Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Laboratorium Puskesmas

Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Laboratorium Puskesmas






 

Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Farmasi Puskesmas

Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Farmasi Puskesmas







 

Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Rawat Pasca Persalinan Puskesmas

Standar Kemenkes Tata Kelola Ruangan dan peralatan : Ruang Rawat Pasca Persalinan Puskesmas




 

KLASTER 6 PUSTU DAN POSYANDU

 

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP
( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )


KLASTER 6 PUSTU DAN POSYANDU

Klaster 6A Konsep Pustu (2)

Klaster 6B Pelayanan Pustu (1)

Klaster 6B1 Bumil Bufas (1)

Klaster 6B2 Bayi Pra-Sekolah (3)

Klaster 6B3 Sekolah & Remaja (1)

Klaster 6B4 Skrin. Dewasa Lansia (1)

Klaster 6B5 Laborat & Pengobatan (2)

Klaster 6B7 Kunjungan Rumah (1)

Klaster 6C Pemberdayaan Masy. (1)

Klaster 6D Kader Pustu & Posyandu (1)

Klaster 6E PWS Pustu (1)


KLASTER 5 Lintas Klaster

 

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP
( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )

Klaster 5 Lintas Klaster

Klaster 5A Gigi dan Mulut (3)

Klaster 5B Kegawatdaruratan (3)

Klaster 5C Farmasi (2)

Klaster 5D Laboratorium (6)

Klaster 5E Rawat Inap (2)

Klaster 5F Krisis Kesehatan (1)


KLASTER 4 Penanggulangan Penyakit Menular

 

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP
( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )

KLASTER 4 Penanggulangan Penyakit Menular

Klaster 4A Surveilans Kesehatan (4)

Klaster 4B Peny. Menular Langsung (7)

Klaster 4C PD3I (4)

Klaster 4D Penyakit Tular Vektor (3)

Klaster 4E Binatang Tular Penyakit (3)

Klaster 4F Penyehatan Lingkungan (2)

Klaster 4G Media Lingkungan (8)

Klaster 4H STBM & Limbah (2)

Klaster 4J Konseling dan Evaluasi (2)

Klaster 4J Perencanaan & PWS (3)

KLASTER 3 Usia Dewasa & Lansia

 

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP
( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )

Klaster 3 Usia Dewasa & Lansia

Klaster 3A Skreening Dewasa (22)

Klaster 3B Pel. Kesehatan Dewasa (4)

Klaster 3C Kampus Sehat (2)

Klaster 3D Pos Kesehatan Kerja (3)

Klaster 3E Skrining Lansia (3)

Klaster 3F Yankes Lansia (2)

Klaster 3G Pelayanan Pengobatan (1)

Klaster 3H PWS Dewasa Lansia (1)

Klaster 3I Promkes Dewasa Lansia (2)


KLASTER 2 Ibu & Anak

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP

( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )



Klaster 2 Ibu & Anak

Klaster 2A Kesehatan Maternitas (5)

Klaster 2B Kesehatan Anak (17)

Klaster 2C Kes. Sekolah Remaja (5)

Klaster 2D Pelayanan KIA (8)

Klaster 2E Lampiran (3)

KLASTER 1 Manajemen

  • KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/2015/2023 TENTANG PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • PEDOMAN KERJA ILP TERLENGKAP


( Klik pada JUDUL bagian warna BIRU untuk melihat detail )


BAB VII Program Prioritas Nasional (PPN)

 G.       Instrumen Survei Akreditasi Laboratorium Kesehatan Kelompok

Program Prioritas Nasional (PPN)

1.        Standar PPN 1 

Laboratorium Kesehatan wajib mendukung pemerintah dalam pengendalian HIV

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti bahwa Laboratorium Kesehatan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait untuk menjamin terlaksananya penanggulangan HIV. 

Bukti komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait untuk menjamin  penanggulangan HIV.

10

5

0

 

Terdapat  kebijakan dan bukti penerapan bahwa Laboratorium Kesehatan menerapkan upaya penanggulangan HIV sesuai dengan hasil komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait.

Dokumen kebijakan dan dokumen penerapan upaya penanggulangan HIV sesuai dengan hasil komunikasi dan koordinasi

10

5

0

 

 


 

 

2.        Standar PPN 2

Laboratorium Kesehatan wajib mendukung pemerintah dalam pengendalian TB

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti bahwa Laboratorium Kesehatan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait untuk menjamin terlaksananya penanggulangan TB.

Bukti komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait untuk menjamin terlaksananya penanggulangan TB.

10

5

0

 

Terdapat  kebijakan dan bukti penerapan bahwa Laboratorium Kesehatan menerapkan upaya penanggulangan TB sesuai dengan hasil komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait.

Dokumen kebijakan dan dokumen penerapan upaya penanggulangan TB sesuai dengan hasil komunikasi

dan koordinasi

10

5

0

 

 


 

 

 

3.        Standar PPN 3

Laboratorium Kesehatan wajib mendukung pemerintah dalam menurunkan AKI/AKB

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti bahwa Laboratorium Kesehatan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait dalam menurunkan AKI/AKB.

Bukti komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait dalam menurunkan

AKI/AKB

10

5

0

 

Terdapat  kebijakan dan bukti penerapan bahwa Laboratorium Kesehatan menerapkan upaya penanggulangan AKI/AKB sesuai dengan hasil komunikasi dan koordinasi dengan lintas terkait.

