|
132 Dinkes Kab Defgh |
NAPKIN
ECZEMA |
Puskesmas Abcde |
|||
|
SOP |
Nomor |
: |
|||
|
Terbit ke |
: 01 |
||||
|
No.Revisi |
: 00 |
||||
|
Tgl.Diberlakukan |
: 2-01-2018 |
||||
|
Halaman |
: 1 / 2 |
||||
|
Ditetapkan
Kepala Puskesmas Abcde |
|
Kapus NIP. nipkapus |
|||
|
A. Pengertian |
Napkin eczema sering disebut juga dengan dermatitis popok atau diaper
rash adalah dermatitis di daerah genito-krural sesuai dengan tempat kontak
popok. Umumnya pada bayi pemakai popok dan juga orang dewasa yang sakit dan
memakai popok. Dermatitis ini merupakan salah satu dermatitis kontak iritan
akibat isi napkin (popok). |
||||||
|
B. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien
dengan napkin eczema |
||||||
|
C. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan
Klinis UPTD Puskesmas Abcde |
||||||
|
D. Referensi |
Keputusan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan
Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama |
||||||
|
E. Prosedur |
Hasil Anamnesis (Subjective) Keluhan Pasien datang dengan keluhan gatal dan bercak merah
berbatas tegas mengikuti bentuk popok yang berkontak, kadang-kadang basah dan
membentuk luka. Faktor Risiko 1. Popok
jarang diganti. 2. Kulit bayi
yang kering sebelum dipasang popok. 3. Riwayat
atopi diri dan keluarga. 4. Riwayat
alergi terhadap bahan plastik dan kertas. Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Sederhana
(Objective) Pemeriksaan Fisik Tanda patognomonis 1. Makula
eritematosa berbatas agak tegas (bentuk mengikuti bentuk popok yang
berkontak) 2. Papul 3. Vesikel 4. Erosi 5. Ekskoriasi 6. Infiltran
dan ulkus bila parah 7. Plak
eritematosa (merah cerah), membasah, kadang pustul, lesi satelit (bila
terinfeksi jamur). Pemeriksaan Penunjang Bila diduga terinfeksi jamur kandida, perlu
dilakukan pemeriksaanKOH atau Gram dari kelainan kulit yang basah. Penegakan Diagnostik (Assessment) Diagnosis Klinis Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan fisik. Diagnosis Banding 1. Penyakit
Letterer-Siwe 2.
Akrodermatitis enteropatika 3. Psoriasis
infersa 4. Eritrasma
Komplikasi Infeksi sekunder Penatalaksanaan Komprehensif (Plan) Penatalaksanaan 1. Untuk mengurangi gejala dan mencegah bertambah
beratnya lesi, perlu dilakukan hal berikut: a.Ganti
popok bayi lebih
sering, gunakan pelembab
sebelum memakaikan popok bayi. b. Dianjurkan
pemakaian popok sekali
pakai jenis highly absorbent. 2. Prinsip
pemberian farmakoterapi yaitu untuk menekan inflamasi dan mengatasi infeksi
kandida. a.Bila ringan: krim/salep bersifat protektif (zinc
oxide/pantenol) dipakai 2 kali sehari selama 1 minggu atau kortikosteroid
potensi lemah (hidrokortison salep
1-2,5%) dipakai 2
kali sehari selama 3-7 hari. b.Bila terinfeksi kandida: berikan antifungal
nistatin sistemik 1 kali sehari selama 7 hari atau derivat azol topikal
dikombinasi dengan zinc oxide diberikan 2 kali sehari selama 7 hari. Konseling dan Edukasi 1.Memberitahu keluarga mengenai penyebab dan menjaga
higiene kulit. 2.Mengajarkan cara penggunaan popok dan mengganti
secepatnya bila popok basah. 3. Mengganti popok sekali pakai bila kapasitas telah
penuh. Pemeriksaan Penunjang Lanjutan Biasanya tidak perlu dilakukan, hanya dilakukan
untuk mengekslusi diagnosis banding. Rencana Tindak Lanjut Bila gejala tidak menghilang setelah pengobatan
standar selama 1 minggu, dilakukan: 1. Pengobatan
dapat diulang 7 hari lagi. 2.
Pertimbangkan untuk pemeriksaan ulang KOH atau Gram. Kriteria Rujukan Bila
keluhan tidak membaik
setelah pengobatan standarselama 2 minggu. Peralatan Peralatan laboratorium untuk pemeriksaan KOH dan
Gram Prognosis Prognosis umumnya bonam dan dapat sembuh tanpa
komplikasi. |
||||||
|
F. Diagram Alir |
Memberikan
tata laksana pada pasien sesuai hasil pemeriksaan menulis hasil
anamnesa, pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic menegakan
diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan melakukan
vital sign dan pemeriksaan fisik Melakukan anamnesis pada pasien menulis
diagnose pasien ke buku register. |
||||||
G. Unit Terkait |
Ruang Pemeriksaan Umum |
G. Rekaman Historis:
|
No |
Halaman |
Yang dirubah |
Perubahan |
Diberlakukan Tanggal |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment