MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG
Showing posts with label 7023 Pasien darurat diprioritaskan. Show all posts
Showing posts with label 7023 Pasien darurat diprioritaskan. Show all posts

Thursday, March 5, 2026

723B NOTULEN SOSIALISASI TRIASE DAN RJP

 

NOTULEN SOSIALISASI TRIASE DAN RJP

 

Hari                 :Rabu

Tanggal           : 21 Oktober 2015

Jam                 :12.00

Tempat            :Aula puskesmas ngemplak 2

Acara               :          

1.     PEMBUKAAN

2.     PENYAMPAIAN MATERI

3.     PENUTUP

 

 

I.          PEMBUKAAN

Acara di buka dengan berdoa bersama di pimpin oleh Fasilitator

II.          PENYAMPAIAN MATERI

A.  TUJUAN PELATIHAN TRIASE

Meningkatkan pelayanan masyarakat dengan meningkatkan ketrampilan  Medis dan paramedis beserta semua pegawai di Puskesmas Ngemplak II.

PENGERTIAN TRIASE

TRIASE adalah pengelompokan korban yang berdasarkan atas berat ringan nya trauma/penyakit serta kecepatan penanganan/pemindahan,prioritas triase adalah penentuan mana yang harus didahulukan mengenai penanganan dan pemindahan yang mengacu tingka t ancaman jiwa yang timbul.

PASIEN TRAUMA DI BAGI DALAM BEBERAPA KATEGORI

1.     PASIEN GAWAT DARURAT

Pasien yang tiba tiba berada dalam keadaan gawat atau akan menjadi gawat dan terancam nyawanya atau anggota badannya yang bisa menimbulkan kecacatan permanen bila tidak segara di tolong.

2.     PASIEN GAWAT TIDAK DARURAT

Pasien berada dalam keadaan gawat tetapi tidak memerlukan tindakan darurat misalny pada kangker dengan stadium lanjut

3.     PASIEN DARURAT TIDAK GAWAT

Pasien akibat musibah yang datang tiba tiba tetapi tidak mengancam nyawadan anggota badannya,misal luka sayat dangkal.

4.     PASIEN TIDAK GAWAT TIDAK DARURAT

Misalnya pasien dengan ulcus tropium,TBC kulit,dan sebagainya

SISTEM PELEBELAN PADA TRIASE

1.     MERAH –Proritas pertama(IMMEDIATE)

2.     KUNING-Prioritas  ke dua (URGENT)

3.     HIJAU-Prioritas ke tiga(DELAYED)

4.     HITAM (DEAT)

Sistem pelebalan di puskesmas ngemplak II ,di ikatkan pada lengan penderita dengan pita .

 

B.  BHD ( BANTUAN HIDUP DASAR)

Adalah suatu usaha memberikan bantuan sirkulasi,beserta ventilasidan oksigenasi  tubuh secara efektif dan optimal sampai didapatkan kembali sirkulasi secara spontan atau tiba bantuan dengan peralatan yang lengkap untuk melaksanakan tindakan bantuan hidup lanjutan atau sampai pasien di nyatakan meninggal.

TAHAPAN PELAKSANAAN BHD

1.     CIRCULATION (Penilaian denyut nadi)

2.     AIRWAY(penilaian dan pembukaanjalan nafas)

3.     BREATHING ( pemberian nafas bantuan

LANGKAH LANGKAH BHD

1.     EVALUASI RESPON KORBAN

Dengan cara menepuk ,memanggil namanya jika kita tau,mencubit

2.     PANGGIL BANTUAN

Jika  anda mempunyai asisten, orang lain harus memanggil bantuan 118

3.     MEMPOSISIKAN PENDERITA

Segera setelan anda menentukan kesadaran dan mengaktifkan 118,pastikan bahwa  penderita    terbaring terlentang pada punggungnya di atas permukaan yang keras dan datar agar rjp efektif,  Lakukan pemeriksaan nadi karotis,

4.     KOMPRESI DADA (CHEST COMPRESSION)

a)    Posisi penolong berjongkok dengan lutut di samping korban sejajar dengan dada   korban

b)    Menentukan posisi tangan yang tepat untuk kompresi dada

c)     Pertahankan posisi head tilt,

d)    Letakka jari telunjuk di sebelah jari tengah

e)    Letakkan tumit telapak tangan di sebelah jari telunjuk

f)      Kaitkanjari tangan yang di atas pada tangan yang menempel pada sternum.jari tangan yang menempel pada sternum tidak boleh menyentuh dinding dada

 

g)    Luruskan dan kunci siku

h)    Bahu penolong di atas dada korban

i)      Gunakan berat badan anda untuk menekandada sedalam minimal 2 inchi(5cm) gerakan anda harus dari panggul.panggul sebagai titik tumpu

 

j)      Hitung compresi dada:

            1.2.3.4.5.6.7.8.9.10

            1.2.3.4.5.6.7.8.9.20

            1.2.3.4.5.6.7.8.9.30

k)     Lakuan kompresi minimal 100 kali /menit

l)      Lepasken tekana tangan pada strernum,namun jangan di angkat tangan anda.

m)   Rasio kompresi 30 kompresi:2 ventilasi

n)    Lakukan 5 siklus atau kurang lebih 2 menit

o)    Lakukan evaluasi cek nadi cek pernafasan

PRAKTEK BHD

Dengan di pandu oleh beberapa tenaga yang pernah di latih beberapa petugas puskesmas melakukan praktek RJP

C.  TANYA JAWAB

1.     Apa yang dimaksud dengan pemilahan pada TRIASE?

Jawaban     : yaitu menilai atau mengelompokkan korban berdasar berat ringannya   trauma atau penyakit serta kecepatan penanganan

2.     Apa perbedaan gawat darurat?

Jawaban   :

a)    Gawat darurat ,pasien yang tiba tiba berada dalam keadaan atau akan menjadi    gawat dan terancam nyawanya atau akan mennyebabkan cacat permanen

b)    Gawat tidak darurat;pasien berada dalam kondisi gawat tetapi tidak memerlukan tindakan darurat

c)     Darurat tidak gawat; musibah datang tiba tiba,tetapi tidak mengancam nyawa ,misalnya luka sayat dangkal.

 

   III.         PENUTUP

Setelah beberapa karyawan melakukan praktek RJP dengan benar dan tidak ada yang mengajukan pertanyaan lagi acara di tutup dengan berdoa bersama.

 

 

 

                                                            Ngemplak, 21 Oktober 2015

                                                                        Mengetahui

         Kepala puskesmas Ngemplak II

 

 

Drg.Isah Listiyani

   Nip.19680523 200604 2 001

 

 

723A SOP TRIASE

 

 

 

 

 

 

 

UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

TRIASE

Disahkan oleh Kepala Puskesmas Selomerto 1

 

 

 

 

Dr.SUMANTO

NIP. 196409092002121001

SPO

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi

:

Tgl. MulaiBerlaku

:  1 Mei 2013

Halaman

: 1/2

 

1.    Definisi

Triase (Triage) adalah Tindakan untuk memilah/mengelompokkan korban berdasar beratnya cidera, kemungkinan untuk hidup, dan keberhasilan tindakan berdasar sumber daya (SDM dan sarana) yang tersedia

v Memilah korban berdasar:

a.     Beratnya cidera

b.     Besarnya kemungkinan untuk hidup

c.     Fasilitas yang ada / kemungkinan keberhasilan tindakan

v Triase tidak disertai tindakan

Triase dilakukan tidak lebih dari 60 detik/pasien dan setiap pertolongan harus dilakukan sesegera mungkin.

2.    Tujuan

v Tujuan triase pada musibah massal adalah bahwa dengan sumber daya yang minimal dapat menyelamatkan korban sebanyak mungkin.

3.    Kebijakan

SK Kepala Puskesmas No................ tentang Pelayanan Klinis

4.    Referensi

http://bencana-kesehatan.net

5.    Prosedur

a.     Petugas menerima pasien yang datang di UGD.

b.     Petugas melakukan anamnese

c.     Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya.

d.     Petugas memeriksa pasiendi luar ruang triase (di depan gedung IGD) apabila pasien lebih  dari 10 orang.

e.     Petugas memberikan kode warna menurut kegawatnnya  :

1)     Segera- Immediate (I)- MERAH. Pasien mengalami cedera mengancam jiwa yang kemungkinan besar dapat hidup bila ditolong segera. Misalnya : Tension pneumothorax, distress pernafasan (RR< 30x/mnt), perdarahan internal vasa besar dsb.

2)     Tunda-Delayed (II)-KUNING. Pasien memerlukan tindakan defintif tetapi tidak ada ancaman jiwa segera. Misalnya : Perdarahan laserasi terkontrol, fraktur tertutup pada ekstrimitas dengan perdarahan terkontrol, luka bakar <25% luas="" permukaan="" tubuh="" dsb="" br="">

3)     Minimal (III)-HIJAU. Pasien mendapat cedera minimal, dapat berjalan dan menolong diri sendiri atau mencari pertolongan. Misalnya : Laserasi minor, memar dan lecet, luka bakar superfisial.

4)     Expextant (0)-HITAM. Pasien menglami cedera mematikan dan akan meninggal meski mendapat pertolongan. Misalnya : Luka bakar derajat 3 hampir diseluruh tubuh, kerusakan organ vital, dsb

f.      Petugas memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah, kuning, hijau, hitam.

g.     Petugas langsung memberikan tindakan di ruang tindakan UGD apabila triase merah

h.     Petugas apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

i.      Petugas memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai ditangani.

j.      Petugas memindahkan pasien  dengan kategori triase hijau ke  rawat jalan

k.     Petugas memulangkan pasien yang sudah membaik.

l.      Petugas memindah pasien kategori triase hitam ke kamar jenazah.

6.    Diagram Alir

Text Box: Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannyaText Box: Petugas melakukan anamneseOval: Petugas menterima pasien yang datang di UGD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7. Hal-hal yang perlu diperhatikan

Observasi pasien terhadap reaksi tindakan

7.    DokumenTerkait

v  Resep,

v  Informconcent,

v  BlankoRujukan,

v  RM

8.    Distribusi

Seluruh unit-unit pelayanandantindakankesehatan

9.       RekamanHistorisPerubahan

 

NO

 

Yang Dirubah

Isi Perubahan

TglMulaiDiperlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

TRIASE

 

 

DAFTAR TILIK

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi

:

Tgl. MulaiBerlaku

:

Halaman

: 1/1

 

No

Langkah Kegiatan

Ya

Tidak

Tidak Berlaku

1

Apakah

Petugas menterima pasien yang datang di UGD?

 

 

 

2

Apakah

Petugas melakukan anamnese ?

 

 

 

3

Apakah

Petugas memriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya?

 

 

 

4

Apakah

Petugas memeriksa pasien di luar ruang triase (di depan gedung IGD) apabila pasien lebih  dari 10 orang?

 

 

 

5

Apakah

Petugas memberikan kode warna menurut kegawatnnya ?

 

 

 

6

Apakah

Petugas memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah, kuning, hijau, hitam?

 

 

 

7

Apakah

Petugas langsung memberikan tindakan di ruang tindakan UGD apabila triase merah?

 

 

 

8

Apakah

Petugas apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk ke rumah sakit lain?

 

 

 

9

Apakah

Petugas memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai ditangani?

 

 

 

10

Apakah

Petugas memindahkan pasien  dengan kategori triase hijau ke  rawat jalan?

 

 

 

11

Apakah

Petugas memulangkan pasien yang sudah membaik?

 

 

 

12

Apakah

Petugas memindah pasien kategori triase hitam ke kamar jenazah?

 

 

 

                                                                                                               

CR       : …………………………%.

Selomerto,……………………..

 

Pelaksana / Auditor

 

 

 

 

(……………………..)

 

 

 

POSTINGAN POPULER