|
|
RUJUKAN EKSTERNAL |
|
|||
|
SPO |
No. Dokumen |
: |
|
||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tanggal Terbit |
: |
|
|||
|
Halaman |
: |
|
|||
|
Pemerintah Daerah KabupatenBanyumas |
|
drg. Imam Hidayat NIP. 196008181989011001 |
|||
|
PENGERTIAN |
Rujukan
eksternal adalah suatu proses pengiriman pasien ke fasilitas pelayanan
kesehatan yang lebih tinggi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. |
||||
|
TUJUAN |
Agar
pasien yang tidak bisa ditangani di Puskesmas mendapatkan penangan dari
fasilitas kesehatan yang lebih tinggi |
||||
|
KEBIJAKAN |
Keputusan Kepala UPTD
Puskesmas II Wangon Nomor 440/VII/SK/
/01/2016 tanggal 2 Januari 2016 tentang Kebijakan Klinis UPTD
Puskesmas II Wangon. |
||||
|
REFERENSI |
Kebijakan Kepala Puskesmas II
Wamgon |
||||
|
PROSEDUR
/ LANGKAH-LANGKAH |
1.
Perawat gigimenerima rekam medis dari
petugas pendaftaran, 2.
Perawat gigi memanggil pasien masuk ke
ruang periksa, 3.
Perawat gigi memeriksa
tanda-tanda vital pada pasien 4.
Dokter gigi melakukan anamnesa, 5.
Dokter gigi melakukan pemeriksaan intra
oral dan ekstra oral pada pasien, 6.
Dokter gigimenegakkan
diagnosa, 7.
Dokter gigi memberikan informasi
kepada pasien mengenai kondisi kesehatan yang dialami pasien, 8.
Dokter gigi menjelaskan bahwa masalah
kesehatan yang dihadapi pasien tidak mampu ditangani di Puskesmas, 9.
Dokter gigi menjelaskan bahwa pasien
harus dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi/ mampu
mengatasi masalah pasien, 10. Perawat
gigi melengkapi
inform consent, 11. Perawat
gigi menyiapkan
dan mengisi surat rujukan, 12. Perawat
gigi mendokumentasikan
kegiatan. |
||||
|
UNIT
TERKAIT |
BP Gigi |
||||
No comments:
Post a Comment