MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Monday, March 30, 2026

SOP PENANGANAN VAKSIN JIKA LISTRIK PADAM

LOGO_KABUPATEN_KLATEN.png

PENANGANAN VAKSIN JIKA LISTRIK PADAM

logo-puskesmas.png

SOP

No. Dokumen

:

………….

No. Revisi

:

………….

Tanggal Terbit

:

…………

Halaman

:

………..

PUSKESMAS

KLATEN SELATAN

 

drg. E Dwi Atmanti Nuswantari

NIP. 19630717 199303 2 002



1.

Pengertian

mengatur penanganan vaksin jika listrik padam

2.

Tujuan

Suhu vaksin dapat dipertahankan antara 2°C – 8°C

 

3.

Kebijakan

 

4.

Referensi

1.  Modul pelatihan tenaga pelaksana imunisasi puskesmas tahun 2006

2.  Pelatihan safe injection departemen kesehatan RI dan PATH tahun 2005

3.  Peraturan Menteri Kesehatan RI no 42 tahun 2013 tentang Penyelenggarakan Imunisasi

5.

Alat dan            Bahan

1.      Alat

  1. Generator
  2. Termometer
  3. Grafik Suhu
  4. Cold Pack
  5. Cold Box

f.      Lemari Es Kompresi

2.      Bahan

6.

Langkah-langkah

Penanganan Listrik Padam < 24 jam :

A.    Dengan Generator :

1.      Jangan membuka lemari es

2.      Cari informasi ke PLN berapa lama listrik kembali normal.

3.      Hidupkan generator sesuai protap penggunaan generator.

4.      Amati suhu lemari es, pastikan suhu berada antara 2°C – 8°C 

5.      Jika suhu tidak dapat dipertahankan antara 2°C – 8°C, maka vaksin ditangani sesuai prosedur penanganan vaksin tanpa generator.

B.    Tanpa Generator

1.      Jangan membuka lemari es

2.      Cari informasi ke PLN berapa lama listrik kembali normal.

3.      Siapkan Cold Pack/batu es secukupnya

4.      Apabila Suhu mendekati 8°C , masukkan coldpack/batu es ke dalam lemari es/freezer. Lemari es pada saat itu berfungsi sebagai Cold Box.

Penanganan Listrik Padam > 24 jam :

C.   Dengan Generator :

1.      Jangan membuka lemari es

2.      Cari informasi ke PLN berapa lama listrik kembali normal.

3.      Hidupkan generator sesuai SPO penggunaan generator

4.      Amati suhu lemari es, pastikan suhu berada antara 2°C – 8°C 

5.      Jika suhu tidak dapat dipertahankan antara 2°C – 8°C, maka vaksin ditangani sesuai prosedur penanganan vaksin listrik padam > 24 jam tanpa generator.

D.   Tanpa Generator :

1.      Jangan membuka lemari es

2.      Cari informasi ke PLN berapa lama listrik kembali normal.

3.      Siapkan Cold Box.

4.      Siapkan Cold Pack ukuran sebanyak 12 buah.

5.      Tempatkan Cold Pack ke semua sisi  dalam ,bagian bawah dan atas cold box.

6.      Masukkan vaksin viral terlebih dahulu di bagian bawah dan sekeliling dalam cold box ( untuk penahan dingin ).

7.      Tempatkan vaksin Hepatitis B, DPT-HB, DPT-HB-HiB, TT dan DT ditengahnya.

8.      Letakkan termometer diantara vaksin.

9.      Tutup Cold Box dan berikan penguat dengan perekat isolasi untuk mencegah suhu dingin keluar.

Dengan cara ini suhu maksimal 8°C dapat dipertahankan selama 72 jam ( 3 Hari ) pada suhu udara 30 – 34 °C.

7.

Bagan Alir

Oval: LISTRIK PADAMALIR PENANGANAN VAKSIN

 

 

 

 

 

 

 

 


8.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan

a.  Menperhatikan  suhu lemari es pada suhu 2- 8 0C

 

9.

Unit Terkait

 

a.  Penangguang jawab  imunisasi

10.

Dokumen Terkait

Daftar tilik monitor mingguan

11.

Rekaman Histori Perubahan

 

No

Yang diubah

Isi Perubahan

Tanggal mulai diberlakukan

 

 

 

 


No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER