MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Friday, March 20, 2026

911h FAILURE MODE & EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNIT PELAYANAN LOKET PENDAFTARAN UPTD PUSKESMAS SEPAUK

 


FAILURE MODE & EFFECT ANALYSIS (FMEA)

UNIT PELAYANAN LOKET PENDAFTARAN

UPTD PUSKESMAS SEPAUK

 

Unit Kerja

Loket Pendaftaran

Proses yang dianalisis

SOP Alur Pendaftaran Pasien

TIM FMEA

Nama

Peran

Ketua

dr. March F.J.L Tobing

Melakukan koordinasi dalam pelaksanaan FMEA

Anggota

dr. Rahendra Wijaya

Melakukan FMEA

 

drg. Rizkia Kurnianingrum

Melakukan FMEA

 

Karolina

Melakukan FMEA

 

Emi J, Amd. Kep

Melakukan FMEA

Notulen

Erningtyas V.G, Amd. Kep

Mencatat proses FMEA

 

 

 

 

 

I.               Alur Proses yang akan dianalisis:

A.    Kunjungan baru

1.     Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

2.     Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

3.     Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien.

4.     Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

5.     Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

6.     Petugas mengecap tanggal di form Rekam Medis.

7.     Petugas mengecap poli tujuan pasien.

8.     Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

9.     Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

10.  Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

B.    Kunjungan lama

1.     Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam.

2.     Petugas menanyakan kartu berobat pasien.

3.     Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran.

4.     Petugas mengambil Rekam Medis pasien sesuai dengan nomor kartu berobat.

5.     Petugas mengisi buku ekspedisi Rekam Medis.

6.     Petugas mengecap tanggal di form Rekam Medis.

7.     Petugas menanyakan poli tujuan pasien.

8.     Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

9.     Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

 

 

 

 

 

 

 

II.            Identifikasi Failure Mode:

No.

Tahapan Proses

Failure modes

1

Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

 

-

2

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lama di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

3

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

4

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

 

Kesalahan pemberian no. RM

5

Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

 

Kesalahan pencatatan identitas pasien

6

Petugas membubuhkan stempel tanggal di form Rekam Medis.

 

Tanggal tidak sesuai dengan tanggal waktu berobat

7

Petugas membubuhkan stempel  poli tujuan pasien.

 

Kesalahan poli tujuan

8

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

9

Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

 

-

10

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

 

 

 

 

III.          Tujuan Melakukan analisis FMEA:

1.     Untuk membuat SOP

2.     Untuk memperbaiki prosedur

3.     Untuk merubah desain

 

 

IV.          Identifikasi akibat jika terjadi failure mode untuk tiap-tiap failure mode:

No.

Tahapan Proses

Failure Mode

Akibat

1

Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

 

-

-

2

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lma di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Kepuasan pelanggan berkurang

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

3

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

4

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

 

Kesalahan pemberian no. RM

-       No. RM double

-       No. RM tidak berurutan

-       Salah identifikasi

5

Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

 

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

6

Petugas membubuhkan stempel tanggal di form Rekam Medis.

 

Tanggal tidak sesuai dengan tanggal waktu berobat

Salah saat mencatat laporan

7

Petugas membubuhkan stempel  poli tujuan pasien.

 

Kesalahan poli tujuan

RM tidak tepat sasaran

8

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

Kesulitan saat akan berobat lagi

9

Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

 

-

-

10

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

Pendapatan puskesmas berkurang

 

V.             Identifikasi kemungkinan penyebab dari tiap failure mode, dan upaya-upaya yang sudah dilakukan untuk mengatasi failure mode:

No.

Tahapan proses

Failure Mode

Akibat

Penyebab

Upaya yang telah dilakukan

1

Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

 

-

-

-

-

2

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lam di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Kepuasan pelanggan berkurang

 

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

Pasien tidak membawa identitas

Pasien menuliskan identitasnya pada secarik kertas

3

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

Petugas kurang teliti

Konfirmasi ulang kepada pasien

4

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

 

Kesalahan pemberian no. RM

Salah identifikasi

-  No. RM double

-  No. RM tidak berurutan

Mengecek no.urut RM

5

Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

 

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

Petugas kurang teliti

Kartu identitas pasien tertukar

Konfirmasi ulang kepada pasien

6

Petugas membubuhkan stempel tanggal di form Rekam Medis.

 

Tanggal tidak sesuai dengan tanggal waktu berobat

Salah saat mencatat laporan

Petugas kurang teliti

Petugas bekerja dengan teliti

7

Petugas membubuhkan stempel  poli tujuan pasien.

 

Kesalahan poli tujuan

RM tidak tepat sasaran

Waktu tunggu pelayanan jadi lebih lama

-Petugas kurang teliti

-Pasien tidak menyebutkan poli tujuan

Konfirmasi ulang kepada pasien

8

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

Kesulitan saat akan berobat lagi

Pasien banyak yang mengantri di depan loket

 

Mengingatkan kepada pasien, meminta pasien duduk dulu

9

Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

 

-

-

-

-

10

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

Pendapatan puskesmas berkurang

Pasien tidak mengetahui alur pelayanan

Mengingatkan pasien

 

VI.          Lakukan perhitungan RPN (Risk Priority Number), dengan menggunakan matriks sebagai berikut:

Tahapan Proses

Failure mode

Akibat

S (Severity)

Kemungkinan sebab

O (Occurrence)

Upaya kendali yang sudah dilakukan

D (Detectability)

RPN

Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

 

-

-

0

-

0

-

0

0

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lama di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Kepuasan pelanggan berkurang

 

 

Salah identifikasi

1

Pasien tidak membawa identitas

9

Pasien menuliskan identitasnya pada secarik kertas

2

18

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

3

Petugas kurang teliti

4

Konfirmasi ulang kepada pasien

2

24

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

 

Kesalahan pemberian no. RM

Salah identifikasi

3

-  No. RM double

-  No. RM tidak berurutan

4

Mengecek no.urut RM

2

24

Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

 

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

1

Petugas kurang teliti

Kartu identitas pasien tertukar

3

Konfirmasi ulang kepada pasien

3

9

Petugas membubuhkan stempel tanggal di form Rekam Medis.

 

Tanggal tidak sesuai dengan tanggal waktu berobat

Salah saat mencatat laporan

1

Petugas kurang teliti

1

Petugas bekerja dengan teliti

1

1

Petugas membubuhkan stempel  poli tujuan pasien.

 

Kesalahan poli tujuan

RM tidak tepat sasaran

Waktu tunggu pelayanan jadi lebih lama

2

-Petugas kurang teliti

-Pasien tidak menyebutkan poli tujuan

7

Konfirmasi ulang kepada pasien

1

14

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

Kesulitan saat akan berobat lagi

5

Pasien banyak yang mengantri di depan loket

 

3

Mengingatkan kepada pasien, meminta pasien duduk dulu

4

60

Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

 

-

-

0

-

0

-

0

0

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

Pendapatan puskesmas berkurang

2

Pasien tidak mengetahui alur pelayanan

3

Mengingatkan pasien /

6

36

 

 

 

VII.        Tetapkan threshold untuk memilih failure mode yang akan diselesaikan, dan tetapkan failure mode apa saja yang akan diselesaikan. (Gunakan Diagram Pareto)

No.

Failure Modes (urutkan dari RPN tertinggi ke terendah)

RPN

Kumulatif

Persentase kumulatif

Keterangan

1

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

60

60

31,9 %

 

2

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

36

96

51 %

 

3

Kesalahan pencatatan identitas pasien

24

120

63,8 %

 

4

Kesalahan pemberian no. RM

24

144

76,6 %

 

5

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Pasien lansi menungg lama d loket Antrian menjadi kacau

18

162

86 %

Titik potong pada persentase kumulatif 80 %

6

Kesalahan poli tujuan

14

178

94 %

 

7

Kesalahan pencatatan identitas pasien

9

187

99, %

 

8

Tanggal tidak sesuai dengan tanggal waktu berobat

1

188

100 %

 

 

 

VIII.      Rencana kegiatan/tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi failure mode

Tahapan Proses

Failure modes

Akibat

S

Kemungkinan sebab

O

Upaya kendali yang sudah dilakukan

D

RPN

Kegiatan yang direkomendasikan

Penaggung jawab

Waktu

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

Kesulitan saat akan berobat lagi

5

Pasien banyak yang mengantri di depan loket

 

3

Mengingatkan kepada pasien, meminta pasien duduk dulu

4

60

Meminta pasien bersabar menunggu

Membuat nomor antrian

Karolina

Sept 2017

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

Pendapatan puskesmas berkurang

2

Pasien tidak mengetahui alur pelayanan

3

Memasang Alur pelayanan

6

36

Membuat meja informasi

Erningtyas. VG., Amd.Kep

Sept 2017

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

3

Petugas kurang teliti

4

Konfirmasi ulang kepada pasien

2

24

 

Karolina

Sept 2017

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut

Kesalahan pemberian no. RM

Salah identifikasi

3

-  No. RM double

No. RM tidak berurutan

4

Mengecek no. Urut RM apakah sudah sesuai atau belum

2

24

Entry data harus selalu dengan komputer

Emi J., Amd.Kep

Sept 2017

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lama di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Antrian menjadi kacau

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

1

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

9

Pasien tidak membawa identitas

2

18

Memberikan blanko identitas untuk diisi oleh pasien

Karolina

Sept 2017

 

