|
102 Dinkes Kab Defgh |
VARICELLA
TANPA KOMPLIKASI |
Puskesmas Abcde |
|||
|
SOP |
Nomor |
: |
|||
|
Terbit ke |
: 01 |
||||
|
No.Revisi |
: 00 |
||||
|
Tgl.Diberlakukan |
: 2-01-2018 |
||||
|
Halaman |
: 1 / 2 |
||||
|
Ditetapkan
Kepala Puskesmas Abcde |
|
Kapus NIP. nipkapus |
|||
|
A. Pengertian |
Varicella merupakan infeksi akut primer oleh virus Varicella zoster yang
menyerang kulit dan mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit
polimorf, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh. Masa inkubasi 14-21 hari. Penularan melalui udara (air-borne) dan kontak
langsung. |
||||||
|
B. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien
dengan varicella |
||||||
|
C. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan
Klinis UPTD Puskesmas Abcde |
||||||
|
D. Referensi |
Keputusan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan
Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama |
||||||
|
E. Prosedur |
Hasil Anamnesis (Subjective) Keluhan Demam, malaise, dan nyeri kepala. Kemudian disusul
timbulnya lesi kulit berupa papul eritem yang dalam waktu beberapa jam
berubah menjadi vesikel. Biasanya disertai rasa gatal. Faktor Risiko 1. Anak-anak. 2. Riwayat
kontak dengan penderita varisela. 3. Keadaan
imunodefisiensi. Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Sederhana
(Objective) Pemeriksaan Fisik Tanda Patognomonis Erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam
waktu beberapa jam berubah menjadi vesikel. Bentuk vesikel ini khas berupa
tetesan embun (tear drops).
Vesikel akan menjadi
keruh dan kemudian menjadi krusta. Sementara proses
ini berlangsung, timbul lagi vesikel- vesikel baru yang menimbulkan gambaran
polimorfik khas untuk varisela. Penyebaran terjadi secara sentrifugal, serta
dapat menyerang selaput lendir mata, mulut, dan saluran napas atas. Pemeriksaan Penunjang Bila
diperlukan, pemeriksaan mikroskopis
dengan menemukan sel Tzanck yaitu sel datia berinti banyak. Penegakan Diagnosis (Assessment) Diagnosis Klinis Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan fisik. Diagnosis Banding 1. Variola 2. Herpes simpleks disseminata 3. Coxsackievirus 4. Rickettsialpox Komplikasi Pneumonia, ensefalitis, hepatitis, terutama terjadi
pada pasien dengan gangguan imun. Varisela
pada kehamilan berisiko
untuk menyebabkan infeksi intrauterin pada janin, menyebabkan sindrom
varisela kongenital. Penatalaksanaan Komprehensif (Plan) Penatalaksanaan 1. Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak
mengakibatkan pecahnya vesikel. Selain itu, dilakukan pemberian nutrisi TKTP,
istirahat dan mencegah kontak dengan orang lain. 2. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi.
Aspirin dihindari karena dapat menyebabkan Reye’s syndrome. 3. Losio kalamin dapat diberikan untuk mengurangi
gatal. 4. Pengobatan antivirus oral, antara lain: a. Asiklovir: dewasa 5 x 800 mg/hari, anak-anak 4 x
20 mg/kgBB (dosis maksimal 800 mg), atau b. Valasiklovir: dewasa 3 x 1000 mg/hari. Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif
diberikan pada 24 jam pertama setelah timbul lesi. Konseling dan Edukasi Edukasi bahwa varisella merupakan penyakit yang
self-limiting pada anak yang imunokompeten. Komplikasi yang ringan dapat
berupa infeksi bakteri sekunder. Oleh karena itu, pasien sebaiknya menjaga
kebersihan tubuh. Penderita sebaiknya dikarantina untuk mencegah penularan. Kriteria Rujukan 1. Terdapat gangguan imunitas 2. Mengalami komplikasi yang berat seperti
pneumonia, ensefalitis, dan hepatitis. Peralatan Lup Prognosis Prognosis pada pasien dengan imunokompeten adalah
bonam,sedangkan pada pasien dengan imunokompromais, prognosis menjadi dubia ad bonam. |
||||||
|
F. Diagram Alir |
menegakan
diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan Memberikan
tata laksana pada pasien sesuai hasil pemeriksaan menulis hasil
anamnesa, pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic melakukan
vital sign dan pemeriksaan fisik Melakukan anamnesis pada pasien menulis
diagnose pasien ke buku register. |
||||||
G. Unit Terkait |
Ruang Pemeriksaan Umum |
G. Rekaman Historis:
|
No |
Halaman |
Yang dirubah |
Perubahan |
Diberlakukan Tanggal |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment