|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN DESA SIAGA |
UPTD PUSKESMAS PUCANGSAWIT |
|||
|
SOP |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas Drg.
Bintang SN NIP.19640727 199203 1 013 |
|||||
|
1.
Tujuan |
a.
Terwujudnya masyarakat desa yang sehat serta peduli dan tanggap terhadap
permasalahan kesehatan di wilayahnya. b. OPTIMALISASI PKD c. OPTIMALISASI
FORUM KOMUNIKASI : · UPAYA
KESEHATAN · GOTONG
ROYONG · SURVEYLANCE
· PEMBIAYAAN
KESEHATAN POKJA |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman dalam melaksanakan pembinaan desa siaga di kelurahan binaan UPTD
Puskesmas Pucangsawit agar dalam pelaksanaan kegiatan harus mengikuti
langkah-langkah yang tertuang dalam SPO Mengembangkan kepedulian dan kesiapsiagaan
masyarakat desa dalam mencegah & mengatasi masalah kesehatan, bencana
& kegawat-daruratan ,secara mandiri Untuk mewujudkan desa sehat |
|
3. Definisi |
Desa siaga adalah suatu kondisi
masyarakat tingkat desa. yang memiliki kemampuan dalam menemukan permasalahan
yang ada, kemudian merencanakan & melakukan pemecahannya sesuai potensi
yg dimilikinya, serta selalu siap siaga dalam menghadapi masalah kesehatan ,
bencana , dan kegawat daruratan . |
|
4.
Prosedur |
A. Menyiapkan
alat dan bahan Alat : Buku
panduan ,
Media penyuluhan Bahan : ATK B. Instruksi
kerja Persiapan 1.
Menentukan
maksud dan tujuan pembinaan 2.
Menentukan sasaran yang
akan dibina 3.
Mempersiapkan materi
pembinaan desa siaga 4.
Mempersiapkan alat peraga 5.
Mempersiapkan absensi peserta 6.
Mempersiapkan tempat,
hari, tanggal dan
waktu yang tepat untuk pembinaan Pelaksanaan 1.
Membuat SAP (satuan Acara Pembelajaran) sesuai materi
pembinaan desa siaga 2.
Petugas
menyiapkan alat dan bahan 3.
Petugas memperkenalkan diri kepada peserta pembinaan 4.
Petugas mengemukakan maksud dan tujuan pembinaan 5.
Petugas menyampaikan materi pembinaan secara singkat
padat dan berurutan 6.
Petugas tim pembinamengadakan
pelatihan desa siaga dengan materi : a.
Kesehatan
Ibu dan Anak : Tabulin, donor darah, ambulanc desa, ibu hamil resti. b.
Pemantauan
terpadu penyakit : pencegahan penyakit
dan pengobatan penyakit c.
Kesehatan
Lingkungan : penyehatan air, penyehatan makanan dan minuman , penyehatan
rumah, penyehatan pembuangan limbah (SPAL), Penyehatan pengelolaan sampah d.
Seksi
Gizi : kadarzi 7.
Seksi
tanggap bencana : kesiagaan sebelum bencana, kesiagaan pada waktu bencana,
kesiagaan pasca bencana 8.
Petugas Berkomunikasi dengan sasaran pembinaan desa siaga menggunakan bahasa yang dimengerti 9.
Petugas memberikan kesempatan
peserta pembinaan untuk bertanya 10. Petugas menyampaikan kesimpulan
dari materi yang disampaikan dan Memberikan umpan balik 11. Petugas mengakhiri pembinaan dengan ucapan terimakasih 12. Mengadakan evaluasi 13. Menyusun perencanaan lanjutan Keterangan · Bersama
kepala wilayah kelurahan tim pembina membentuk forummasyarakat desa · Kemudian
membentuk Pokja pokja ·
POKJA PENGAMATAN &
PEMANTAUAN (SURVILLANCE) : KEGIATAN PENGAMATAN SCR TERUS MENERUS & SISTEMATIS THD
PENYAKIT( MASALAH KESEHATAN) SERTA KONDISI YG MEMPENGARUHI RESIKO TERJADINYA
PENYAKIT · POKJA PEMBIAYAAN KESEHATAN :
Mengupayakan Pembiayaan dari,oleh dan untuk msy. Diselenggarakan
berdasar asas Gotongroyong dlm rangka peningkatan kesehatan - Bentuk : Iuran
KK ,Tabulin, Arisan jamban, PMT, Jimpitan dsb. · Tim pembina desa siaga puskesmas bersama FMD
melaksanakan SMD. · Dari hasil SMD tim pembina desa siaga puskesmas dan FMD
melaksanakan MMD, guna membahas permasalahan kesehatan dan permasalahan
lainnya dari hasil kegiatan SMD, serta membahas rencana tindak lanjut dan
mencari solusi untuk setiap permasalahan. · Evaluasi kegiatan dengan mengadakan SMD lagi untuk
mengevaluasi / memantau perkembangan dan evaluasi intervensi yang telah
dilakukan. ·
SURVAI MAWAS DIRI ( SMD ) : Pengumpulan data utk mendapatkan informasi
tentang masalah, penyebab masalah & potensi yg ada di desa. Bentuk :
Curah Pendapat Pengisisan Kartu Mawas Diri Observasi lapangan dll - Penyajian
Data berupa : - Data masalah Data potensi ·
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD) - MUSYAWARAH MEMBAHAS HASIL SMD -
IDENTIFIKASI MASALAH, URUTAN PRIORITAS, SEBAB MASALAH,UPAYA PEMECAHAN
MASALAH DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI YANG ADA - PENYUSUNAN RENCANA KEGIATAN OPERASIONAL
UNTUK MENGATASI & MENCEGAH: MASALAH KESEHATAN,BENCANA & KEGAWATDARURATAN.
·
RTL MMD : GERAKAN MASYARAKAT UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN SESUAI DENGAN RENCANA HASIL MMD MELIPUTI : PELAKSANAAN
KEGIATAN,PENGORGANISASIAN, EVALUASI YANG DIDASARI KE GOTONG-ROYONGAN
MASYARAKAT. · MONITORING ,EVALUASI &
PELAPORAN : MONEV TERHADAP HASIL KEGIATAN SESUAI RENCANA KEGIATAN. -
MONEV THD INDIKATOR MASING-MASING POKJA. - MONEV THD INDIKATOR HASIL
PENGEMBANGAN DESA SIAGA - PENILAIAN STRATA DESA SIAGA. |
|
4 Diagram
Alir |
|
|
5
Referensi |
NOMOR 1529/MENKES/SK/X/2010
PEDOMAN UMUM PENGEMBANGAN DESA DAN KELURAHAN SIAGA AKTIF
... |
|
6
Dokumen terkait |
1. Undangan
Pertemuan, 2. Surat
Tugas, 3. Notulen
Pertemuan, 4. Buku
/ Kegiatan Individu. |
|
7
Distribusi |
1. Koordinator
Program KIA 2. Koordinator program kesling; 3. Pelaksana
program PPP |
8 Rekaman
historis perubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulaidiberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program KIA - KB |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
DAFTAR TILIK |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
TB |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program KIA-KB KIA.KB |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator
danpelaksana program KIA-KB mengadakan
pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas
program KIA-KB? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator
danpelaksana program KIA-KB menentukan program mana yang akandiundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program
KIA-KB yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta tandatangan
kepada koordinator program KIA-KB? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program
KIA-KB menandatangani surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program
KIA-KB yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan informasi kepada koordinator
program lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan koordinator program KIA-KB membuka dan memimpin pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program
KIA-KB memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk menyampaikan hal
–hal yang akan dibicarakan ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program
KIA-KB membahasaapa yang disampaikan oleh program lain maupun
yang disampaikan program KIA-KB? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program
KIA-KB memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/ koodinator lain /yang
mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah koordinator program KIA-KB
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran tugas dan
wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana administrasi
/memcatat pertemuan yang ditunjuk mencacat didalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana administrasi
meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana administrasi/
notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program
KIA-KB menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan ? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program
KIA-KB menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan melakukan
kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing dengan didokumentasikan
pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
B.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima undangan
dari program lain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah coordinator dan pelaksana
program KIA-KB membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa yang
ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana/koordinator
yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan dan surat tugas
? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana /koordinator mengikuti pertemuan
sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana /koordiator mengikuti
pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat dalam
proses pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta tandatangan
surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan menutup
pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti pertemuan
apakah pelaksana melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti pertemuan
koordinator ,apakah koordinator dan pelaksana membahas hasil pertemuan dengan
lintas sektoral, dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan ada yang perlu ditindaklanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakah koordinator dan pelaksana melakukan
kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat dibuku / kegiatan individu
? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
…………………………………
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
SPO |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
1. Tujuan |
Sebagai panduan dalam
pertemuan lintas program P2P demi efektifitas proses maupun hasil pengelolaan
program P2P |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman mekanisme komunikasi dan koordinasi program P2P Pelaksanaan
komunikasi dan koordinasi program P2P harus mengikuti langkah-langkah yang
tertuang dalam SPO |
|
3.
Definisi |
v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi lintas program P2P adalah komunikasi oleh
penanggung jawab program P2P kepada pelaksana program P2P serta lintas program
agar ada kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan program P2P v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi dilaksanakan melalui pengarahan penanggung jawab
kepada pelaksana program P2P maupun pertemuan lintas program P2P v Komunikasi
dan koordinasi program P2P dilaksanakan oleh pelaksana dan penanggung jawab program
P2P v Komunikasi
dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan |
|
4. Prosedur |
A.
Sebagai Penyelenggara 1. Koordinator
dan pelaksana program P2P mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal – hal
yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas program P2P. 2. Koordinator
dan pelaksana progam menentukan program mana yang akan diundang 3. Pelaksana
program yang
ditunjuk membuat surat undangan,
dan meminta tandatangan kepada koordinator progam P2P 4. Koordinator program P2P
menandatangani surat undangan. 5. Pelaksana
program P2P yang ditunjuk menyampaikan undangan / memberikan informasi kepada
koordinator program lain yang diundang. 6. Pada
hari pelaksanaan pertemuan, koordinator program P2P membuka dan memimpin pertemuan. 7. Koordinator
program P2P memberikan waktu kepada pelaksana yang ditunjuk untuk
menyampaikan hal – hal yang akan
dibicarakan. 8. Koordinator program P2P
memberikan kesempatan kepada peserta pertemua / koordiator lain / yang mewakili. 9. Koordinator program P2P membahas apa yang disampaikan
oleh program lain maupun yang disampaikan oleh program P2P 10. Koordinator
program P2P memimpin kesepakatan
bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran, tugas dan kewenangan masing
– masing. 11. Pelaksana
administrasi mencatat pertemuan didalam notulen pertemuan. 12. Pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan. 13. Pelaksana
Administrasi / membacakan hasil pertemuan. 14. Koordinator program P2P
menandatangani surat tugas dari peserta rapat / pertemuan. 15. Koordinator program P2P
menutup pertemuan. 16. Peserta
pertemuan melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan kewenangan masing
– masing dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan individu. A.
Penyelenggaraan
oleh Program lain. 1. Koordinator program P2P
menerima undangan dari program lain. 2. Koordinator
dan pelaksana program P2P membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa yang
ditugaskan ( bisa pelaksana maupun koordinator sendiri ) 3. Pelaksana
/ Koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan
dan surat tugas. 4. Pelaksana
/ Koordinator menghadiri pertemuan sesuai dengan undangan. 5. Pelaksana
/ Koordinator mengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal – hal yang ada
kaitannya dengan pembahasan pertemuan. 6. Pelaksana
/ Koordinator mencatat dalam proses pertemuan. 7. Pelaksana
/ Koordinator meminta tandatangan surat tugas yang dibawa. 8. Pemimpin
pertemuan menutup pertemuan. 9. Apabila
yang mengikuti pertemuan pelaksana,
melapor kepada koordinator. 10. Apabila
yang mengikuti pertemuan koordinator, koordinator dan pelaksana membahas
hasil pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian tugas apabila hasil
pertemuan ada yang perlu ditindak lanjuti. 11. Koordinator
dan pelaksana melakukan kegiiatan sesuai dengan tugas masing – masing dan
mencatat dibuku / kegiatan individu. |
|
9
Diagram Alir |
|
|
10
Referensi |
·
Program P2P Penyuluhan
Depkes RI 2005. |
|
11
Dokumenterkait |
1. UndanganPertemuan, 2. SuratTugas, 3. NotulenPertemuan, 4. Buku
/ KegiatanIndividu. |
|
12
Distribusi |
1. Koordinator
Program P2P 2. Koordinator program lain yang terkait ; 3. Pelaksana
program P2P |
13 Rekamanhistorisperubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulai diberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program P2P |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
DAFTAR TILIK |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
Tidak Berlaku |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program P2P |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program P2P mengadakan
pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicaarakan didalam pertemuan
lintas program P2P? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program P2P menentukan program mana yang akan diundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program P2P
yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta tandatangan kepada
koordinator program P2P? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program
P2P menandatangani surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program P2P
yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan informasi kepada koordinator program
lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan
koordinator program P2P membuka dan memimpin pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program
P2P memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk menyampaikan hal
–hal yang akan dibicarak an ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program
P2P membahasa apa yang disampaikan oleh program lain maupun
yang disampaikan program P2P? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program
P2P memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/ koodinator lain /yang
mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah koordinator program P2P
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran tugas
dan wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana administrasi
/mencatat
pertemuan didalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana
administrasi/ notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program
P2P menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan ? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program
P2P menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan
melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing
dengan didokumentasikan pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
B.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima
undangan dari program lain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah kordinator dan
pelaksana program P2P membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa yang
ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana
/koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemua dan
surat tugas ? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana /koordinator mengikuti
pertemuan sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana
/koordiatormengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya
dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat proses
pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta
tandatangan surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan apakah pelaksana melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan koordinator ,apakah koordinator danpelaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral,dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan
ada yang perlu ditindak lanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakahkoordinator dan pelaksana
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat di buku /
kegiatan individu ? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
…………………………………
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program KESLING |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
SPO |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
1. Tujuan |
Sebagai panduan dalam
pertemuan lintas program Kesehatan Lingkungan demi efektifitas proses maupun
hasil pengelolaan program Kesehatan Lingkungan |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman mekanisme komunikasi dan koordinasi program Kesehatan Lingkungan Pelaksanaan
komunikasi dan koordinasi program Kesehatan Lingkungan harus mengikuti
langkah-langkah yang tertuang dalam SPO |
|
3.
Definisi |
v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi lintas program Kesehatan Lingkungan adalah
komunikasi oleh penanggung jawab program Kesehatan Lingkungan kepada
pelaksana program Kesehatan Lingkungan serta lintas program agar ada kesamaan
persepsi untuk efektifitas pelaksanaan program Kesehatan Lingkungan v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi dilaksanakan melalui pengarahan penanggung jawab
kepada pelaksana program Kesehatan Lingkungan maupun pertemuan lintas program v Komunikasi
dan koordinasi program Kesehatan Lingkungan dilaksanakan oleh pelaksana dan
penanggung jawab program Kesehatan Lingkungan v Komunikasi
dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan |
|
4. Prosedur |
A.
