KERANGKA
ACUAN PROGRAM P2
PAGUYUBAN TB
|
No.
Dokumen : No.
Revisi : Tanggal
Terbit : |
PUSKESMAS
KLATEN SELATAN
TAHUN
2016
A. LATAR BELAKANG
Di
Indonesia TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Jumlah penderita TB
di Indonesia menempati urutan ke-5 didunia setelah India,cina,nigeria dan
Afrika selatan.
Penatalaksanaan
TB meliputi penemuan pasien dan pengobatan yang dikelola dengan menggunakan
strategi DOTS ( Directly Observed Treatment short-course ) yang telah terbukti
sebagai strategi penanggulangan yang secara ekonomis paling efektif (
cost-effective ). Tujuan utama pengobatan pasien TB adalah menurunkan angka
kematian dan kesakitan serta mencegah penularan dengan cara menyembuhkan
pasien. Penatalaksanaan penyakit TB merupakan bagian dari surveilans
penyakit,tidak sekedar memastikan pasien menelan obat sampai dinyatakan sembuh
`tetapi juga berkaitan dengan pengelolaan sarana bantu yang dibutuhkan,petugas yang
terkait,pencatatan,pelaporan,evalusi kegiatan,dan rencana tindak lanjutnya.
Kegiatan
penemuan pasien terdiri dari penjaringan suspek, diagnosis, penentuan
klasifikasi penyakit dan tipe pasien.Penemuan pasien merupakan langkah pertama
dalam kegiatan penanggulangan TB. Penemuan
dan penyembuhan pasien TB menular secara bermakna akan dapat menurunkan
kesakitan dan kematian akibat TB,penularan TB dimasyarakat dan sekaligus
merupakan kegiatan pencegahan penularan TB yang paling efektif dimasyarakat.
Berdasarkan
hal tersebut diatas maka berbagai upaya dilakukan dalam rangka meningkatkan
cakupan penemuan TB BTA positif. Disamping aktif mengadakan penyuluhan di
masyarakat,Puskesmas Klaten Selatan beserta masyarakat membentuk sebuah perkumpulan masyarakat
peduli TB yang salah satu tujuanya yakni mencari suspek TB sebanyak – banyaknya
di masyarakat.
B.
TUJUAN
UMUM
: Menurunkan angka kesakitan dan
angka kematian penyakit TB dengan cara memutus kan
rantai penularan sehingga penyakit TB tidak lagi menjadi masalah kesehatan di
masyarakat
KHUSUS
:
a. Meningkat penemuan penderita TB dengan bta positive
secara dini
b. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan
penyakit TBC.
c. Mengontrol pola hidup dan cara minum obat
yang benar sesuai dengan standart mutu.
d. Mempermudah akses
pelayanan penderita TB untuk mendapatkan pelayanan yang
sesuai dengan standart mutu.
e. Sebagai tempat
berbagi pengalaman dan silaturohmi antar penderita dan mantan penderita
f. Menyebar luaskan
informasi tentang penyakit TBC. paru kepada keluarga penderita dan
masyarakat sekitarnya, sehingga bila ada penderita TBC baru segera
mendapat pengobatan.
C. PESERTA
Kader Tb dan mantan penderita TB Sejumlah 30 anggota
D. PENYELENGGARA
Puskesmas Klaten Selatan
E. PANITIA PENYELENGGARA
- Penanggung
jawab : drg. E. Dwi Atmanti Nuswantari
- Ketua : dr. Sri Suhartanti Agustriani
- Sekertaris
: Sri Maryanti
- Bendahara : Ika Nirmalasari
- Konsumsi
: Supriyati
F. TEMPAT PENYELENGGARAAN
Aula Puskesmas Klaten Selatan
G. WAKTU PENYELENGGARAAN
Paguyuban
TB di selenggarakan 3x dalam satu tahun
H. KEGIATAN
Ø Penyuluhan
kesehatan
Ø Laporan
kegiatan masing masing kader per desa
Ø Evaluasi
kegiatan
Ø Membantu petugas tb dalam melakukan pemeriksaan kontak
serumah
Ø Mengaktifkan jejaring internal antar anggota paguyuban
J. PENDANAAN
BOK Th.2013
M. HASIL
Notulen
O. PENUTUP
Demikian
kerangka acuan ini kami buat sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan
Paguyuban TB Waluyo Jati
|
|
|
|
Mengetahui Klaten,
Kepala
Puskesmas Klaten Selatan Pemegang Program TB
drg.
E. Dwi Atmanti Nuswantar
i Sri Maryanti NIP
:19630717 199303 2 002 NIP :19811412 200501 2 010
No comments:
Post a Comment