Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
IBU
HAMIL DENGAN IMS (INFEKSI MENULAR SEKSUAL) |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
:
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. MulaiBerlaku |
:
Januari
2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 1 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. Tutik Asmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Upaya mengatur tata cara
mengenal, menangani, melakukan rujukan
pada ibu hamil dengan IMS yaitu infeksi yang terjadi di vagina yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk penatalaksanaan ibu hamil dengan sifilis. |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
M. Moegni, Endy.
2013. BUKU SAKU PELAYANAN KESEHATN IBU
DI FASILITAS KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN. World Health Organization :
Jakarta |
|
5. Prosedur |
1.
Memberitahukan kepada ibu dan atau keluarga
tentang hasil pemeriksaan. 2.
Menjelaskan tentang tanda-tanda fisiologis dan
patologis kehamilan. 3.
Menjelaskan tentang pengaruh IMS pada kehamilan dan
bayi. 4.
Menganjurkan kepada ibu untuk melakukan ante
natal care secara teratur. 5.
Melakukan kolaborasi dengan dokter dalam
pengobatan. 6.
Melakukan rujukan ke klinik IMS. 7.
Melakukan dokumentasi hasil kegiatan. |
|
6. Unit Terkait |
Semua Unit Pelayanan |


No comments:
Post a Comment