MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Monday, March 30, 2026

SOP PENANGANAN VAKSIN SAAT PELAYANAN

 


Dinas Kesehatan Kota Surakarta

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PENANGANAN VAKSIN SAAT PELAYANAN


 

UPTD Puskesmas Gajahan

No. Dokumen

:

No. Revisi

: 00

Tgl. MulaiBerlaku

:    Januari 2016

Halaman

: 1 / 2

DitetapkanOleh :

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan

 

dr. Tutik Asmi

NIP. 19730812 200501 2 013

1. Pengertian

Cara memperlakukan vaksin yang dilakukan saat pelayanan imunisasi.

2. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk memperlakukan vaksin saat pelayanan imunisasi

3. Kebijakan

SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ......

4. Referensi

Direktorat Jenderal PP & PL Departemen Kesehatan RI. 2005. Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas. Departemen Kesehatan RI : Jakarta

5. Prosedur

1.     Menyiapkan vaksin carrier yang sudah dibersihkan, 4 buah cool pack disusun mengelilingi termos, untuk menjaga suhu vaksin 2-8 derajat celcius.

2.    Membuka Cold Chain < 5 menit untuk mengambil vaksin yang disesuaikan pemakaian rata-rata tiap hari pelayanan.

3.    Meletakkan vaksin dalam vaksin carrier yang sudah diberi cool pack dan termometer muller, kemudian  ditutup dengan busa untuk menaruh vaksin yang akan dan telah digunakan saat pelayanan.

4.    Menutup vaksin carrier dan selanjutnya dibawa ketempat pelayanan / ruang KIA .

5.    Meletakkan vaksin carrier diatas meja dan menghindari terkena sinar matahari langsung.

6.    Saat vaksin mulai dibuka atau dicampur dengan pelarut, pada vaksin diberi tanggal dan jam.

7.    Di dalam vaksin carrier tidak boleh ada air yang merendam vaksin. Ini untuk mencegah kontaminasi vaksin dari bakteri lain.

8.    Menggunakan vaksin yang telah dibuka dengan ketentuan  :

8.1. Vaksin DPT/Hb/Hib, TT, DT, Td   : 4 minggu

8.2. Vaksin Polio                                 : 2 minggu.

8.3. Vaksin BCG                                 : 3 jam.

8.4. Vaksin Campak                            : 6 jam.

9.    Mengembalikan vaksin yang telah dibuka dengan ketentuan   :

9.1. Vaksin tidak melewati tanggal kadaluarsa.

9.2. Vaksin tidak pernah tercampur / terendam air.

9.3. VVM baik.

9.4. Tidak ada perubahan fisik (Warna / mengendap).

9.5. Botol vaksin diberi tanggal pemakaian.

9.6. Diletakkan pada suhu 2–80C.

10. Kebijakan setelah pemakaian di lapangan (Posyandu/SD) semua vaksin yang telah dipakai tidak boleh dipakai lagi, Kecuali vaksin yang telah dibuka.   Vaksin utuh diberi tanda dan dimasukkan lagi dan diprioritaskan segera dipakai pada pelayanan berikutnya.

6. Unit Terkait

KIA

 


 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER