), saturasi O2. ·
Pernafasan : amati adanya takipnea,
apnea, sianosis ·
CVS : amati adanya perpusi perifer
yang buruk, tachicardi ·
Ginjal : amaati adanya oliguri,
hematuria ·
SSP : amati tingkat kesadaran
(letargi, stupor, koma) tonus (hipo atau hipertonia) reflek (hipo atau
hiperreflek, kejang) 3. MEMINTA DAN MENGINTERPRETASIKAN
PEMERIKSAAN YANG SESUAI HARUS ·
Minta dan interpretasikan glukosa
serum ·
Minta dan interpretasikan kalsium
serum dan Mg jika ada ·
Minta dan interpretasikan hasil
pemerikasaan hitung darah lengkap dengan hitung jenis ·
Minta dan interpretasikan BUN dan
kreatinin ·
Minta dan interpretasikan analisa gas
darah arteri jika ada JIKA ADA INDIKASI ·
Minta dan interpretasikan analisis CSS ·
Minta dan interpretasikan darah dan dab
kultur CSS ·
Minta dan interpretasikan USG cranial ·
Minta dan interpretasikan CT dan EEG ·
Minta dan interpretasikan TORCH ·
Minta dan interpretasikan kadar amonia ·
Minta dan interpretasikan asam amino
dalam urin 4. PEMANTAUAN SELAMA RAWAT INAP ·
Periksa tanda vital setiap jam ·
Pantau saturasi O2 terus menerus ·
Amati adanya apnea ·
Dokumentasikan frekuensi dan lamanya
kejang ·
Lakukan pemeriksaan SSP lengkap
(tingkat kesadaran, tonus, reflek, pupil, frekuensi dan lamanya kejang) ·
Minta dan interpretasikan glukosa
serum serial, kalsium, Mg, Na 5. TATALAKSANA PERTOLONGAN PERTAMA ·
Pertahankan termoregulasi ·
Berikan dukungan pernafasan (posisi,
penghisapan lendir, dan pemberian O2) berikan dukungan CVS ·
Berikan phenobarbital (awal) 6. TATALAKSANA AKTIF ·
Pertahankan kadar glukosa, kalsium dan
magnesium normal menurut protokol ·
Pertahankan keseimbangan asam basa
normal menurut protocol ·
Mulai terapi antikonvulsan menurut
protokol (phenobarbital diphenylhydantion) ·
Tambahkan obat ketiga dalam kasus
kejang menetap menurut protokol ·
Berikan piridoksin 50mg IV percobaan
untuk kejang menetap ·
Menghentikan antikonvulsan menurut
protokol ·
Memulai terapi antibiotik jika
dicurigai adanya sepsis 7.
PASTIKA
SEMUA PROSEDUR TELAH DILAKUKAN SESUAI URUTAN YANG BENAR |
|
7. Unit Terkait |
Semua Unit Terkait |
No comments:
Post a Comment