Sebagai Penyelenggara 1. Koordinator
dan pelaksana program Kesehatan Lingkungan mengadakan pertemuan untuk
membicarakan hal – hal yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas program, 2. Koordinator
dan pelaksana progam menentukan program mana yang akan diundang, 3. Pelaksana
progam yang ditunjuk membuat surat undangan, dan meminta tandatangan kepada koordinator
progam 4. Koordinator program Kesehatan Lingkungan menandatangani surat undangan. 5. Pelaksana
program Kesehatan Lingkungan yang ditunjuk menyampaikan undangan / memberikan
informasi kepada koordinator program lain yang diundang. 6. Pada
hari pelaksanaan pertemuan, koordinator program Kesehatan Lingkungan membuka dan memimpin pertemuan. 7. Koordinator
program Kesehatan Lingkungan memberikan waktu kepada pelaksana yang ditunjuk
untuk menyampaikan hal – hal yang akan
dibicarakan. 8. Koordinator program Kesehatan Lingkungan memberikan kesempatan kepada peserta
pertemua / koordiator lain / yang
mewakili. 9. Koordinator program Kesehatan Lingkungan membahas apa
yang disampaikan oleh program lain maupun yang disampaikan oleh programnya 10. Koordinator
program Kesehatan Lingkungan
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran,
tugas dan kewenangan masing – masing. 11. Pelaksana
administrasi mencatat pertemuan didalam notulen pertemuan. 12. Pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan. 13. Pelaksana
Administrasi / membacakan hasil pertemuan. 14. Koordinator program Kesehatan Lingkungan menandatangani surat tugas dari peserta
rapat / pertemuan. 15. Koordinator program Kesehatan Lingkungan menutup pertemuan. 16. Peserta
pertemuan melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan kewenangan masing
– masing dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan individu. B.
Penyelenggaraan
oleh Program lain. 1. Koordinator program Kesehatan Lingkungan menerima undangan dari program lain. 2. Koordinator
dan pelaksana program Kesehatan Lingkungan membicarakan surat undangan dan
menunjuk siapa yang ditugaskan ( bisa pelaksana maupun koordinator sendiri ) 3. Pelaksana
/ Koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan
dan surat tugas. 4. Pelaksana
/ Koordinator menghadiri pertemuan sesuai dengan undangan. 5. Pelaksana
/ Koordinator mengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal – hal yang ada
kaitannya dengan pembahasan pertemuan. 6. Pelaksana
/ Koordinator mencatat dalam proses pertemuan. 7. Pelaksana
/ Koordinator meminta tandatangan surat tugas yang dibawa. 8. Pemimpin
pertemuan menutup pertemuan. 9. Apabila
yang mengikuti pertemuan pelaksana,
melapor kepada koordinator. 10. Apabila
yang mengikuti pertemuan koordinator, koordinator dan pelaksana membahas
hasil pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian tugas apabila hasil
pertemuan ada yang perlu ditindak lanjuti. 11. Koordinator
dan pelaksana melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing – masing dan
mencatat dibuku / kegiatan individu. |
|
5
Diagram Alir |
|
|
6
Referensi |
·
Program Kesehatan Lingkungan
Penyuluhan Depkes RI 2005. |
|
7
Dokumenterkait |
1. UndanganPertemuan, 2. SuratTugas, 3. NotulenPertemuan, 4. Buku
/ KegiatanIndividu. |
|
8
Distribusi |
1. Koordinator
Program Kesehatan Lingkungan, 2. Koordinator program lain yang terkait, 3. Pelaksana
program Kesehatan Lingkungan, |
9 Rekamanhistorisperubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulai diberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program KESLING |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
Daftar Tilik |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
TB |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program Kesehatan Lingkungan |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Kesehatan Lingkungan
mengadakan pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicaarakan
didalam pertemuan lintas program? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Kesehatan Lingkungan menentukan program mana yang akan
diundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program
Kesehatan Lingkungan yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta
tandatangan kepada koordinator program Kesehatan Lingkungan? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program
Kesehatan Lingkungan menandatangani
surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program
Kesehatan Lingkungan yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan
informasi kepada koordinator program lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan
koordinator program Kesehatan
Lingkungan membuka dan memimpin
pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program
Kesehatan Lingkungan memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk
menyampaikan hal –hal yang akan dibicarak an ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program
Kesehatan Lingkungan membahasa apa yang disampaikan oleh program lain maupun
yang disampaikan programnya? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program
Kesehatan Lingkungan memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/
koodinator lain /yang mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah koordinator program Kesehatan
Lingkungan memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan
peran tugas dan wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana administrasi
/mencatat
pertemuan yang ditunjuk mencacat didalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana
administrasi/ notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program
Kesehatan Lingkungan menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan
? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program
Kesehatan Lingkungan menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan
melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing
dengan didokumentasikan pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
B.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima
undangan dari programlain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah kordinator dan
pelaksana program Kesehatan Lingkungan membicarakan surat undangan dan
menunjuk siapa yang ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana
/koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemua dan
surat tugas ? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana /koordinator mengikuti
pertemuan sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana
/koordiatormengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya
dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat dalam
proses pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta
tandatangan surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan apakah pelaksana melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan koordinator ,apakah koordinator danpelaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral,dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan
ada yang perlu ditindak lanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakahkoordinator dan pelaksana
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat di buku /
kegiatan individu ? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Gizi |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
SPO |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
1. Tujuan |
Sebagai panduan dalam
pertemuan lintas program Gizi demi efektifitas proses maupun hasil
pengelolaan program Gizi |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman mekanisme komunikasi dan koordinasi program Gizi Pelaksanaan
komunikasi dan koordinasi program Gizi harus mengikuti langkah-langkah yang
tertuang dalam SPO |
|
3.
Definisi |
v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi lintas program Gizi adalah komunikasi oleh
penanggung jawab program Gizi kepada pelaksana program Gizi serta lintas program
agar ada kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan program Gizi v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi dilaksanakan melalui pengarahan penanggung jawab
kepada pelaksana program Gizi maupun pertemuan lintas program v Komunikasi
dan koordinasi program Gizi dilaksanakan oleh pelaksana dan penanggung jawab program
Gizi v Komunikasi
dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan |
|
4. Prosedur |
A.
Sebagai Penyelenggara 1.
Koordinator dan pelaksana program
Gizi mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal – hal yang akan dibicarakan
didalam pertemuan lintas program. 2.
Koordinator dan pelaksana
progam menentukan program mana yang akan diundang 3.
Pelaksana progam yang
ditunjuk membuat surat undangan,
dan meminta tandatangan kepada koordinator progam Gizi 4.
Koordinator program Gizi menandatangani surat undangan. 5.
Pelaksana program Gizi yang
ditunjuk menyampaikan undangan / memberikan informasi kepada koordinator program
lain yang diundang. 6.
Pada hari pelaksanaan
pertemuan, koordinator program Gizi
membuka dan memimpin pertemuan. 7.
Koordinator program Gizi
memberikan waktu kepada pelaksana yang ditunjuk untuk menyampaikan hal –
hal yang akan dibicarakan. 8.
Koordinator programGizi
memberikan kesempatan kepada peserta pertemua / koordiator lain / yang mewakili. 9.
Koordinator program Gizi membahas apa yang disampaikan
oleh program lain maupun yang disampaikan oleh programnya 10. Koordinator
program Gizi memimpin kesepakatan
bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran, tugas dan kewenangan masing
– masing. 11. Pelaksana
administrasi mencatat pertemuan didalam
notulen pertemuan. 12. Pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan. 13. Pelaksana
Administrasi / membacakan hasil pertemuan. 14. Koordinator programGizi
menandatangani surat tugas dari peserta rapat / pertemuan. 15. Koordinator programGizi
menutup pertemuan. 16. Peserta
pertemuan melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan kewenangan masing
– masing dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan individu. B.
Penyelenggaraan
oleh Program lain. 1. Koordinator program Gizi menerima undangan dari program lain. 2. Koordinator
dan pelaksana program Gizi membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa
yang ditugaskan ( bisa pelaksana maupun koordinator sendiri ) 3. Pelaksana
/ Koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan
dan surat tugas. 4. Pelaksana
/ Koordinator menghadiri pertemuan sesuai dengan undangan. 5. Pelaksana
/ Koordinator mengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal – hal yang ada
kaitannya dengan pembahasan pertemuan. 6. Pelaksana
/ Koordinator mencatat dalam proses pertemuan. 7. Pelaksana
/ Koordinator meminta tandatangan surat tugas yang dibawa. 8. Pemimpin
pertemuan menutup pertemuan. 9. Apabila
yang mengikuti pertemuan pelaksana melapor kepada koordinator. 10. Apabila
yang mengikuti pertemuan koordinator, koordinator dan pelaksana membahas
hasil pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian tugas apabila hasil
pertemuan ada yang perlu ditindak lanjuti. 11. Koordinator
dan pelaksana melakukan kegiiatan sesuai dengan tugas masing – masing dan
mencatat dibuku / kegiatan individu. |
|
5 Diagram
Alir |
|
|
6
Referensi |
·
Program Gizi Penyuluhan
Depkes RI 2005. |
|
7
Dokumenterkait |
1. UndanganPertemuan, 2. SuratTugas, 3. NotulenPertemuan, 4. Buku
/ KegiatanIndividu. |
|
8
Distribusi |
1. Koordinator
Program Gizi 2. Koordinator program lain yang terkait ; 3. Pelaksana
program Gizi |
9 Rekamanhistorisperubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulai diberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Gizi |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
Daftar TIlik |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
TB |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program Gizi |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Gizi mengadakan
pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicaarakan didalam pertemuan
lintas program? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Gizi menentukan program mana yang akan diundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program Gizi
yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta tandatangan kepada
koordinator program Gizi? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program Gizi menandatangani surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program Gizi
yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan informasi kepada koordinator program
lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan
koordinator programGizi membuka dan memimpin pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program Gizi
memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk menyampaikan hal –hal
yang akan dibicarak an ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program Gizi
membahasapa yang disampaikan oleh program
lain maupun yang disampaikan programnya? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program Gizi
memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/ koodinator lain /yang
mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah koordinator program Gizi
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran tugas
dan wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana
administrasi /memcatat pertemuandidalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana
administrasi/ notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program Gizi
menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan ? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program Gizi
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan
melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing
dengan didokumentasikan pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
B.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima
undangan dari program lain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah kordinator dan
pelaksana program Gizi membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa yang
ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana
/koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemua dan
surat tugas ? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana /koordinator mengikuti
pertemuan sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana
/koordiatormengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya
dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat dalam
