MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 12, 2026

SOP COMMOND COLD

 

 

 

COMMOND COLD

 

 

 

 

 

 

Puskesmas

Abcde

 

SOP

Nomor

:440/C/VII/SOP/7/2018/00..

Terbit ke

:01

No.Revisi

:00

Tgl.Terbit

: 01/07/2018

Halaman

: 1 -1

Ditetapkan Kepala  Puskesmas Abcde

 

 

 

1.Pengertian

Commond cold termasuk infeksi saluran nafas atas, dengan gejala gangguan di hidung seperti pilek, hidung tersumbat dan bersin-bersin lebih menonjol ,dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri otot atau nyeri sendi, biasanya penyakit ini sembuh sendiri dalam 3-5 hari.Banyak macam virus penyebabnya , antara lain Rhinovirus, Coronavirus,Virus Influenza A dan B,Para influenza, Adenovirus, Enterovirus

2. Tujuan

Sebagai acuan petugas untuk menegakkan diagnosis dan penatalaksanaan commond cold.

3.  Kebijakan

Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor  .....tentang Pemberian Layanan Klinis.

4. Referensi

Permenkes No. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer.

5.Alat dan Bahan

1.Kartu rekam medis

2.Alat tulis

3.Tensimeter

4.Stetoskop

5.obat antasida

6.Prosedur

1.Petugas memanggil pasien sesuai dengan nomor antrian.

2.Petugas mengecek identitas pasien sesuai dengan kartu rekam medis pasien.

3.Petugas menjaga privasi pasien.

4.Petugas melakukan anamnesis ( keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat sekarang dahulu, riwayat alergi dan riwayat penyakit keluarga).

5.Petugas melakukan pemeriksaan vital sign yang diperlukan.

6.Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan/ yang sesuai.

7.Jika diperlukan petugas melakukan pemeriksaan penunjang.

8.Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosis berdasarkan  hasil anamnesa, pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan).

9.Petugas memberikan terapi sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan.

   Pengobatan simptomatis untuk menghilangkan gejala yang berat  atau mengganggu:

a.Analgetik/antipiretik

∙ Paracetamol:

∙ dosis dewasa: 500 mg tiap 6-8 jam

  dosis anak:10 mg/kgBB tiap 6-8 jam

 

∙ Ibuprofen:

∙ dosis dewasa: 200-400 mg tiap 6-8 jam

 ∙ dosis anak:

      1-6 bulan: 5 mg/kgBB tiap 6-8 jam

     6-12 bulan: 50mg/kgBB tiap 6-8 jam

      1-2 tahun: 50 mg tiap 6-8 jam

       2-7 tahun:100 mg tiap 6-8 jam

      >7 tahun: 200 mg tiap 6-8 jam

   ( maksimal 40 mg/kgBB/hari )

b.Nasal Dekongestan

∙ Efredin:

∙ dosis dewasa:10-30 mg tiap 8

Jam

∙ dosis anak: 0,2-0,4 mg/kgBB tiap 6-8 jam

c.Ekspetoran,Mukolitik

∙ Griseril Guaikolat

∙Ambroxol:

    dosis dewasa: 60-120 mg /hr dalam dosis terbagi (2-3)

   ∙ dosis anak:

    <2 tahun: 7,5 mg tiap 12 jam

     2-5 tahun: 7,5 mgtiap 8-12 jam

     6-12 tahun: 15 mg tiap 8-12 jam

c.Antibiotik,jika terjadi infeksi sekunder

∙ Amoksisilin:

   dosis dewasa: 250-500 mg tiap 8 jam atau 500-875 mg

   dosis anak:

    bayi< 3  bulan: maks 30mg/kgBB/hari tiap 12jam

    ≤10 tahun:125 -250 mg tiap 8 jam

  <40 kgBB: 20-40 mg/kgBB/hari tiap 8 jam

 

  Eritromisin:

     dosis dewasa: 250-500 mg tiap 6 jam atau 0,5-1 gr tiap 12 jam

      dosis anak:

       bayi: 12,5 mg/kg tiap 6 jam

      1-2 tahun : 125mg tiap 6 jam

      2-8 tahun: 250 mg tiap 6 jam

    >8 tahun: sama dengan dosis dewasa

 

10.Petugas memberikan edukasi kepada pasien:

    ∙ Anjuran untuk istirahat dan banyak minum

    ∙ Perbanyak buah dan sayuran

11.Jika ada indikasi petugas melakukan rujukan ke pelayanan kesehatan yang lebih tinggi (Rumah Sakit).

12.Petugas memberikan resep kepada pasien untuk diserahkan ke sub unit farmasi.

13.Petugas mendokumentasikan semua hasil anamnesi, pemeriksaan, diagnosa, terapi, rujukan yang telah dilakukan dalam rekam medis pasien.

14.Petugas menyerahkan rekam medis ke petugas simpus untuk dientery.

15.Petugas mendokumentasi hasil pemeriksaan, diagnosa dan terapi yang sudah tercatat dalam rekam medis ke data simpus.

7.Diagram Alir

 

8.Hal-hal yang perlu diperhatikan

 

9. Unit Terkait

1.Ruang Pemeriksaan Umum

2.Ruang Farmasi

3.Ruang Laboratorium

 

10.Dokumen Terkait

1.Kartu Rekam Medis

2.Buku Register

3.Formulir Rujukan

4.Simpus data

 

 

11. Rekaman Historis perubahan

 

No

 

Halaman

 

Yang dirubah

 

Perubahan

Diberlakukan Tgl.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment