MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B

 

 

PUSKESMAS DEPOK III

 

PEMBERIAN IMUNISASI  HEPATITIS B

 

 

SPO

No. Dokumen 

:

C/SPO/7.6.1.1/IMUN.07

Ditetapkan oleh

Kepala UPT  Pusat   Kesehatan

Masyarakat   Depok III

 

 

 

 

Toto Suharto, SKM, M.Kes

Penata Tk I, / IIId

NIP.196805121989031015

No. Revisi        

:

00

Tanggal Terbit

:

02-01-2015

Halaman 

:

1/2

PENGERTIAN

Upaya yang dilakukandengansengajamemberikankekebalanatauvaksin Hepatitis B padabayiatauanaksehinggaterhindardaripenyakit Hepatitis Pemberianimunisasibiasanyadilakuakndengancarainjeksi intra muskuler (pada area vastuslateralispahaluar)

 

TUJUAN

Memberipedomankepadapetugasdalammemberikan imunisasi  Hepatitis Bdengan maksud untuk pemberian kekebalan aktif terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B

KEBIJAKAN

SK Kepala Puskesmas Depok III Nomor 188/C/SK/15 Tentang Imunisasi

REFERENSI

ModulPelatihanVaksinBaruBagiPetugasPuskesmas

 

PROSEDUR

1.       Petugas menyiapkan ruang periksa dan peralatan tindakan imunisasi

2.       Petugas melakukan anamnesa

3.       Petugas melakukan pemeriksaan K/U, BB,PB,LKA dan Suhu

4.        Petugas menunda pemberian imunisasi, apabila ada demam melakukan rujukan internal pada pasien yang demam dan rujukan external pada anak dengan riwayat alergi dan kejang.

5.       Apabila kondisi baik dan tidak ada kontra indikasi, petugas melakukan langkah selanjutnya.

6.       Petugasmelakukan konseling tentang manfaat imunisasi BCG, cara penyuntikan, kemungkinan reaksi/efek samping setelah penyuntikan

7.       Petugasmelakukaninform concern

8.       Petugas mencuci tangan.

9.       Petugas mengocok vaksin terlebih dahulu sebelum digunakan agar suspensi menjadi homogen.

10.    Petugasmengaktifkan alat suntik PID ( prefilled injection device )sebelumdigunakan dengancara menekan pelindung ( penutup ) jarum ke pangkal agar jalan cairan antara wadah yang berisi vaksin dengan jarum terbuka.

11. Petugas menyiapkan posisi yang aman untuk bayi  ;

11.1          Petugas meletakkan bayi dengan posisi miring diatas pangkuan ibu dengan seluruh kaki telanjang.

11.2       Orang tua sebaiknya memegang kaki.

11.3       Petugas memegang paha dengan ibu jari dan jari telunjuk.

12. Petugas membersihkan daerah penyuntikan dengan kapas air matang.

13. Petugas menyuntikan vaksin didaerah anterolateral paha kanan secara intra muskuler sampai isinya kosong

  1. Petugas menekan bekas suntikan dengan kapas air matang.
  2. Petugas membuang spuit dalam safety box tanpa melakukan recaping, kapas dibuang di sampah medis.
  3. Petugas melihat reaksi KIPI syock anafilaksis dan apabila terjadi lakukan pertolongan pertama pada reaksi KIPI syock anafilaksis.
  4. Petugas membereskan alat.
  5. Petugas mencuci tangan.
  6. Petugas mencatat dan mendokumentasikan hasil pelayanan.

UNIT TERKAIT

KIA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER