MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP PEMROSESAN PERALATAN BEKAS PAKAI

 

Puskesmas

Cangkringan

SPO

NO DOKUMEN : SPO-TND-26

TGL TERBIT      : 01-04-2014

PEMROSESAN  PERALATAN

BEKAS PAKAI

NOMOR REVISI : 00

HALAMAN          : 1/2

Dibuat oleh

Koordinator

R.Tindakan

 

 

 

Iwan Susanto,AMK

NIP. 19880617 201101 1 003

Disetujui Oleh

Management Representative

 

 

 

dr. Dyah Arum R

NIP. 19860512 201101 2 002

Disahkan Oleh

Ka. Pusk Cangkringan

 

 

 

 

Maryadi, SKM

NIP. 19640209 198511 1 001

 

RUANG LINGKUP

Prosedur ini berisi tahap-tahap cara pemrosesan peralatan bekas pakai.

TUJUAN

Untuk menurunkan penularan penyakit dari instrument dan alat lain.

KEBIJAKAN

  1. Berlaku untuk semua alat/instrumen kotor , sarung tangan bedah yang akan digunakan .     
  2. Dekontaminasi Tingkat Tinggi dilakukan apabila alat sterilisator kering sedang di kalibrasi atau rusak.           

PETUGAS

1    Medis                    

2.   Paramedis                            

PROSEDUR

     .

DEKONTAMINASI

Rendam dalam larutan klorin 0,5%

Selama 10 menit

 

CUCI DAN BILAS

Gunakan sabun dan sikat serta pakai pelindung/sarung tangan







 

 

 


                      Metode terbaik                              Metode alternatif

                      STERILISASI                              DESINFEKSI TINGKAT TINGGI

Kimiawi rendam selama 20 menit

 

Rebus selama 20 menit

 

Oven 170ºC (340ºF) selama 60 mnt,

160ºC (320ºF) selama 120 mnt

 

Otoklaf tanpa bungkus 20 mnt

jika terbungkus 30 mnt

 
 

 

 

 

 

 









 

 

 


DINGINKAN

(pakai segera/simpan)

 

 

Desinfeksi Tingkat Tinggi ( DTT )

1.    DTT dengan merebus

1.1.     Seluruh alat harus terendam

1.2.     Mulai menghitung waktu saat air mulai mendidih

1.3.     Selalu merebus selama 20 menit dalam panci tertutup

1.4.     Jangan menambah apapun ke dalam air mendidih

1.5.     Pakai alat tersebut sesegera mungkin atau simpan dalam wadah tertutup dan kering yang telah di DTT. Simpan selama satu minggu





 

Puskesmas

Cangkringan

SPO

NO DOKUMEN : SPO-TND-26

TGL TERBIT      : 01-04-2014

 

PEMROSESAN  PERALATAN

BEKAS PAKAI

NOMOR REVISI : 00

HALAMAN          : 2/2

 

PROSEDUR

 

2.    DTT dengan mengukus

2.1.        Selalu kukus selama 20 menit dalam kukusan

2.2.        Kecilkan api hingga air tetap mendidih.

2.3.        Waktu dihitung mulai saat keluarnya uap

2.4.        Jangan pakai lebih dari 3 panci uap

2.5.        Keringkan dalam panci tertutup atau kontainer DTT sebelum dipakai atau disimpan.

 

3.    DTT dengan Kimia

3.1.        Sejumlah desinfeksi kimia untuk desinfeksi tingkat tinggi:

3.1.1.   Klorin

3.1.2.   Formaldehid (Formalin)

3.1.3.   Glutaraldehid

3.2.        Langkah-langkah untuk DTT dengan kimia :

3.2.1.   Setelah di dekontaminasi, cuci dan bilas alat-alat hingga bersih, kemudian keringkan.

3.2.2.   Rendam semua alat dalam larutan disinfektan selama 20 menit

3.2.3.   Bilas dengan air yang telah direbus dan keringkan dengan dianginkan.

3.2.4.   Dapat disimpan selama 1 minggu dalam wadah kering dan tertutup yang telah di DTT.

3.2.5.   Untuk melakukan DTT pada wadah, rebus wadah tersebut (bila kecil)atau isi dengan larutan klorin 0,5% dan rendam selama 20 menit. Bilas sisi dalam wadah dengan air yang telah direbus. Keringkan dengan dianginkan sebelum digunakan.

 

REFERENSI

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, 2006

Ketrampilan dan Prosedur Keperawatan Dasar. STIKES Muhammadiyah Klaten 2006.

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER