|
|
SOP Fisioterapi
pada Cervical Headache |
|
|||
|
SOP |
No. Dokumen |
: |
…………. |
||
|
No. Revisi |
: |
…………. |
|||
|
TanggalTerbit |
: |
………… |
|||
|
Halaman |
: |
……….. |
|||
|
PUSKESMAS KLATEN SELATAN |
|
. |
|||
|
1. Pengertian |
proses
fisioterapi yang diterapkan pada Cervical Head Ache |
||||||||||
|
2. Tujuan |
Melaksanakan
asuhan fisioterapi secara akurat, paripurna, efektif dan efisien dengan hasil
yang optimal |
||||||||||
|
3. Kebijakan |
Dalam melakukan tindakan Fisioterapi
pada frozen shoulder harus berdasarkan S.O.P yang tersedia. |
||||||||||
|
4. Referensi |
-Kepmenkes RI nomor 376/Menkes/SK/III/2007 -Guide Line SPO Fisioetrapi |
||||||||||
|
5. Alat & Bahan |
-Sinar Infra merah -Bantal -Babyoil |
||||||||||
|
6. Prosedur |
Anamnesis
-
Nyeri kepala satu sisi dan disertai kaku cervical - Nyeri meningkat pada posisi
menetap kepala atau gerak cervical tertentu dan berkurang bila disandarkan. -
Nyeri meningkat bila stress atau otot leher tegang. Inspeksi: -
Posisi leher forward head position atau deviasi Pelaksanaan
fisioterapi -Meminta
pasien berbaring nyaman dan relax -Dilakukan
tes gerak dan palpasi apakah ada ketegangan otot -Diberikan
tindakan penyinaran Infra merah selama 5-10 menit -Dilakukan
massage otot cervical dengan stroking dan eflurage 5 menit -Streching
pada hipertonus otot cervical pastikan pasien relax -Beri
kesempatan pasien istirahat sebentar -Meletakkan
alat dan cuci tangan -Pencatatan
hasil tindakan fisioterapi |
||||||||||
|
7. BaganAlir |
|
||||||||||
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan |
Tidak melakukan Tindakan fisioterapi pada
pasien dengan: -Hipertensi -Fraktur -TB tulang |
||||||||||
|
9. Unit Terkait |
a.BP b.KIA c.Pustu d.Polindes |
||||||||||
|
10. Dokumen
Terkait |
a. Buku register Pasien b. Status rekam medis pasien |
|
11Rekam
Historis Perubahan |
|

No comments:
Post a Comment