KERANGKA ACUAN KEGIATAN
PERTEMUAN JEJARING INTERNAL TB HIV (PRM SATELIT) LKB SUFA
UPTD PUSKESMAS
PUCANGSAWIT
- Pendahuluan
TB
adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis). Sebagian besar
kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Sumber
penularan adalah pasien TB BTA positif. Pada waktu batuk atau bersin, pasien
menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Sekali batuk dapat
menghasilkan sekitar 3000 percikan dahak.
Dalam
penanggulangan TB menggunakan strategi DOTS sebagai salah satu intervensi
kesehatan yang paling efektif. Strategi DOTS memiliki 5 komponen, yaitu Komitmen politis, Pemeriksaan dahak mikroskopis yang
terjamin mutunya, Pengobatan jangka pendek yang standar bagi semua kasus TB
dengan tatalaksana kasus yang tepat, termasuk pengawasan langsung pengobatan,
Jaminan ketersediaan OAT yang bermutu, Sistem pencatatan dan pelaporan yang
mampu memberikan penilaian terhadap hasil pengobatan pasien dan kinerja program
secara keseluruhan.
- Latar Belakang
Salah satu komponen strategi DOTS yaitu pemeriksaan dahak
mikroskopis sangat diperlukan untuk meningkatkan penemuan kasus TB. Penemuan
kasus TB dapat ditingkatkan juga dengan cara melakukan pemeriksaan dahak pada
Orang Dengan HIV&AIDS (ODHA). Demikian juga sebaliknya, untuk pasien
positif TB dilakukan juga tes HIV, hal ini sering disebut kolaborasi TB HIV.
Untuk memperkuat penemuan kasus TB maupun HIV diperlukan jejaring internal
laboratorium PPM dan PRM yang terlibat dalam pemeriksaan TB HIV.
- Tujuan
a.
Umum
Meningkatkan penemuan kasus TB dan HIV
b.
Khusus.
- Meningkatkan kolaborasi program TB dan HIV
-
Untuk
meningkatkan jejaring internal laboratorium.
4.
Tata Nilai
Tata Nilai UPTD Puskesmas Pucangsawit,
yaitu :
SALAM CARE
- SALAM : salam, sopan, ramah
- C : Cermat
- A : Akurat
- R : Responsif
- E : Efektif
- Peran
lintas sektor dan lintas program
a. Kelurahan
Mendukung pelaksanaan
kegiatan dengan menggerakkan masyarakat
di wilayah kerja kelurahan masing-masing
b. TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan
Keluarga)
- Sebagai penggerak dan motivator serta contoh dalam
berperilaku hidup sehat di masyarakat
- Membantu puskesmas dalam mensosialisasikan kegiatan
c. FKK (Forum Kesehatan Kelurahan)
Mendukung
pelaksanaan kegiatan di wilayah kelurahan masing-masing
d. Program KIA
Menyediakan data ibu hamil
terkait Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak
- Kegiatan
a.
Pokok
Pertemuan Jejaring
Internal TB HIV (PRM Satelit) LKB SUFA
b.
Rincian
Kegiatan
Pertemuan Pertemuan Jejaring Internal TB HIV
(PRM Satelit) LKB SUFA dilaksanakan
diawali dengan melakukan rekapitulasi data kasus TB, suspek TB, HIV dan data
pendukung lainnya. Selanjutnya data tersebut dijadikan bahan yang akan
dipaparkan dalam pertemuan untuk didiskusikan pada pertemuan kemudian
dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut.
- Cara melaksanakan
kegiatan.
Pertemuan
- Sasaran
Petugas medis pada Jejaring
Internal TB-HIV
- Jadwal
pelaksanaan kegiatan
|
Kegiatan |
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan |
|||||||||||
|
Jan |
Feb |
Mrt |
Apr |
Mei |
Jun |
Jul |
Agt |
Sep |
Okt |
Nov |
Des |
|
|
Pertemuan
Jejaring Internal TB HIV (PRM Satelit) LKB SUFA |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
- Evaluasi pelaksanaan
kegiatan dan pelaporan
Evaluasi dilakukan oleh Penanggungjawab Program
dan Penanggungjawab UKM terhadap ketepatan pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi
disusun pada tiap akhir kegiatan dan dilaporkan setelah pelaksanaan kegiatan
kepada Kepala Puskesmas.
- Pencatatan, pelaporan
dan evaluasi kegiatan
Petugas harus membuat laporan kepada kepada Penanggungjawab UKM dan Kepala
Puskesmas setelah pelaksanaan kegiatan. Petugas harus melakukan evaluasi
keseluruhan kegiatan pada setiap tahapan kegiatan dan melaporkannya setelah
pelaksanaan kegiatan.
KEPALA
UPTD PUSKESMAS PUCANGSAWIT
DINAS
KESEHATAN KOTA SURAKARTA
BINTANG
SETYA NUSANTARA
No comments:
Post a Comment