MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 5, 2026

723A SOP TRIASE

 

 

 

 

 

 

 

UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

TRIASE

Disahkan oleh Kepala Puskesmas Selomerto 1

 

 

 

 

Dr.SUMANTO

NIP. 196409092002121001

SPO

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi

:

Tgl. MulaiBerlaku

:  1 Mei 2013

Halaman

: 1/2

 

1.    Definisi

Triase (Triage) adalah Tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasar beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia

v Memilah korban berdasar:

a.     Beratnya cidera

b.     Besarnya kemungkinan untuk hidup

c.     Fasilitas yang ada / kemungkinan keberhasilan tindakan

v Triase tidak disertai tindakan

Triase dilakukan tidak lebih dari 60 detik/pasien dan setiap pertolongan harus dilakukan sesegera mungkin.

2.    Tujuan

v Tujuan triase pada musibah massal adalah bahwa dengan sumber daya yang minimal dapat menyelamatkan korban sebanyak mungkin.

3.    Kebijakan

SK Kepala Puskesmas No................ tentang Pelayanan Klinis

4.    Referensi

http://bencana-kesehatan.net

5.    Prosedur

a.     Petugas menerima pasien yang datang di UGD.

b.     Petugas melakukan anamnese

c.     Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya.

d.     Petugas memeriksa pasiendi luar ruang triase (di depan gedung IGD) apabila pasien lebih  dari 10 orang.

e.     Petugas memberikan kode warna menurut kegawatnnya  :

1)     Segera- Immediate (I)- MERAH. Pasien mengalami cedera mengancam jiwa yang kemungkinan besar dapat hidup bila ditolong segera. Misalnya : Tension pneumothorax, distress pernafasan (RR< 30x/mnt), perdarahan internal vasa besar dsb.

2)     Tunda-Delayed (II)-KUNING. Pasien memerlukan tindakan defintif tetapi tidak ada ancaman jiwa segera. Misalnya : Perdarahan laserasi terkontrol, fraktur tertutup pada ekstrimitas dengan perdarahan terkontrol, luka bakar <25% luas="" permukaan="" tubuh="" dsb="" br="">

3)     Minimal (III)-HIJAU. Pasien mendapat cedera minimal, dapat berjalan dan menolong diri sendiri atau mencari pertolongan. Misalnya : Laserasi minor, memar dan lecet, luka bakar superfisial.

4)     Expextant (0)-HITAM. Pasien menglami cedera mematikan dan akan meninggal meski mendapat pertolongan. Misalnya : Luka bakar derajat 3 hampir diseluruh tubuh, kerusakan organ vital, dsb

f.      Petugas memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah, kuning, hijau, hitam.

g.     Petugas langsung memberikan tindakan di ruang tindakan UGD apabila triase merah

h.     Petugas apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

i.      Petugas memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai ditangani.

j.      Petugas memindahkan pasien  dengan kategori triase hijau ke  rawat jalan

k.     Petugas memulangkan pasien yang sudah membaik.

l.      Petugas memindah pasien kategori triase hitam ke kamar jenazah.

6.    Diagram Alir

Text Box: Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannyaText Box: Petugas melakukan anamneseOval: Petugas menterima pasien yang datang di UGD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7. Hal-hal yang perlu diperhatikan

Observasi pasien terhadap reaksi tindakan

7.    DokumenTerkait

v  Resep,

v  Informconcent,

v  BlankoRujukan,

v  RM

8.    Distribusi

Seluruh unit-unit pelayanandantindakankesehatan

9.       RekamanHistorisPerubahan

 

NO

 

Yang Dirubah

Isi Perubahan

TglMulaiDiperlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

TRIASE

 

 

DAFTAR TILIK

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi

:

Tgl. MulaiBerlaku

:

Halaman

: 1/1

 

No

Langkah Kegiatan

Ya

Tidak

Tidak Berlaku

1

Apakah

Petugas menterima pasien yang datang di UGD?

 

 

 

2

Apakah

Petugas melakukan anamnese ?

 

 

 

3

Apakah

Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya?

 

 

 

4

Apakah

Petugas memeriksa pasien di luar ruang triase (di depan gedung IGD) apabila pasien lebih  dari 10 orang?

 

 

 

5

Apakah

Petugas memberikan kode warna menurut kegawatnnya ?

 

 

 

6

Apakah

Petugas memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah, kuning, hijau, hitam?

 

 

 

7

Apakah

Petugas langsung memberikan tindakan di ruang tindakan UGD apabila triase merah?

 

 

 

8

Apakah

Petugas apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk ke rumah sakit lain?

 

 

 

9

Apakah

Petugas memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai ditangani?

 

 

 

10

Apakah

Petugas memindahkan pasien  dengan kategori triase hijau ke  rawat jalan?

 

 

 

11

Apakah

Petugas memulangkan pasien yang sudah membaik?

 

 

 

12

Apakah

Petugas memindah pasien kategori triase hitam ke kamar jenazah?

 

 

 

                                                                                                               

CR       : …………………………%.

Selomerto,……………………..

 

Pelaksana / Auditor

 

 

 

 

(……………………..)

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Popular Posts