Tuesday, February 24, 2026

SOP PELACAKAN KASUS GIZI BURUK

 

 

 

UPT PUSKESMAS JONGGOL

Kab. Bogor

 

PELACAKAN KASUS GIZI BURUK

 

 

 

 

SOP

No dokumen

:

 

 

No revisi

:

 

 

Tanggal terbit

:

 

 

Halaman

:

 

 

 

 

 

 

 

Dr.Hj. Dina Indriyanti

NIP 197203162002122003

 

Pengertian

  • Inap Balita Gizi Buruk (BB/TB atau BB/PB<- 3 SD ) dengan atau tanpa gejala klinis.
  • Balita gizi buruk (BB/U <-3 SD dengan tanda klinis
  • Balita Gizi buruk Pasca Rawat

Tujuan

Meningkatkan berat badan dan status gizi balita melalui tata laksana Gizi Buruk

 

3. Kebijakan

 

-1. Buku Penanganan SKD/KLB Gizi Buruk Depkes RI tahun 2008

2. Buku WHO Antropometri tahun 2005 Depkes RI tahun 2010

3. Balita Gizi Buruk Pasca Rawat Inap

 

4. Referensi

 

Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas Th 2014

Petunjuk teknis kegiatan Gizi tahun2015

Pedoman Gizi Seimbang Th 2014

 

5. Alat dan Bahan

Format W1

 

6.Prosedur/Langkah-langkah

 

A Persiapan :

  1.  Mempersiapkan data gizi buruk yang ada dan ditangani (berdasarkan laporan kronologis,LSM,Media ,Desa )
  2. Lead

B Pelaksanaan :

  1. Validasi Hasil Berat Badan danTinggi Badan Balita Gizi Buruk untuk penentuan kasus
  2. Mengunjungi Rumah Kasus
  3. Wawancara dan Mengisi format kronologis temuan kasus dengan melakukan pengukuran antropometri,wawancara identitas kasus sesuai dengan format kronologis dengan konseling.
  4. Pemberian PMT sesuai dengan tatalaksana gizi buruk /sesuai tahapan.

C Monitoring & Evaluasi

  1. Pencatatan & Pelaporan /Memantau hasil pertumbuhan & Perkembangan TB/BB kasus dengan melaporkan perkembangan BB dan status Gizi
  2. Merujuk kasus dengan kegawat darurstan medis atau dengan penyakit yang beresiko ke RS/Membuat surat Pernyataan untuk kasus yang tidak mau dirujuk.

7.Unsur Pelaksana

 

 

: Dokter,TPG,Promkes,Surveilen,Kesling,Tokoh Masyarakat,PKK desa,Kader,LSM,

 

 

No comments:

Post a Comment