MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Monday, March 30, 2026

SOP KLINIK SANITASI PENDERITA PENYAKIT DBD DALAM GEDUNG

 

 

 

 

 


UPTD

PUSKESMAS

GARUNG

KLINIK SANITASI PENDERITA PENYAKIT DBD

 DALAM GEDUNG

 

Disahkan oleh Kepala UPTD Puskesmas Garung

 

 

Dr. Lilis Handayani U

NIP.196903102002122003

 

SPO

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

:

Halaman                      

:

1.   ujuan

Memberi solusi dari permasalahan pasien DBD  yang berhubungan denganperilaku dansanitasi lingkungan pemukiman

2.   Kebijakan

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan klinik sanitasi penderita penyakit DBD dalam gedung

3.   Ruang lingkup

Prosedur ini mengatur proses konsultasi pasien DBD di Klinik Sanitasi di Puskesmas Garung

4.   Definisi

v Klinik Sanitasi Penderita Penyakit DBD  Dalam Gedung adalah Konseling, bimbingan, penyuluhan untuk mengetahui dan membantu menemukan permasalahan lingkungan dan perilaku yang diduga berkaitan erat dengan Penyakit DBD  yang dilakukan di Klinik Sanitasi di Puskesmas

v Klinik Sanitasi Penderita Penyakit DBD Dalam Gedung dilaksanakan oleh petugas klinik sanitasi/sanitarian

5.   Prosedur

1.   Petugas menerima kartu rujukan status dari petugas poliklinik

2.   Petugas mempelajari diagnosa rujukan dari petugas poliklinik

3.   Petugas mempelajari catatan medik pasien

4.   Petugas mencatat nama penderita, jenis kelamin, umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit ke dalam buku register

5.   Petugas memanggil pasien

6.   Petugas melakukan wawancara dan identifikasi masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan formulir wawancara kasus DBD

7.   Petugas mencari dugaan penyebab penyakit dari hasil wawancara

8.   Petugas memberitahukan dugaan penyebab penyakit kepada pasien

9.   Petugas memberikan saran dan konseling yang mengarah kepada perilaku

10.       Petugas membuat kesepakatan jadwal pertemuan selanjutnya (bila diperlukan)

11.    Petugas melakukan kunjungan lapangan/rumah klien (bila diperlukan)

12.    Petugas mencatat semua hasil konsultasi di Buku Register

6.   Diagram Alir

 

Menerima kartu rujukan status

Mempelajari diagnosa rujukan

Mempelajari catatan medik

Mencatat identitas dan diagnosis

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                    

Memanggil pasien

Melakukan wawancara

 


                                 

 

Mencari dugaan penyebab penyakit

Memberitahukan dugaan penyebab penyakit

Memberikan saran dan konseling

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Apakah perlu tindak lanjut?

                                                        

 

Membuat jadwal pertemuan selanjutnya

 

                                                           YA

 


                                                                   

           

 


          TIDAK

Melakukan kunjungan lapangan/rumah

 

Mencatat semua hasil konsultasi

   

 

 

 

 


                                                                                            

7.   Referensi

Standar Prosedur Operasional Klinik Sanitasi Untuk Puskesmas, 2005

8.   Dokumen Terkait

1.   Register Klinik Sanitasi

2.   Panduan Wawancara Penyakit DBD

3.   Leaflet

4.   Kartu Rujukan Internal

5.   Kartu Status Sanitasi

9.   Distribusi

Semua program

10.           Rekaman historis perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


UPTD PUSKESMAS

SELOMERTO 1

KLINIK SANITASI PENDERITA PENYAKIT DBD

 DALAM GEDUNG

 

DAFTAR

TILIK

No. Kode

:

 

Terbitan

:

 

No. Revisi

:

 

Tgl. Mulai berlaku

:

 

Halaman

:

 

 

NO

KEGIATAN

YA

TIDAK

TIDAK BER

LAKU

1.

Apakah petugas menerima kartu rujukan status dari petugas poliklinik?

 

 

 

2.

Apakah petugas mempelajari diagnosa rujukan dari petugas poliklinik?

 

 

 

3.

Apakah petugas mempelajari catatan medik pasien?

 

 

 

4.

Apakah petugas mencatat nama penderita, jenis kelamin, umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit ke dalam buku register?

 

 

 

5.

Apakah petugas memanggil pasien?

 

 

 

6.

Apakah petugas melakukan wawancara dan identifikasi masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan formulir wawancara kasus DBD?

 

 

 

7.

Apakah petugas mencari dugaan penyebab penyakit dari hasil wawancara?

 

 

 

8.

Apakah petugas memberitahukan dugaan penyebab penyakit  kepada pasien?

 

 

 

9.

Apakah petugas memberikan saran dan konseling yang mengarah kepada perilaku?

 

 

 

10.

Apakah petugas membuat kesepakatan jadwal pertemuan selanjutnya (bila diperlukan)?

 

 

 

11.

Apakah petugas melakukan kunjungan lapangan/rumah klien (bila diperlukan)?

 

 

 

12.

Apakah petugas mencatat semua hasil konsultasi di Buku Register?

 

 

 

 

CR  =

  Selomerto,             2013

                                                                                                  Pelaksana /Auditor

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER