|
|
GINGIVITIS |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
SPO |
No. Dokumen : |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
No. Revisi : |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Tanggal Terbit: |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Halaman : |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Puskesmas II PURWOKERTA UTARA |
|
dr. Maria Valentina NIP197208122002122004 |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1. Pengertian |
Gingivitis
adalah gangguan yang terjadi pada gingiva akibat adanya peradangan pada
gingiva |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Tujuan |
Sebagai
acuan dalam penarikan diagnosa dan terapi gingivitis |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Kebijakan |
SK Kepala Puskesmas II Purwokerto Utara Nomor :
440/VII/SK/06/I/2016 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis Puskesmas II
Purwokerto Utara |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. Referensi |
- Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia No HK. 02. 02/MENKES/62/2015 - Bahan
Ajar Kepaniteraan Periodontitis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada oleh
drg. Suryono SH., Ph.D dan Tim Penyusun |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5. Prosedur |
5.1
Persiapan 5.1.1 Pasien
yang datang ke ruang kesehatan gigi dan mulut sudah membawa rekam medis 5.1.2 Pasien
dipanggil dan dipersilahkan duduk di kursi gigi senyaman mungkin 5.2
Penatalaksanaan 5.2.1 Anamnesa 5.2.1.1 Apakah gusi sering
berdarah 5.2.1.2 Apakah pinggiran gusi
terasa tebal 5.2.1.3 Apakah timbul rasa
sakit 5.2.2 Pemeriksaaan klinis Pemeriksaan
Intra oral rasa sakit atau rasa gatal pada sela-sela gigi, kemerahan dan
pembesaran jaringan gingiva dengan permukaan halus dan mengkilap, berdarah
bila disentuh atau spontan, ada kalkulus dan atau plak mikrobial, tanpa
adanya bukti radiografis adanya kerusakan puncak tulang alveolar 5.2.3 Pemeriksaan
Penunjang tidak ada 5.2.4 Terapi 5.3
Alat dan Bahan 5.3.1 Dental unit 5.3.2 Alat diagnostik standar 5.3.3 Scaler 5.4
Prosedur tindakan 5.4.1 Pendidikan kesehatan gigi dan
mulut dan instruksi pengendalian plak di rumah 5.4.2 Pembersihan permukaan gigi dari
plak dan kalkulus supra dan subgingiva 5.4.3 Pemberian antibiotik, analgetik,
anti inflamasi dan obat kumur jika
diperlukan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Anamnesis Pemeriksaan klinis Terapi Pasien datang membawa rekam medis Pasien duduk di kursi dental |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
7. Unit terkait |
- Loket Pendaftaran - Instalasi Farmasi |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
8.Rekaman Historis Perubahan |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
No comments:
Post a Comment