Dokumen kebijakan dan dokumen penerapan upaya penanggulangan AKI/AKB sesuai dengan hasil komunikasi dan koordinasi

10

5

0

 

BAB VI Pengendalian Mutu (PM)

 F.       Instrumen Survei Akreditasi Laboratorium Kesehatan Kelompok

Pengendalian Mutu (PM)

1.                            Standar PM 1 

Laboratorium Kesehatan melakukan Pemantapan Mutu Internal dan Eksternal. 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Pimpinan Laboratorium Kesehatan menetapkan prosedur pemantapan mutu untuk semua jenis

pemeriksaan

SPO pemantapan mutu untuk semua jenis

pemeriksaan

10

5

0

TDD

Terdapat penerapan paling sedikit mencakup angka 6) huruf a) sampai huruf e)

Bukti penerapan paling sedikit mencakup angka 6) huruf a) sampai dengan

huruf e)

10

5

0

TDD

Terdapat valuasi dan tindak lanjut dari hasil pemantapan mutu internal dan eksternal.

 

Bukti evaluasi dan tindak lanjut berdasarkan hasil pemantapan mutu internal

dan eksternal

10

5

0

TDD

 

2.                            Standar PM 1.1

Laboratorium Kesehatan mengikuti uji profisiensi

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti hasil uji profisiensi dari laboratorium kesehatan untuk setiap

pemeriksaan

Bukti hasi uji profisiensi untuk setiap pemeriksaan

 

10

5

0

TDD

Terdapat laporan hasil pemeriksaan uji profisiensi dari Laboratorium Kesehatan ke penyelenggara dalam kurun waktu yang telah ditentukan

Laporan hasil pemeriksaan

uji profisiensi

10

5

0

TDD

Terdapat         bukti          bahwa

Laboratorium Kesehatan telah mengikuti ketentuan

penyelenggara uji profisiensi

Bukti Laboratorium Kesehatan mengikuti ketentuan penyelenggara uji

profisiensi

10

5 0

TDD

Terdapat         bukti          bahwa

Laboratorium Kesehatan telah melakukan evaluasi terhadap

Bukti evaluasi nilai yang diperoleh dari penyelenggara meliputi huruf d angka (1)

10

5 0

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

nilai yang diperoleh dari penyelenggara meliputi huruf d angka (1) sampai dengan angka

(5) 

sampai angka (5) 

TDD

 

3.                            Standar PM 1.1.1

Sampel atau spesimen pada uji profisiensi diperiksa seperti pemeriksaan sampel atau spesimen rutin dengan reagen/ peralatan/ metode yang biasa digunakan.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti bahwa uji profisiensi telah dilaksanakan oleh petugas yang biasa melakukan pemeriksaan dengan reagen/ peralatan/ metode yang biasa digunakan

Bukti uji profisiensi dilakukan oleh petugas yang biasa melakukan pemeriksaan dengan reagen/ peralatan/ metode yang biasa digunakan

10

5 0

TDD

Terdapat bukti bahwa uji profisisensi telah dikerjakan seperti prosedur pemeriksaan rutin.

Laporan     pelaksanaan      uji

profisiensi

10

5

0

TDD

 

4.                            Standar PM 1.1.2

Laboratorium Kesehatan yang tidak dapat mengikuti uji profisiensi karena penyelenggara uji profisiensi tidak ada, maka harus melakukan upaya lain untuk menjamin mutu hasil pemeriksaan

Laboratorium Kesehatan 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti upaya dari laboratorium kesehatan untuk melakukan kegiatan untuk menjamin mutu hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan meliputi angka 1) mencakup huruf a) sampai

dengan  huruf d)

Hasil uji banding/uji silang/unjuk kinerja/hasil perbandingan pemeriksaan antara satu petugas dengan petugas lainnya

10

5

0

TDD

Terdapat bukti bahwa laboratorium kesehatan

Bukti dokumentasi evaluasi dan tindak lanjut terhadap

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap hasil uji serta didokumentasikan paling singkat 3 (tiga) tahun.

hasil uji profisiensi 

0

TDD

          

5.                            Standar PM 1.2

Laboratorium Kesehatan menetapkan prosedur untuk evaluasi dan penetapan korelasi antara dua hasil pemeriksaan dengan sampel/spesimen yang sama tetapi diperiksa dengan menggunakan metode atau alat yang berbeda.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat prosedur untuk menetapkan kesesuaian antara dua hasil pemeriksaan dengan sampel yang sama tetapi diperiksa dengan menggunakan metode atau alat yang berbeda mengacu pada batas keberterimaan sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.

Korelasi antara dua hasil pemeriksaan dengan sampel yang sama tetapi diperiksa dengan menggunakan metode atau alat yang berbeda dan bukti pelaksanaannya.

10

5 0

TDD

Terdapat uji kesesuaian dilakukan paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. 

 

Bukti uji kesesuaian yang dilakukan paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun

10

5 0

TDD

Terdapat penetapan jumlah spesimen yang akan diperiksa/dibandingkan dan menentukan rentang hasil yang dapat diterima.

Dokumen kebijakan tentang penetapan jumlah spesimen yang   akan diperiksa/dibandingkan dan menentukan rentang hasil yang dapat diterima.

10

5

0

TDD

Jika ditemukan perbedaan hasil yang sangat bermakna, pimpinan Laboratorium Kesehatan harus menetapkan metode mana yang akan digunakan.

Dokumen penetapan metode yang akan digunakan jika ditemukan perbedaan hasil yang sangat bermakna

10

5

0

TDD

 

6.                            Standar PM 1.3

Laboratorium Kesehatan melakukan validasi awal/ verifikasi terhadap alat baru, metode baru dan sistem analisa perangkat lunak/software) sebelum digunakan agar sesuai dengan spesifikasi yang diberikan untuk memverifikasi bahwa metode tersebut memberikan hasil Laboratorium Kesehatan yang akurat dan

terpercaya 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti laboratorium kesehatan menetapkan jumlah dan jenis bahan kontrol serta frekuensi quality control pada saat melakukan validasi

Bukti penetapan jumlah dan jenis bahan kontrol serta frekuensi quality control pada saat melakukan validasi

10

5 0

TDD

Terdapat bukti laboratorium kesehatan melakukan validasi terhadap semua metode baru yang digunakan dan

terdokumentasi

Bukti dokumentasi validasi terhadap semua metode baru yang digunakan

10

5 0

TDD

Terdapat bukti untuk setiap metode analitik, dilakukan paling sedikit uji akurasi, uji presisi dan penetapan rentang nilai hasil pemeriksaan

Bukti dilakukan uji akurasi, uji presisi dan penetapan rentang nilai hasil

pemeriksaan

 

10

5 0

TDD

 

7.                            Standar PM 1.4

Laboratorium Kesehatan melakukan validasi terhadap sistem pemantauan internal atau elektronik dalam pelaksanaan pemantapan mutu.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti Laboratorium kesehatan melakukan validasi terhadap sistem pemantauan mutu internal atau elektronik yang digunakan dalam pelaksanaan pemantapan mutu. 

Bukti validasi terhadap sistem pemantauan mutu internal atau elektronik yang digunakan

10

5

0

TDD

Terdapat bukti adanya sistem pemantauan mutu yang

Bukti pelaksanaan sistem pemantauan mutu 1 (satu)

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

digunakan untuk memenuhi

angka 1) dan angka 2) 

kali dalam 1 (satu) bulan

0

TDD

Terdapat Bukti Proses validasi mencakup angka 3) sampai dengan angka 5)

Bukti                 Laboratorium

Kesehatan melakukan proses validasi

10

5 0

TDD

Terdapat Bukti bahwa frekuensi pelaksanaan pemantapan mutu internal dan eksternal memperhatikan angka 6) sampai dengan angka

8)

Pelaksanaan       Pemantapan

Mutu Internal dan Eksternal.

10

5 0

TDD

Terdapat       Bukti Jika    nilai kontrol tidak dapat diterima laboratorium           kesehatan mengidentifikasi penyebabnya dan mengulang kembali proses validasi

Bukti penetapan jumlah, jenis dan frekuensi quality control yang akan dilakukan untuk setiap pemeriksaan.

10

5

0

TDD

 

8.                            Standar PM 1.5

Laboratorium Kesehatan melakukan kalibrasi alat dan uji fungsi alat

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat Bukti bahwa Laboratorium Kesehatan melakukan kalibrasi alat dan uji fungsi alat sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Bukti kalibrasi alat dan uji fungsi alat sesuai prosedur yang telah ditetapkan

10

5

0

TDD

Terdapat Bukti prosedur kalibrasi harus mengikuti

kriteria dari pabrik alat

SPO kalibrasi

10

5

0

TDD

Terdapat Bukti Laboratorium Kesehatan mendokumentasikan pelaksanaan kalibrasi.

Bukti pelaksanaan kalibrasi

10

5

0

TDD

 

 

 

9.                            Standar PM 1.6

Proses kendali mutu meliputi evaluasi hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan, hasil Pemantapan Mutu Internal dan hasil uji kinerja harian alat.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat Bukti bahwa hasil pemeriksaan dievaluasi setiap hari.

Hasll review Laboratorium Kesehatan untuk melihat kesesuaian hasil pemeriksaan, hasil pemantapan mutu dan hasil

uji fungsi alat

10

5

0

TDD

Terdapat Bukti laporan hasil pemeriksaan secara manual maupun elektronik, dievaluasi untuk mengurangi terjadinya kesalahan.

Laporan hasil pemeriksaan secara manual, dievaluasi untuk mengurangi terjadinya kesalahan

10

5 0

TDD

Terdapat Bukti Laboratorium Kesehatan melakukan reviu untuk melihat kesesuaian hasil pemeriksaan, hasil pemantapan mutu dan hasil uji fungsi alat.

Bukti bahwa hasil pemeriksaan dievaluasi

setiap hari

10

5 0

TDD

Terdapat Bukti evaluasi pelaksanaan pemantapan mutu dilakukan paling sedikit 1

(satu) kali dalam 1 (satu) bulan.

Evaluasi pelaksanaan pemantapan mutu dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan

10

5

0

TDD

 

10.                         Standar PM 1.7

Laboratorium Kesehatan melakukan tindakan perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian, dan didokumentasikan

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat Bukti Laboratorium

Kesehatan menetapkan prosedur tindakan perbaikan jika hasil Pemantapan Mutu Internal tidak dapat diterima atau berada diluar rentang nilai yang diperbolehkan

SPO tindakan perbaikan

10

5 0

TDD

Terdapat Bukti Laboratorium

Kesehatan menentukan        alat

Dokumen kebijakan penentuan  alat atau alat

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

atau alat cadangan atau memilih fasilitas yang dapat digunakan jika tindakan perbaikan tidak dapat dilakukan tepat waktu.

cadangan atau pemilihan fasilitas yang dapat digunakan jika tindakan perbaikan tidak dapat

dilakukan tepat waktu

0

TDD

Terdapat bukti laboratorium kesehatan melakukan tindakan perbaikan, jika ditemukan kondisi seperti pada angka 1) huruf a) sampai dengan huruf

d)

Bukti tindakan perbaikan, jika diperlukan

10

5 0

TDD

Terdapat bukti laboratorium kesehatan melakukan evaluasi terhadap data hasil pemantapan mutu dan keluhan pelanggan, sehingga laboratorium kesehatan dapat melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalkan dampak yang lebih buruk. 

Bukti evaluasi terhadap data hasil pemantapan mutu dan keluhan pelanggan

10

5 0

TDD

 

11.                         Standar PM 2

Tersedia          prosedur     pengendalian     mutu          untuk         pemeriksaan histopatologi.

 Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat kebijakan dan prosedur untuk memastikan mutu pemeriksaan histopatologi

Dokumen Kebijakan dan SPO pengendalian mutu untuk histopatologi.

10

5

0

TDD

Terdapat dokumentasi kompetensi dari petugas yang melakukan pemeriksaan

makroskopik dan mikroskopik

Dokumen kompetensi dari petugas yang melakukan pemeriksaan makroskopik dan mikroskopik

10

5 0

TDD

Terdapat bukti implementasi pengendalian mutu yang mencakup angka 1) dan angka

2)

Bukti implementasi pengendalian mutu yang mencakup angka 1) dan

angka 2)

10

5

0

TDD

12.                         Standar PM 2.1

Laboratorium Kesehatan menerapkan prosedur untuk memastikan identifikasi, fiksasi, dokumentasi penerimaan spesimen, pengolahan spesimen, dan dokumentasi hasil pemeriksaan dilakukan secara benar.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat prosedur  untuk melakukan identifikasi, memberi label, memastikan fiksasi, melakukan dokumentasi penerimaan spesimen, dan pengolahan spesimen sesuai prosedur mencakup angka 1) sampai dengan angka 5)

SPO yang mencakup kegiatan pada angka 1) sampai dengan 5)

10

5

0

TDD

Ada bukti penilaian kepatuhan terhadap prosedur mencakup angka 1) sampai dengan angka

5) 

Bukti kepatuhan terhadap

SPO

10

5 0

TDD

Ada bukti monitoring terhadap kepatuhan prosedur mencakup angka 1) sampai dengan 4)

Bukti                         kegiatan

monitoring/pemantauan kepatuhan pada SPO

10

5

0

TDD

 

13.                         Standar PM 2.1.1

Laboratorium Kesehatan menerapkan prosedur untuk pemeriksaan imunohistokimia yang akurat.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat prosedur pemeriksaan immunohistokimia yang menerapkan pengendalian mutu yang mencakup angka 1) sampai dengan angka 5)

Dokumen      kebijakan/SPO  pemeriksaan

immunohistokimia yang menerapkan pengendalian mutu yang mencakup angka 1) sampai dengan angka 5)

10

5 0

TDD

Terdapat bukti pelaksanaan imunohistokimia sesuai

prosedur

Bukti pelaksanaan imunohistokimia sesuai prosedur

10

5

0

TDD

Terdapat bukti  kepatuhan

Dokumen                kepatuhan

10

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

terhadap prosedur.

terhadap prosedur

5

0

TDD

 

14.                         Standar PM 2.2

Laboratorium Kesehatan melakukan evaluasi kualifikasi petugas yang melakukan tindakan pemotongan jaringan.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat kebijakan bahwa semua tindakan pemotongan jaringan dilakukan oleh dokter Sp.PA atau di bawah supervisi dokter Sp.PA

Dokumen kebijakan  bahwa semua tindakan pemotongan jaringan dilakukan oleh dokter Sp.PA atau di bawah supervisi dokter Sp.PA

10

5

0

TDD

Terdapat bukti bahwa petugas selain dokter Sp.PA yang melakukan tindakan pemotongan jaringan telah memenuhi kriteria mencakup angka 1 ) sampai 3) 

Bukti bahwa petugas selain dokter Sp.PA yang melakukan tindakan pemotongan jaringan telah memenuhi kriteria mencakup angka 1 ) sampai

3)

10

5

0

TDD

Terdapat bukti evaluasi dan tindak lanjut  hasil pemotongan jaringan  oleh petugas yang bukan dokter Sp.PA, oleh dokter Sp.PA.

Bukti evaluasi dan tindak lanjut hasil  hasil pemotongan jaringan oleh petugas yang bukan dokter

Sp.PA, oleh dokter Sp.PA

10

5

0

TDD

 

15.                         Standar PM 2.3

Laboratorium Kesehatan menerapkan prosedur untuk mendokumentasikan kompetensi dokter yang melakukan pemeriksaan mikroskopik  

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat kebijakan bahwa semua pemeriksaan mikroskopik dan diagnosis dilakukan oleh SpPA 

Dokumen kebijakan tentang petugas yang berwenang melakukan pemeriksaan mikroskopik, diagnosis

(SpPA)

10

5

0

TDD

Tersedia dokumentasi tentang partisipasi dalam program

Bukti partisipasi SpPA dalam program pendidikan formal /

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

pendidikan yang tercantum dalam angka 1) dan angka 2)

pelatihan 

 

0

TDD

Bukti partisipasi pada salah satu program Penegembangan Kompetensi Berkelanjutan

(P2KB) Patologi Anatomik

Bukti                  dokumentasi 

partisipasi pada salah satu program

10

5 0

TDD

Bukti dokumentasi evaluasi dan tindakan perbaikan jika  ditemukan perbedaan pada

angka 2)

Bukti      dokumentasi       dan

evaluasi tindakan perbaikan

10

5 0

TDD

 

16.                         Standar PM 3

Laboratorium Kesehatan menetapkan  Dokter Spesialis Patologi

Anatomik (Sp.PA) untuk menjamin kualitas pelayanan sitopatologi 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Pelayanan sitopatologi dipimpin oleh SpPA

Dokumen kebijakan tentang pelayanan sitopatologi dipimpin oleh SpPA

10

5

0

TDD

Terdapat prosedur pengambilan spesimen, identifikasi, fiksasi dan transportasi telah ditetapkan dan disosialisasikan kepada dokter pengirim spesimen terkait.

SPO pengambilan spesimen, identifikasi, fiksasi dan transportasi telah ditetapkan dan disosialisasikan kepada dokter pengirim spesimen

terkait

10

5

0

TDD

Terdapat     kriteria spesimen.

penolakan

Dokumen terkait kriteria penolakan spesimen

10

5 0

TDD

Terdapat         kriteria

yang            tidak

(unsatisfactory)

spesimen memadai

Dokumen terkait kriteria spesimen yang tidak

memadai (unsatisfactory)

10

5 0

TDD

Terdapat  dokumen tentang pemilihan jenis zat warna dan teknik pulasan

dokumen  tentang pemilihan jenis zat warna dan teknik pulasan

10

5

0

TDD

Terdapat      tata     cara     untuk

SPO tentang cara untuk

10

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

menghindarkan      kontaminasi silang.

menghindarkan kontaminasi silang.

5

0

TDD

 

17.                         Standar PM 3.1

Pelayanan sitopatologi di Laboratorium Kesehatan memiliki prosedur untuk mengukur, menilai dan meningkatkan mutu.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat bukti supervisi terhadap hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh sitoskriner yang mencakup angka 1)

sampai dengan angka 5)

Bukti supervisi terhadap hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh sitoskriner yang mencakup angka 1) sampai dengan angka 5)

10

5

0

TDD

Terdapat bukti evaluasi jika terjadi kesalahan sitoskriner

Bukti evaluasi jika terjadi kesalahan sitoskriner

10

5

0

TDD

Terdapat       prosedur       alur pelaporan hasil.

SPO alur pelaporan hasil

10

5

0

TDD

 

18.                         Standar PM 4

Pimpinan Laboratorium Kesehatan menetapkan kebijakan dan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan kimia klinis, hematologi, hemotasis, dan Point Of Care Test (POCT).

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan kimia

Laboratorium Kesehatan, hematologi, hemotasisis dan pemeriksaan POCT.

SPO Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan kimia klinik, hematologi, dan hemotasisis, dan POCT

10

5

0

TDD

Prosedur Pemantapan Mutu Internal mencakup jumlah dan level kontrol yang digunakan.

SPO Pemantapan Mutu Internal yang mencakup jumlah dan level kontrol yang digunakan.

10

5

0

TDD

Prosedur    Pemantapan     Mutu

SPO      Pemantapan       Mutu

10

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Internal mencakup jumlah pembacaan yang harus

dilakukan

Internal mencakup jumlah pembacaan yang harus dilakukan.

5

0

TDD

Prosedur mencakup penetapan nilai Standar Deviasi .

SPO Penetapan nilai standar deviasi

10

5

0

TDD

Prosedur memuat langkahlangkah yang akan dilakukan bila nilai kontrol tidak dapat diterima.

SPO Langkah-langkah yang akan dilakukan bila nilai kontrol tidak dapat diterima.

10

5 0

TDD

 

19.                         Standar PM 4.1

Laboratorium Kesehatan menetapkan dan mengikuti prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk pemeriksaan secara kuantitatif.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan

Mutu Internal        untuk pemeriksaan secara kuantitatif sesuai dengan aturan yang berlaku

SPO pemantapan mutu untuk pemeriksaan secara kuantitatif.

10

5 0

TDD

Terdapat bukti bahwa Prosedur mencakup angka 1) sampai dengan angka 3)

SPO Pemantapan Mutu Internal yang mencakup

huruf a) sampai c)

10

5

0

TDD

Terdapat bukti bahwa rentang kontrol dan limit memenuhi kriteria huruf a) sampai dengan huruf c)

Dokumen Rentang kontrol dan limit memenuhi kriteria huruf a) sampai dengan

huruf c)

10

5 0

TDD

  Laboratorium Kesehatan hanya memiliki satu kriteria untuk setiap pemeriksaan pada satu waktu

Dokumen                        bukti 

Laboratorium Kesehatan hanya memiliki satu kriteria untuk setiap pemeriksaan pada satu waktu

10

5 0

TDD

Jika pemeriksaan dilakukan secara manual, maka laboratorium kesehatan harus memenuhi kriteria huruf e)

Bukti pemenuhan kriteria huruf e) sampai dengan

huruf  i)

10

5

0

TDD

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

sampai dengan huruf  i)

 

 

 

20.                         Standar PM 4.2

Laboratorium Kesehatan menetapkan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk pemeriksaan apus darah tepi dan hitung jenis. 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur hitung jenis.

Prosedur Pemantapan Mutu Internal pemeriksaan apus darah tepi dan hitung jenis

10

5

0

TDD

Terdapat kriteria sediaan yang harus direview oleh petugas yang berkompeten dan

didokumentasikan

Kriteria sediaan yang harus direview oleh petugas yang berkompeten dan

didokumentasikan

10

5

0

TDD

Dilakukan validasi sebelum melakukan pemeriksaan pada hitung jenis secara otomatis dan didokumentasikan

Bukti validasi sebelum melakukan pemeriksaan pada hitung jenis secara otomatis       dan didokumentasikan.

10

5 0

TDD

Prosedur mencakup penetapan rentang nilai keberteriamaan nilai kontrol (nilai rujukan) antara peralatan yang otomatis dengan peralatan secara manual

SPO penetapan rentang nilai keberteriamaan nilai kontrol (nilai rujukan) antara peralatan yang otomatis dengan peralatan secara manual.

10

5

0

TDD

Laboratorium Kesehatan melakukan evaluasi terhadap data hasil hitung jenis dan didokumentasikan.

Dokumen hasil evaluasi terhadap data hasil hitung jenis.

10

5 0

TDD

Sediaan hitung jenis dan data hasil pemeriksaan hitung jenis di simpan dalam rentang waktu yang ditentukan sesuai aturan yang berlaku. 

Dokumen penyimpanan slide hitung jenis dan data hasil pemeriksaan hitung jenis

10

5 0

TDD

 

 

 

 

21.                         Standar PM 5

Laboratorium Kesehatan menetapkan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk pemeriksaan bakteriologi, mikobakteriologi dan mikologi

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal bahan kimia dan biologis, reagen, dan antiserum yang digunakan.

SPO      Pemantapan       Mutu

Internal untuk bahan kimia dan biologis, reagen, dan antiserum yang digunakan

10

5

0

TDD

Laboratorium kesehatan melaksanakan pemantapan mutu internal sebagaimana tertuang dalam angka 1) sampai dengan angka 5)

Bukti penilaian kepatuhan

SPO

10

5 0

TDD

Hasil pelaksanaan Pemantapan

Mutu Internal didokumentasikan.

Dokumentasi                  hasil

Pemantapan Mutu Internal

10

5

0

TDD

          

22.                         Standar PM 5.1

Pelaksanaan uji sensitivitas antimikroba, antimikobakterium dan anti jamur diverifikasi dengan organisme referensi (kuman kontrol) yang sudah ditetapkan.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Laboratorium Kesehatan yang melaksanakan uji sensitivitas antimikroba,

antimikobakterium, dan anti jamur, melakukan Pemantapan Mutu Internal untuk setiap lot atau pengiriman.

Laboratorium Kesehatan yang melaksanakan uji sensitivitas antimikroba, antimikobakterium, dan anti jamur, melakukan

Pemantapan Mutu Internal untuk setiap lot atau pengiriman.

10

5

0

TDD

Organisme referensi yang telah disetujui untuk digunakan sebagai bahan (mikroba) kontrol diuji ulang setiap hari dalam penentuan hasil uji sensitivitas antimikroba dan anti jamur

Dokumen kebijakan/SPO pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal pada uji sensitivitas antimikroba dan anti jamur dan evaluasi

10

5

0

TDD

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Jika hasil validasi sesuai, Laboratorium Kesehatan cukup melaksanakan Pemantapan

Mutu Internal seminggu sekali, kecuali ditemukan masalah pada saat Pemantapan Mutu

Internal tersebut.

Dokumen kebijakan/SPO pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal pada uji sensitivitas antimikroba dan anti jamur dan evaluasi

10

5 0

TDD

Pemantapan Mutu Internal untuk uji sensitivitas antimikobakterium dilakukan dan didokumentasikan setiap batch pemeriksaan.

SPO dan dokumen  evaluasi pelaksanaan Pemantapan

Mutu Internal uji sensitivitas antimikobakterium

10

5 0

TDD

Pemantapan Mutu Internal uji sensitivitas dilaksanakan dan didokumentasikan dan

dievaluasi

Dokumentasi hasil pelaksanaan Pemantapan

Mutu Internal  dan evaluasi

10

5 0

TDD

 

23.                         Standar PM 5.2

Dilakukan Pemantapan Mutu Internal  terhadap pewarnaan sesuai prosedur.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Dilakukan Pemantapan Mutu Internal terhadap semua zat pewarna.

SPO      Pemantapan       Mutu

Internal terhadap semua zat pewarna dan bukti

pelaksanaan

10

5 0

TDD

Hasil Pemantapan Mutu Internal pewarnaan didokumentasikan dan di

evaluasi

Dokumentasi bukti pelaksanaan Pemantapan

Mutu Internal dan evaluasi

10

5

0

TDD

 

24.                         Standar PM 5.3

Laboratorium Kesehatan melakukan  Pemantapan Mutu Internal pada pemeriksaan mikrobiologi molekuler sesuai prosedur.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal mikrobiologi molekuler

SPO Pemantapan Mutu Internal mikrobiologi

molekuler

10

5

0

TDD

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal didokumentasikan dan dievaluasi

Bukti dokumentasi pelaksanaan Pemantapan

Mutu Internal dan evaluasi

10

5 0

TDD

 

25.                         Standar PM 6

Laboratorium Kesehatan dalam melakukan pemeriksaan parasitologi, bahan, peralatan dan metode harus sesuai dengan standar.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia bahan referensi sesuai jenis pemeriksaan parasitologi yang dilakukan.

Panduan             pemeriksaan

parasitologi yang digunakan

10

5 0

TDD

Tersedia mikroskop yang dilengkapi mikrometer yang terkalibrasi.

Bukti     mikroskop      dengan

mikrometer yang terkalibrasi

10

5

0

TDD

Tersedia prosedur kalibrasi mikrometer dan bukti dokumen kalibrasi.

SPO kalibrasi mikrometer dan bukti  dokumen

kalibrasi

10

5

0

TDD

Pelaksanaan evaluasi zat warna permanen paling singkat setiap bulan.

Bukti Pelaksanaan evaluasi zat warna permanen

10

5

0

TDD

Jika menggunakan pewarna spesifik,        mengikutsertakan bahan kontrol positif setiap kali digunakan.  

Laporan pemeriksaan malaria dan bukti pelaksanaan PMI dengn

bahan kontrol yang sesuai

10

5 0

TDD

Pembuatan sediaan apus darah tebal dan tipis pada setiap pemeriksaan malaria.

Sediaan apus darah tebal dan tipis pada setiap pemeriksaan malaria.

10

5 0

TDD

 

26.                         Standar PM 7

Laboratorium Kesehatan yang melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi virus, dilakukan Pemantapan Mutu Internal untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan dan didokumentasikan.

 

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat dokumentasi jenis/sistem inang yang digunakan untuk mengisolasi virus dan disimpan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dokumen

kebijakan/dokumentasi jenis/sistem inang yang digunakan    untuk mengisolasi   virus   dan penyimpanannya

10

5 0

TDD

Terdapat dokumentasi metode pengujian yang digunakan dan disimpan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dokumentasi metode pengujian yang digunakan dan disimpan sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan

10

5 0

TDD

Terdapat dokumentasi reaksi yang terjadi dan disimpan sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Dokumentasi reaksi yang terjadi dan disimpan sesuai dengan peraturan

perundang-undangan

10

5 0

TDD

Terdapat       bukti pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal sesuai           dengan tahapan/pemeriksaan       yang ditetapkan.

Bukti                   pelaksanaan

Pemantapan Mutu Internal sesuai           dengan tahapan/pemeriksaan yang ditetapkan

10

5

0

TDD

Terdapat bukti dokumentasi pelaksanaan Pemantapan Mutu

Internal dan evaluasi

Dokumentasi pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal  dan evaluasi

10

5

0

TDD

 

27.                         Standar PM 8

Laboratorium Kesehatan melakukan Pemantapan Mutu Internal untuk memastikan hasil pemeriksaan urinalisis dan/atau mikroskopis  yang berkualitas.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat kebijakan dan bukti pemeriksaan urinalisis dilakukan dalam rentang waktu yang sudah ditentukan.

Dokumen kebijakan dan bukti pemeriksaan urinalisis dilakukan dalam rentang waktu yang sudah

ditentukan

10

5

0

TDD

Terdapat           bukti            jika

Laboratorium Kesehatan harus

Dokumen        bukti         jika

Laboratorium         Kesehatan

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

melakukan pemeriksaan urin yang dianggap melebihi rentang waktu yang ditentukan,

Laboratorium Kesehatan harus membuat keterangan tentang kondisi tersebut di laporan hasil.

harus melakukan pemeriksaan urin yang dianggap melebihi rentang waktu yang ditentukan, Laboratorium Kesehatan harus membuat keterangan tentang kondisi tersebut di laporan hasil

0

TDD

Terdapat bukti pemantapan mutu internal pemeriksaan urin dan memenuhi huruf a) dan

huruf b)

Dokumen bukti Pemantapan Mutu Internal pemeriksaan urin dan memenuhi angka

(1) dan (2) serta evaluasi

10

5

0

TDD

Terdapat bukti laboratorium kesehatan menerapkan elemen

huruf c) dan huruf d)

bukti Laboratorium Kesehatan menerapkan

angka (3) dan (4) 

10

5 0

TDD

 

28.                         Standar PM 9

Laboratorium Kesehatan yang melakukan pemeriksaan serologi termasuk sifilis, wajib mengikutsertakan kontrol positif yang sudah diketahui titernya dan kontrol negatif, atau kontrol dengan reaktivitas bertingkat, untuk memastikan spesifisitas reaktivitas antigen tersebut

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Laboratorium Kesehatan melakukan Pemantapan Mutu Internal pada setiap pemeriksaan imunoserologi dengan menggunakan kontrol positif dan negatif pada setiap pemeriksaan

Terdapat dokumen kebijakan dan  bukti dilakukan Pemantapan Mutu Internal pada setiap pemeriksaan imunoserologi dengan menggunakan kontrol positif dan negatif pada setiap pemeriksaan.

10

5 0

TDD

Jika Laboratorium Kesehatan menggunakan kit dimana bahan kontrol sudah termasuk dalam kit, maka Laboratorium Kesehatan harus melakukan

Terdapat dokumen kebijakan dan bukti dilakukan

Pemantapan Mutu Internal reagensia lainnya yang tidak termasuk dalam kit (mis. PBS, buffer, komplemen,

10

5

0

TDD

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Pemantapan Mutu Internal juga bagi reagensia lainnya yang tidak termasuk dalam kit (mis. PBS, buffer, komplemen, reagensia fluoresensi), dengan frekuensi sesuai rekomendasi supplier/vendor alat tersebut atau paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan, atau setiap penggantian lot baru.

reagenia fluoresensi), dengan frekuensi sesuai

rekomendasi

supplier/vendor alat tersebut atau minimal sebulan sekali, atau setiap penggantian lot baru.

 

Terdapat bukti Laboratorium

Kesehatan    melakukan pengujian     terhadap           semua komponen untuk menentukan reaktivitas/berfungsi dengan baik.

Terdapat dokumen kebijakan dan bukti Laboratorium Kesehatan melakukan pengujian terhadap semua komponen untuk

menentukan

reaktivitas/berfungsi dengan baik

10

5

0

TDD

Terdapat bukti Laboratorium Kesehatan menentukan pola reaktivitas kontrol untuk semua komponen uji sebelum melakukan pemeriksaan.

Terdapat dokumen kebijakan dan bukti Laboratorium Kesehatan menentukan pola reaktivitas kontrol untuk semua komponen uji sebelum melakukan

pemeriksaan

10

5

0

TDD

Terdapat dokumentasi pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal pada pemeriksaan serologi.

Dokumentasi pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal pada pemeriksaan serologi

10

5 0

TDD

 

29.                         Standar PM 10

Laboratorium Kesehatan melakukan  pemeriksaan molekuler  sesuai dengan kebijakan dan prosedur.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Laboratorium kesehatan mengikuti kebijakan dan prosedur mencakup pada

Dokumen kebijakan/ SPO  pemeriksaan molekuler dengan memperhatikan

10

5 0

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

angka 2) huruf  a) sampai dengan huruf g)

angka 2) huruf  a) sampai dengan huruf g)

TDD

Terdapat dokumentasi semua reagen asam nukleat, termasuk probe dan primer yang digunakan.

Dokumentasi semua reagen asam nukleat, termasuk probe dan primer yang digunakan

10

5 0

TDD

 

30.                         Standar PM 10.1

Validasi yang dilakukan mencakup tingkatan level setiap jenis spesimen yang diperiksa

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur validasi yang mencakup setiap jenis tingkatan level (positif dan negatif) spesimen yang diperiksa.

SPO validasi pada setiap jenis tingkatan level (positif dan negatif) spesimen yang diperiksa

10

5 0

TDD

Terdapat dokumentasi semua langka-langkah       validasi dilaksanakan

Bukti pelaksanaan validasi

10

5 0

TDD

 

31.                         Standar PM 10.2

Laboratorium Kesehatan menetapkan batas rentang nilai kontrol, nilai rujukan, dan batasan pelaporan.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat penetapan batas rentang nilai rujukan yang dapat diterima untuk semua pengujian yang dilakukan.

Dokumen      kebijakan penetapan    batas rentang nilai rujukan  yang dapat diterima.

10

5 0

TDD

Terdapat ketetapan batasan rentang nilai pelaporan untuk semua tes yang dilakukan dan tidak melaporkan hasil apabila diluar dari nilai tersebut. 

 

Dokumen kebijakan tentang batasan        rentang           nilai pelaporan untuk semua tes yang dilakukan

10

5

0

TDD

Terdapat ketetapan batas nilai kontrol          untuk           setiap pemeriksaan. 

Penetapan batas nilai kontrol setiap pemeriksaan

10

5 0

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

 

 

TDD

 

32.                         Standar PM 10.3

Laboratorium Kesehatan Kesehatan memverifikasi setiap hasil pemeriksaan patologi molekuler menggunakan Pemantapan Mutu

Internal.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk setiap metode pemeriksaan dan mengacu pada standar yang berlaku.

SPO Pemantapan Mutu Internal pemeriksaan

patologi molekuler

10

5 0

TDD

Terdapat dokumentasi pelaksanaan pemantapan mutu

internal dan dievaluasi

Dokumentasi Pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal pemeriksaan patologi

molekuler dan evaluasi

10

5 0

TDD

 

33.                         Standar PM 10.4

Laboratorium Kesehatan mengikuti kebijakan dan prosedur pemeriksaan molekular yang telah ditetapkan dan melaporkan hasil pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Terdapat prosedur pelaporan hasil pemeriksaan molekuler memenuhi persyaratan angka

1) sampai angka 3) 

SPO pelaporan hasil pemeriksaan molekuler memenuhi persyaratan

angka 1) sampai angka 3)

10

5

0

TDD

. 

34.                         Standar PM 11 

Pimpinan Laboratorium Kesehatan menetapkan kebijakan dan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan air

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua parameter  pemeriksaan air.

SPO Pemantapan Mutu Internal untuk semua parameter pemeriksaan air

10

5

0

TDD

Terdapat    Pemantapan      Mutu

Internal       yang        mencakup

Dokumen kurva kalibrasi, penghitungan  akurasi dan

10

5

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

pembuatan kurva kalibrasi, menetapkan akurasi dan presisi pada pemeriksaan kimia air

presisi pada pemeriksaan kimia air

0

TDD

Terdapat prosedur yang memuat langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti bila nilai keberterimaan tidak terpenuhi dan implementasinya

SPO tindak lanjut bila nilai keberterimaan tidak terpenuhi dan bukti

implementasi bila ada

10

5 0

TDD

Terdapat      bukti       dilakukan

verifikasi metode

Dokumen      hasil   verifikasi metode

10

5

0

TDD

Terdapat jaminan keakuratan hasil pemeriksaan mikrobiologi air

Hasil Pemantapan Mutu Internal        memenuhi  keakuratan   hasil pemeriksaan           mikrobiologi air.

10

5

0

TDD

Terdapat dokumentasi hasil pelaksanaan Pemantapan Mutu

Internal

Dokumen hasil Pemantapan

Mutu Internal

10

5

0

TDD

       

35.                         Standar PM 12

Pimpinan Laboratorium Kesehatan menetapkan kebijakan dan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan makanan.

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk  semua parameter pemeriksaan

makanan

SPO Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan makanan

10

5

0

TDD

Terdapat bukti Pemantapan Mutu Internal menggunakan standar/kontrol pada pemeriksaan kualitatif.

Bukti                   pelaksanaan

Pemantapan Mutu Internal

10

5

0

TDD

Tersedia pembacaan kontrol

Dokumen              pembacaan

10

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

pada pemeriksaan kuantitatif atau kurva kalibrasi

kontrol pada pemeriksaan kuantitatif  atau kurva

kalibrasi

5

0

TDD

Terdapat prosedur yang memuat langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti bila nilai keberterimaan tidak terpenuhi dan bukti implementasi

Dokumen pembacaan kontrol pada pemeriksaan kuantitatif  atau kurva

kalibrasi

10

5

0

TDD

Terdapat       bukti verifikasi metode

Dokumen      hasil   verifikasi metode

10

5 0

TDD

Terdapat bukti jaminan keakuratan hasil pemeriksaan mikrobiologi pada makanan.

Hasil Pemantapan Mutu Internal yang memenuhi 

keakuratan hasil pemeriksaan mikrobiologi pada makanan

10

5

0

TDD

Terdapat dokumentasi hasil pelaksanaan Pemantapan Mutu

Internal.

Dokumen hasil Pemantapan

Mutu Internal

10

5

0

TDD

 

36.                         Standar PM 13

Pimpinan Laboratorium Kesehatan menetapkan kebijakan dan prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua pemeriksaan kualitas udara.  

Elemen Penilaian

Kelengkapan Bukti

Scoring

Tersedia prosedur Pemantapan Mutu Internal untuk semua parameter                pemeriksaan kualitas udara.

SPO Pemantapan Mutu Internal untuk semua

pemeriksaan udara

10

5 0

TDD

Terdapat dokumentasi hasil pelaksanaan Pemantapan Mutu

Internal.  

Dokumentasi                  bukti

Pemantapan Mutu Internal pemeriksaan kualitas udara

10

5

0

TDD