proses pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta
tandatangan surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan adalah
pelaksana,
melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan koordinator ,apakah koordinator danpelaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral,dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan
ada yang perlu ditindak lanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakahkoordinator dan pelaksana
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat di buku /
kegiatan individu ? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
…………………………………
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Promkes |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
SPO |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
1. Tujuan |
Sebagai panduan dalam
pertemuan lintas program Promkes demi efektifitas proses maupun hasil
pengelolaan program Promkes |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman mekanisme komunikasi dan koordinasi program Promkes Pelaksanaan
komunikasi dan koordinasi program Promkes harus mengikuti langkah-langkah
yang tertuang dalam SPO |
|
3. Definisi |
v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi lintas program Promkes adalah komunikasi oleh
penanggung jawab program Promkes kepada pelaksana program Promkes serta
lintas program agar ada kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan program
Promkes, v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi dilaksanakan melalui pengarahan penanggung jawab
kepada pelaksana program Promkes maupun pertemuan lintas program, v Komunikasi
dan koordinasi program Promkes dilaksanakan oleh pelaksana dan penanggung
jawab program Promkes v Komunikasi
dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan |
|
4. Prosedur |
A.
Sebagai Penyelenggara 1. Koordinator
dan pelaksana program Promkes mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal –
hal yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas program. 2. Koordinator
dan pelaksana progam menentukan program mana yang akan diundang 3. Pelaksana
progam yang ditunjuk membuat surat undangan, dan meminta tandatangan kepada koordinator
progam Promkes 4. Koordinator programPromkes menandatangani surat undangan. 5. Pelaksana
program Promkes yang ditunjuk menyampaikan undangan / memberikan informasi
kepada koordinator program lain yang diundang. 6. Pada
hari pelaksanaan pertemuan, koordinator program Promkesmembuka dan memimpin
pertemuan. 7. Koordinator
program Promkes memberikan waktu kepada pelaksana yang ditunjuk untuk
menyampaikan hal – hal yang akan
dibicarakan. 8. Koordinator programPromkes memberikan kesempatan kepada peserta
pertemua / koordinator lain / yang mewakili. 9. Koordinator program Promkes membahas apa yang
disampaikan oleh program lain maupun yang disampaikan oleh program Promkes 10. Koordinator
program Promkes memimpin kesepakatan
bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran, tugas dan kewenangan masing
– masing. 11. Pelaksana
administrasi mencatat pertemuan
didalam notulen pertemuan. 12. Pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan. 13. Pelaksana
Administrasi / membacakan hasil pertemuan. 14. Koordinator programPromkes menandatangani surat tugas dari peserta
rapat / pertemuan. 15. Koordinator programPromkes menutup pertemuan. 16. Peserta
pertemuan melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan kewenangan masing
– masing dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan individu. B.
Penyelenggaraan
oleh Program lain. 1. Koordinator programPromkes menerima undangan dari program lain. 2. Koordinator
dan pelaksana program Promkes membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa
yang ditugaskan ( bisa pelaksana maupun koordinator sendiri ) 3. Pelaksana
/ Koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan
dan surat tugas. 4. Pelaksana
/ Koordinator menghadiri pertemuan sesuai dengan undangan. 5. Pelaksana
/ Koordinator mengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal – hal yang ada
kaitannya dengan pembahasan pertemuan. 6. Pelaksana
/ Koordinator mencatat dalam proses pertemuan. 7. Pelaksana
/ Koordinator meminta tandatangan surat tugas yang dibawa. 8. Pemimpin
pertemuan menutup pertemuan. 9. Apabila
yang mengikuti pertemuan adalah pelaksana, melapor kepada koordinator. 10. Apabila
yang mengikuti pertemuan koordinator, koordinator dan pelaksana membahas
hasil pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian tugas apabila hasil
pertemuan ada yang perlu ditindak lanjuti. 11. Koordinator
dan pelaksana melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing – masing dan
mencatat dibuku / kegiatan individu. |
|
5
Diagram Alir |
|
|
6
Referensi |
·
Program Promkes Penyuluhan
Depkes RI 2005. |
|
7
Dokumenterkait |
1. UndanganPertemuan, 2. SuratTugas, 3. NotulenPertemuan, 4. Buku
/ KegiatanIndividu. |
|
8
Distribusi |
1. Koordinator
Program Promkes 2. Koordinator program Promkes lain yang terkait ; 3. Pelaksana
program Promkes |
9 Rekamanhistorisperubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulai diberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Promkes |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
Daftar Tilik |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
TB |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program Promkes |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Promkes mengadakan
pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicaarakan didalam pertemuan
lintas program? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Promkes menentukan program mana yang akan diundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program Promkes
yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta tandatangan kepada
koordinator program Promkes? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program Promkes menandatangani surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program Promkes
yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan informasi kepada koordinator program
lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan
koordinator programPromkes membuka dan memimpin pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program Promkes
memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk menyampaikan hal –hal
yang akan dibicarak an ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program Promkes
membahasapa yang disampaikan oleh program
lain maupun yang disampaikan program Promkes? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program Promkes
memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/ koodinator lain /yang
mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah Koordinator program Promkes
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran tugas
dan wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana administrasi
/mencatat
pertemuan didalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana
administrasi/ notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program Promkes
menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan ? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program Promkes
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan
melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing
dengan didokumentasikan pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
C.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima
undangan dari programlain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah kordinator dan
pelaksana program Promkes membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa yang
ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana
/koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemua dan
surat tugas ? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana
/coordinator mengikuti pertemuan sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana
/koordiatormengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya
dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat dalam
proses pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta
tandatangan surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan apakah pelaksana melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan koordinator ,apakah koordinator danpelaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral,dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan
ada yang perlu ditindak lanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakahkoordinator dan pelaksana
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat di buku /
kegiatan individu ? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
…………………………………
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Imunisasi |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
SPO |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
1. Tujuan |
Sebagai panduan dalam
pertemuan lintas program Imunisasi demi efektifitas proses maupun hasil
pengelolaan program Imunisasi |
|
2. Kebijakan |
Sebagai
pedoman mekanisme komunikasi dan koordinasi program Imunisasi Pelaksanaan
komunikasi dan koordinasi program Imunisasi harus mengikuti langkah-langkah
yang tertuang dalam SPO |
|
3. Definisi |
v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi lintas program Imunisasi adalah komunikasi oleh
penanggung jawab program Imunisasi kepada pelaksana program Imunisasi serta
lintas program agar ada kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan
program Imunisasi v Mekanisme
komunikasi dan koordinasi dilaksanakan melalui pengarahan penanggung jawab
kepada pelaksana program Imunisasi maupun pertemuan lintas program v Komunikasi
dan koordinasi program Imunisasi dilaksanakan oleh pelaksana dan penanggung
jawab program Imunisasi v Komunikasi
dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan |
|
4. Prosedur |
A.
Sebagai Penyelenggara 1. Koordinator
dan pelaksana program Imunisasi mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal –
hal yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas program. 2. Koordinator
dan pelaksana progam menentukan program mana yang akan diundang 3. Pelaksana
progam yang ditunjuk membuat surat undangan, dan meminta tandatangan kepada koordinator
progam Imunisasi 4. Koordinator programImunisasi menandatangani surat undangan. 5. Pelaksana
program Imunisasi yang ditunjuk menyampaikan undangan / memberikan informasi
kepada koordinator program lain yang diundang. 6. Pada
hari pelaksanaan pertemuan, koordinator program Imunisasi membuka dan memimpin pertemuan. 7. Koordinator
program Imunisasi memberikan waktu kepada pelaksana yang ditunjuk untuk
menyampaikan hal – hal yang akan
dibicarakan. 8. Koordinator programImunisasi memberikan kesempatan kepada peserta
pertemua / koordiator lain / yang
mewakili. 9. Koordinator program Imunisasi membahas apa yang
disampaikan oleh program lain maupun yang disampaikan oleh program Imunisasi 10. Koordinator
program Imunisasi memimpin
kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran, tugas dan
kewenangan masing – masing. 11. Pelaksana
administrasi mencatat pertemuan didalam notulen pertemuan. 12. Pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan. 13. Pelaksana
Administrasi / membacakan hasil pertemuan. 14. Koordinator programImunisasi menandatangani surat tugas dari peserta
rapat / pertemuan. 15. Koordinator programImunisasi menutup pertemuan. 16. Peserta
pertemuan melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan kewenangan masing
– masing dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan individu. B.
Penyelenggaraan
oleh Program lain. 1. Koordinator programImunisasi menerima undangan dari programlain. 2. Koordinator
dan pelaksana program Imunisasi membicarakan surat undangan dan menunjuk
siapa yang ditugaskan ( bisa pelaksana maupun koordinator sendiri ) 3. Pelaksana
/ Koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemuan
dan surat tugas. 4. Pelaksana
/ Koordinator menghadiri pertemuan sesuai dengan undangan. 5. Pelaksana
/ Koordinator mengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal – hal yang ada
kaitannya dengan pembahasan pertemuan. 6. Pelaksana
/ Koordinator mencatat dalam proses pertemuan. 7. Pelaksana
/ Koordinator meminta tandatangan surat tugas yang dibawa. 8. Pemimpin
pertemuan menutup pertemuan. 9. Apabila
yang mengikuti pertemuan adalah pelaksana, melapor kepada koordinator. 10. Apabila
yang mengikuti pertemuan koordinator, koordinator dan pelaksana membahas
hasil pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian tugas apabila hasil
pertemuan ada yang perlu ditindak lanjuti. 11. Koordinator
dan pelaksana melakukan kegiiatan sesuai dengan tugas masing – masing dan
mencatat dibuku / kegiatan individu. |
|
10
Diagram Alir |
|
|
11
Referensi |
·
Program Imunisasi Penyuluhan
Depkes RI 2005. |
|
12
Dokumenterkait |
1. UndanganPertemuan, 2. SuratTugas, 3. NotulenPertemuan, 4. Buku
/ KegiatanIndividu. |
|
13
Distribusi |
1. Koordinator
Program Imunisasi 2. Koordinator program lain yang terkait ; 3. Pelaksana
program Imunisasi |
14 Rekamanhistorisperubahan.
|
No. |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl. Mulai diberlakukan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PEMERINTAH KOTA SURAKARTA |
Mekanisme Komunikasi dan Koordinasi
Program Imunisasi |
UPTD PUSKESMAS PAJANG |
|||
|
Daftar Tilik |
No.
Kode |
|
: |
||
|
Terbitan |
|
: |
|||
|
No.
Revisi |
|
: |
|||
|
Tgl.
berlaku |
|
: |
|||
|
Halaman |
|
: |
|||
|
Disyahkan oleh Kepala Puskesmas dr WAHYU INDIANTO NIP.19681118 200003 1 004 |
|||||
|
No. |
UraianKegiatan |
Ya |
Tidak |
TB |
|
|
A.
Penyelenggaraoleh
program Imunisasi KIA.KB |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Imunisasi
mengadakan pertemuan membicarakan hal-hal yang akan dibicaarakan
didalam pertemuan lintas program? |
|
|
|
|
2 |
Apakah koordinator dan
pelaksana program Imunisasi menentukan program mana yang akan diundang? |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana program Imunisasi
yang akan di tunjuk membuat surat undangan dan meminta tandatangan kepada
koordinator program Imunisasi? |
|
|
|
|
4 |
Apakah koordonator program Imunisasi menandatangani surat undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana program Imunisasi
yang ditunjuk menyampaikan undangan/ memberikan informasi kepada koordinator program
lain yang diundang? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pada hari pertemuan
koordinator programImunisasi membuka dan memimpin pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah koordinator program Imunisasi
memberikan waktu kepada pelaksana yang di tunjuk untuk menyampaikan hal –hal
yang akan dibicarakan ? |
|
|
|
|
8 |
Apakah koordonator program Imunisasi
membahasapa yang disampaikan oleh program
lain maupun yang disampaikan program Imunisasinya? |
|
|
|
|
9 |
Apakah koordinator program Imunisasi
memberikan kesempatan peserta peserta pertemuan/ koodinator lain /yang
mewakili ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah koordinator program Imunisasi
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian tugas sesuai dengan peran tugas
dan wewenang masing-masing? |
|
|
|
|
11 |
Apakah pelaksana administrasi
/mencatat
pertemuan yang ditunjuk mencacat didalam notulen pertemuan? |
|
|
|
|
12 |
Apakah pelaksana
administrasi meminta tandatangan peserta pertemuan? |
|
|
|
|
13 |
Apakah pelaksana
administrasi/ notulen membacakan hasil pertemuan ? |
|
|
|
|
14 |
Apakah koordinator program Imunisasi
menandatangani surat tugas dari peserta rapat /pertemuan ? |
|
|
|
|
15 |
Apakah koordinator program Imunisasi
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
16 |
Apakah peserta pertemuan
melakukan kegiatan sesuai dengan peran tugas dan wewenang masing –masing
dengan didokumentasikan pada buku /kegiatan individu? |
|
|
|
|
|
B.
Penyelenggaraanoleh
program lain |
|
|
|
|
1 |
Apakah koordinator menerima
undangan dari program Imunisasilain ? |
|
|
|
|
2 |
Apakah kordinator dan
pelaksana program Imunisasi membicarakan surat undangan dan menunjuk siapa
yang ditugaskan? (bisa pelaksana maupun Koordinator sendiri) |
|
|
|
|
3 |
Apakah pelaksana
/koordinator yang akan menghadiri pertemuan mempersiapkan materi pertemua dan
surat tugas ? |
|
|
|
|
4 |
Apakah pelaksana /koordinator mengikuti
pertemuan sesuai dengan undangan? |
|
|
|
|
5 |
Apakah pelaksana
/koordiatormengikuti pertemuan dengan menyampaikan hal-hal yang ada kaitannya
dengan pembahasan pertemuan? |
|
|
|
|
6 |
Apakah pelaksana /koordinator mencatat dalam
proses pertemuan? |
|
|
|
|
7 |
Apakah pelaksana / koordinator meminta
tandatangan surat tugas yang di bawa? |
|
|
|
|
8 |
Apakah pemimpin pertemuan
menutup pertemuan? |
|
|
|
|
9 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan adalah pelaksana, melapor kepada koordinator? |
|
|
|
|
10 |
Apabila yang mengikuti
pertemuan koordinator ,apakah koordinator danp elaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral,dan pembagian tugas apabila hasil pertemuan
ada yang perlu ditindak lanjuti? |
|
|
|
|
11 |
Apakahkoordinator dan pelaksana
melakukan kegiatan sesuai dengan tugas masing-masing dan mencatat di buku /
kegiatan individu ? |
|
|
|
|
|
JUMLAH |
|
|
|
CR =
…………………………………………........
OUTDITOR
No comments:
Post a Comment