|
UPT PUSKESMAS JONGGOL Kab. Bogor |
MONITORING GARAM BERYODIUM |
|
||
|
SOP |
No
dokumen |
: |
||
|
No
revisi |
: |
|||
|
Tanggal
terbit |
: |
|||
|
Halaman
|
: |
|||
|
|
Dr. HJ. Dina Indriyanti |
|||
|
1.
Pengertian 2.
Tujuan 3.
Kebijakan 4.
Referensi 5.PROSEDUR/Langkah
– langkah 6.Alat
dan bahan 7.Dokumen
Terkait 8Formulir
yang dipergunakan 9.Unit
Terkait . |
:
Monitoring garam adalah kegiatan yang dilakukan secara berkala
minimal setiap tahun sekali melalui pemeriksaan garam (NaCl) baik jenis
maupun mutu yang dikonsumsi oleh rumah tangga. : Sebagai acuan petugas gizi Puskesmas dalam melaksanakan monitoring
garam tingkat rumah tangga di wilayahnya minimal sekali setahun. :Monitoring garam adalah proses
kegiatan yang dilakukan secara berkala pada keadaan (baik jenis maupun
mutu,dll ) garam (NaCl) yang dikonsumsi oleh rumah tangga. : Buku Petunjuk Monitoring Garam Tingkat Rumah Tangga. A Persiapan :
B Pelaksanaan : 1. Petugas memeriksa garam kepada ibu rumah tangga yg
menjadi sampel Dgn cara meneteskan 2 tetes yodium tes pada garam 2. Perubahan warna garam setelah
ditetesin yodium tes
Ungu Pekat : Garam mengandung cukup yodium
Ungu Pucat
:Garam tidak mengandung cukup yodium
Putih
Tidak Berubah : garam tidak mengandung yodium 3.Penentuan warna pada pemetaan : - Warna Hitam : Apabila
hasil pengujian garam yg kurang dan tidak Beryodium > 30 % - warna Merah : Apabila
hasil pengujian garam yang kurang dan tidak Beryodium 20 – 29,9 % - Warna Kuning : Apabila
hasil pengujian garam yang kurang dan tidak Beryodium 5 19,9 % - Warna Hijau : Apabila hasil pengujian garam yang kurang
dan tidak Beryodium < 5 % C. Waktu pelaksanaan Kegiatan
Pemantauan Garam Yodium : Bulan Februari dan Agustus 2013 D.Monitoring & Evaluasi
Pemetaan: Rumah tangga dari populasi
posyandu terpilih. : Garam
dapur, Iodina tes
: Formulir
Laporan Hasil Monitoring Garam Tingkat Rumah Tangga. : Bidan Desa,Kader Posyandu |
|
||
No comments:
Post a Comment