MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 12, 2026

SOP SKROFULODERMA

 

110

 

 

 

 

 

Dinkes Kab Defgh

SKROFULODERMA

 

 

 

 

 

 

Puskesmas Abcde

 

SOP

Nomor

:

Terbit ke

: 01

No.Revisi

: 00

Tgl.Diberlakukan

: 2-01-2018

Halaman

: 1 / 2

Ditetapkan Kepala  Puskesmas Abcde

 

 

Kapus

NIP. nipkapus

 

A. Pengertian

Skrofuloderma adalah suatu bentuk reaktivasi infeksi tuberkulosis akibat penjalaran per kontinuitatum dari organ di bawah kulit seperti limfadenitis atau osteomielitis yang membentuk abses dingin dan melibatkan kulit di atasnya, kemudian pecah dan membentuk sinus di permukaan kulit.

B. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien dengan Skrofuloderma

C. Kebijakan

SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan Klinis UPTD Puskesmas Abcde

D. Referensi

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

E. Prosedur

Hasil Anamnesis (Subjective)

 

Keluhan

Skrofuloderma biasanya dimulai dengan pembesaran kelenjar getah bening tanpa tanda-tanda radang akut. Mula-mula hanya beberapa kelenjar diserang, lalu makin banyak sampai terjadi abses memecah dan menjadi fistel kemudian meluas menjadi ulkus. Jika penyakitnya telah menahun, maka didapatkan gambaran klinis yang lengkap.

 

Faktor Risiko

Sama dengan TB Paru

 

Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Sederhana (Objective)

 

Pemeriksaan Fisik

Lokasi        :  leher, ketiak, lipat paha

Efloresensi :  pembesaran kelenjar getah bening tanpa radang akut kecuali tumor dengan konsistensi bermacam-macam, periadenitis,abses  dan  fistel  multipel,  ulkus-ulkus khas, sikatriks-sikatriks yang memanjang dan tidak teratur serta jembatan kulit.

 

Pemeriksaan Penunjang

1.  Pemeriksaan dahak

2.  Pemeriksaan biakan Mycobacterium tuberculosis

 

Penegakan Diagnostik (Assessment)

Diagnosis Klinis

Penegakan diagnosis melalui hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

Diagnosis Banding

Limfosarkoma,     Limfoma     maligna,     Hidradenitis     supurativa, Limfogranuloma venerum

 

Komplikasi :-

 

Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)

 

Penatalaksanaan

Sama dengan TB Paru

 

Pengobatan sistemik: Sama dengan TB Paru

Rencana tindak lanjut:

 

Memantau kriteria penyembuhan skrofuloderma, antara lain:

1.  Semua fistel dan ulkus sudah menutup

2.  Seluruh kelenjar limfe sudah mengecil (< 1 cm, konsistensi keras)

3.  Sikatriks tidak eritematous

4.  Laju Endap Darah menurun

 

Konseling dan Edukasi

Sama dengan TB Paru

 

Peralatan

1.  Laboratorium sederhana untuk pemeriksaan laju endap darah dan pemeriksaan BTA

2.  Tes tuberkulin

 

Prognosis

Bonam

F. Diagram Alir

Memberikan tata laksana pada pasien sesuai hasil pemeriksaan

menulis hasil anamnesa, pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic

 

menegakan diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan

melakukan vital sign dan pemeriksaan fisik

Melakukan anamnesis pada pasien

 

 

 


menulis diagnose pasien ke buku register.

 

 

 


G. Unit Terkait

Ruang Pemeriksaan Umum

 

G. Rekaman Historis:

No

Halaman

Yang dirubah

Perubahan

Diberlakukan Tanggal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER