Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PENANGANAN VAKSIN SAAT
PELAYANAN |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
:
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. MulaiBerlaku |
:
Januari 2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 2 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. Tutik Asmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Cara memperlakukan vaksin yang dilakukan saat
pelayanan imunisasi. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk memperlakukan vaksin saat pelayanan
imunisasi |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Direktorat
Jenderal PP & PL Departemen Kesehatan RI. 2005. Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas. Departemen Kesehatan
RI : Jakarta |
|
5. Prosedur |
1.
Menyiapkan vaksin carrier yang sudah
dibersihkan, 4 buah cool pack
disusun mengelilingi termos, untuk menjaga suhu vaksin 2-8 derajat celcius. 2.
Membuka Cold Chain < 5 menit untuk mengambil vaksin yang disesuaikan
pemakaian rata-rata tiap hari pelayanan. 3.
Meletakkan vaksin dalam vaksin carrier yang sudah diberi cool pack dan termometer muller, kemudian ditutup dengan busa untuk menaruh vaksin yang akan dan telah digunakan
saat pelayanan. 4.
Menutup vaksin carrier dan selanjutnya dibawa ketempat pelayanan / ruang KIA
. 5.
Meletakkan vaksin carrier diatas meja dan
menghindari terkena sinar matahari langsung. 6.
Saat vaksin mulai dibuka atau dicampur dengan
pelarut, pada vaksin diberi tanggal dan jam. 7.
Di dalam vaksin carrier tidak boleh ada air yang
merendam vaksin. Ini untuk mencegah kontaminasi vaksin dari bakteri lain. 8.
Menggunakan vaksin yang telah dibuka dengan
ketentuan : 8.1. Vaksin
DPT/Hb/Hib, TT, DT, Td : 4 minggu 8.2. Vaksin Polio : 2 minggu. 8.3. Vaksin BCG : 3 jam. 8.4. Vaksin Campak
: 6 jam. 9.
Mengembalikan vaksin yang telah dibuka dengan
ketentuan : 9.1. Vaksin tidak
melewati tanggal kadaluarsa. 9.2. Vaksin
tidak pernah tercampur / terendam air. 9.3. VVM baik. 9.4. Tidak ada
perubahan fisik (Warna / mengendap). 9.5. Botol vaksin
diberi tanggal pemakaian. 9.6. Diletakkan
pada suhu 2–80C. 10. Kebijakan
setelah pemakaian di lapangan (Posyandu/SD) semua vaksin yang telah dipakai tidak
boleh dipakai lagi, Kecuali vaksin yang telah dibuka. Vaksin utuh diberi tanda dan dimasukkan lagi dan diprioritaskan segera dipakai pada pelayanan berikutnya. |
|
6. Unit Terkait |
KIA |


No comments:
Post a Comment