 

IX.          Pelaksanaan kegiatan dan evaluasi

Laksanakan kegiatan dan lakukan evaluasi dengan menghitung ulang RPN

Tahapan Proses

Failure modes

Akibat

S

Kemungkinan sebab

O

Upaya kendali yang sudah dilakukan

D

RPN

Kegiatan yang direkomendasikan

Penaggung jawab

Kegiatan yang dilakukan

S

O

D

RPN

Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

 

Kartu berobat tertukar dengan pasien lain

Kartu berobat tertinggal di meja pendaftaran

Kesulitan saat akan berobat lagi

5

Pasien banyak yang mengantri di depan loket

 

3

Mengingatkan kepada pasien, meminta pasien duduk dulu

4

60

Meminta pasien bersabar menunggu

Membuat nomor antrian

Karolina

Membuat nomor antrian

3

2

2

12

Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

Pasien tidak membayar uang pendaftaran

Pendapatan puskesmas berkurang

2

Pasien tidak mengetahui alur pelayanan

3

Memasang Alur pelayanan

6

36

Membuat meja informasi

Erningtyas. VG., Amd.Kep

Memasang alur pelayanan

1

2

4

8

Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Salah identifikasi

3

Petugas kurang teliti

4

Konfirmasi ulang kepada pasien

2

24

Penulisan identitas tidak di singkat

Karolina

Konfirmasi ulang dan penulisan identitas tidak disingkat

2

3

1

6

Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut

Kesalahan pemberian no. RM

Salah identifikasi

3

-  No. RM double

No. RM tidak berurutan

4

Mengecek no. Urut RM apakah sudah sesuai atau belum

2

24

Entry data harus selalu dengan komputer

Emi J., Amd.Kep

Mengecek no. Urut RM apakah sudah sesuai atau belum

2

3

1

6

Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

 

Waktu tunggu pendaftaran lebih lama jika pasien tidak membawa identitas

Pasien lansia menunggu lama di loket

Kesalahan pencatatan identitas pasien

Antrian menjadi kacau

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

1

Kepuasan pelanggan berkurang

Salah identifikasi

9

Pasien tidak membawa identitas

2

18

Memberikan blanko identitas untuk diisi oleh pasien

Karolina

Memberikan blanko identitas untuk diisi oleh pasien

1

5

1

5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

X.             SOP baru sesuai dengan hasil analisis dan pelaksanaan FMEA

A.    Kunjungan baru

1.      Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

2.      Petugas mempersilakan pasien mengambil no.antrian, pasien umum mengambil no.antrian warna putih, pasien prioritas (lansia) mengambil antrian warna biru.

3.      Petugas memanggil pasien sesuai nomor antrian, dimulai dari no. Antrian warna biru terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan nomor antriam warna putih setelah antrian biru habis.

4.      Petugas menanyakan kepada pasien apakah membawa kartu identitas berupa kartu keluarga,KTP, atau SIM, dan kartu asuransi ASKES,BPJS, atau kartu KIS.

5.      Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran pasien, menginput data ke  computer, dan membuat kartu indeks pasien.

6.      Petugas membuat kartu berobat sesuai no urut.

7.      Petugas mencatat identitas pasien di form Rekam Medis.

8.      Petugas mengecap tanggal di form Rekam Medis.

9.      Petugas mengecap poli tujuan pasien.

10.   Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

11.   Petugas memberi tahu kepada pasien setiap berobat kartu harus dibawa dan kartu berobat hanya berlaku untuk satu orang, kartu berobat tidak boleh sampai hilang. Bila berobat kembali kartu harus di bawa jika tidak membawa kartu berobat akan dilayani 1 jam kemudian.

12.   Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu.

 

B.    Kunjungan lama

1.     Petugas menyapa pasien dengan mengucapkan salam

2.     Petugas mempersilakan pasien mengambil no.antrian, pasien umum mengambil no.antrian warna putih, pasien prioritas (lansia) mengambil antrian warna biru.

3.     Petugas memanggil pasien sesuai nomor antrian, dimulai dari no. Antrian warna biru terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan nomor antriam warna putih setelah antrian biru habisPetugas menanyakan kartu berobat pasien.

4.     Petugas mencatat identitas pasien di buku register pendaftaran.

5.     Petugas mengambil Rekam Medis pasien sesuai dengan nomor kartu berobat.

6.     Petugas mengisi buku ekspedisi Rekam Medis.

7.     Petugas mengecap tanggal di form Rekam Medis.

8.     Petugas menanyakan poli tujuan pasien.

9.     Petugas menyerahkan kartu tanda berobat kepada pasien.

10.  Petugas mempersilakan pasien untuk membayar uang pendaftaran di kasir lalu mempersilakan pasien menunggu di ruang tunggu

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER