Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
IBU
HAMIL DENGAN GAWAT JANIN |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
:
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. MulaiBerlaku |
:
Januari 2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 1 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. Tutik Asmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Upaya untuk menangani dan melakukan rujukan pada
ibu hamil dengan gawat janin yaitu denyut jantung bayi yang frekuensinya
tidak teratur, intensitasnya cepat atau lambat. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk penatalaksanaan ibu hamil dengan gawat janin |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Kaslam, Pancho. 2012.
PEDOMAN PELAYANAN ANTENATAL TERPADU
EDISI KEDUA. KEMENTRIAN KESEHATAN RI : Jakarta. |
|
5. Prosedur |
1.
Memberitahukan hasil pemeriksaan kepada ibu dan
atau keluarga. 2.
Memberi KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi)
tentang tanda-tanda fisiologis dan patologis kehamilan. 3.
Menganjurkan ibu untuk beristirahat kurang lebih
5 sampai 10 menit untuk dilakukan pemeriksaan denyut jantung kembali. 4.
Apabila hasil pemeriksaan denyut jantung bayi
masih menunjukkan ketidak teratutan, kelambatan, atau kecepatan yang tinggi
maka dilakukan rujukan ke rumah sakit. 5.
Melakukan dokumentasi. |
|
6. Unit Terkait |
Semua Unit Pelayanan |


No comments:
Post a Comment