MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, March 28, 2026

SOP KLINIK SANITASI PENDERITA KASUS KERACUNAN MAKANAN DALAM GEDUNG

 

Akreditasi Puskesmas

 

 

 

 


UPTD

PUSKESMAS

GARUNG

KLINIK SANITASI PENDERITA KASUS KERACUNAN MAKANAN DALAM GEDUNG

 

Disahkan oleh Kepala UPTD Puskesmas

Garung

 

 

Dr. Lilis Handayani U

NIP.196903102002122003

 

 

SPO

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

:

Halaman                      

:

1.   Tujuan

Memberi solusi dari permasalahan pasien keracunan makanan yang berhubungan dengan penyimpanan, pengolahan dan sanitasi lingkungan

2.   Kebijakan

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan klinik sanitasi penderita kasus keracunan makanan dalam gedung

3.   Ruang lingkup

Mengatur proses konsultasi pasien keracunan makanan di klinik sanitasi di Puskesmas Garung

4.   Definisi

v Klinik Sanitasi Penderita Kasus Keracunan Makanan Dalam Gedung adalah Konseling, bimbingan, penyuluhan untuk mengetahui dan membantu menemukan permasalahan lingkungan dan perilaku yang diduga berkaitan erat dengan kasus keracunan makanan yang dilakukan di Klinik Sanitasi di Puskesmas

v Klinik Sanitasi Penderita Kasus Keracunan Makanan Dalam Gedung dilaksanakan oleh petugas klinik sanitasi/sanitarian

5.   Prosedur

1.   Petugas menerima kartu rujukan status dari petugas poliklinik

2.   Petugas mempelajari diagnosa rujukan dari petugas poliklinik

3.   Petugas mempelajari catatan medik pasien

4.   Petugas mencatat nama penderita, jenis kelamin, umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit ke dalam buku register

5.   Petugas memanggil pasien

6.   Petugas melakukan wawancara dan identifikasi masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan formulir wawancara kasus keracunan makanan

7.   Petugas mencari dugaan penyebab keracunan dari hasil wawancara

8.   Petugas memberitahukan dugaan penyebab keracunan kepada pasien

9.   Petugas memberikan saran dan konseling yang mengarah kepada perilaku

10.       Petugas membuat kesepakatan jadwal pertemuan selanjutnya (bila diperlukan)

11.    Petugas melakukan kunjungan lapangan/rumah klien (bila diperlukan)

12.    Petugas mencatat semua hasil konsultasi di Buku Register

6.   Diagram Alir

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                    

Memanggil pasien

 

Melakukan wawancara

 

 
 


                                 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Diamond: Apakah perlu tindak lanjut?                                                        

 

Membuat jadwal pertemuan selanjutnya

 

 
                                                           YA

 


                                                                   

           

 


          TIDAK

Melakukan kunjungan lapangan/rumah

 

 
Oval: Mencatat semua hasil konsultasi   

 

 

 

 


                                                                                           

7.   Referensi

Standar Prosedur Operasional Klinik Sanitasi Untuk Puskesmas, 2005

8.   Dokumen Terkait

1.   Register Klinik Sanitasi

2.   Panduan Wawancara Kasus Keracunan Pestisida

3.   Leaflet

4.   Kartu Rujukan Internal

5.   Kartu Status Sanitasi

9.   Distribusi

Semua program

10.           Rekaman historis perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


UPTD PUSKESMAS

SELOMERTO 1

KLINIK SANITASI PENDERITA KASUS KERACUNAN MAKANAN DALAM GEDUNG

 

DAFTAR

TILIK

No. Kode

:

 

Terbitan

:

 

No. Revisi

:

 

Tgl. Mulai berlaku

:

 

Halaman

:

 

NO

KEGIATAN

YA

TIDAK

TIDAK BER

LAKU

1.

Apakah petugas menerima kartu rujukan status dari petugas poliklinik?

 

 

 

2.

Apakah petugas mempelajari diagnosa rujukan dari petugas poliklinik?

 

 

 

3.

Apakah petugas mempelajari catatan medik pasien?

 

 

 

4.

Apakah petugas mencatat nama penderita, jenis kelamin, umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit ke dalam buku register?

 

 

 

5.

Apakah petugas memanggil pasien?

 

 

 

6.

Apakah petugas melakukan wawancara dan identifikasi masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan formulir wawancara kasus keracunan makanan?

 

 

 

7.

Apakah petugas mencari dugaan penyebab keracunan dari hasil wawancara?

 

 

 

8.

Apakah petugas memberitahukan dugaan penyebab keracunan  kepada pasien?

 

 

 

9.

Apakah petugas memberikan saran dan konseling yang mengarah kepada perilaku?

 

 

 

10.

Apakah petugas membuat kesepakatan jadwal pertemuan selanjutnya (bila diperlukan)?

 

 

 

11.

Apakah petugas melakukan kunjungan lapangan/rumah klien (bila diperlukan)?

 

 

 

12.

Apakah petugas mencatat semua hasil konsultasi di Buku Register?

 

 

 

 

CR  =

  Selomerto,             2013

                                                                                                  Pelaksana /Auditor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER