|
UPTD PUSKESMAS GARUNG |
KLINIK SANITASI PENDERITA KASUS KERACUNAN MAKANAN DALAM
GEDUNG |
Disahkan oleh Kepala UPTD Puskesmas
Garung Dr. Lilis Handayani U NIP.196903102002122003 |
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
SPO |
No.
Kode |
: |
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
Terbitan |
: |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
No. Revisi |
: |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Tgl.
Mulai Berlaku |
: |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Halaman |
: |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
1.
Tujuan |
Memberi solusi dari permasalahan pasien keracunan
makanan yang berhubungan dengan penyimpanan, pengolahan dan sanitasi
lingkungan |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.
Kebijakan |
Sebagai pedoman dalam pelaksanaan klinik sanitasi
penderita kasus keracunan makanan dalam gedung |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3.
Ruang lingkup |
Mengatur proses konsultasi pasien keracunan makanan di
klinik sanitasi di Puskesmas Garung |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. Definisi |
v Klinik Sanitasi Penderita Kasus Keracunan Makanan Dalam
Gedung adalah Konseling, bimbingan, penyuluhan untuk mengetahui dan membantu
menemukan permasalahan lingkungan dan perilaku yang diduga berkaitan erat
dengan kasus keracunan makanan yang dilakukan di Klinik Sanitasi di Puskesmas v Klinik Sanitasi Penderita Kasus Keracunan Makanan Dalam
Gedung
dilaksanakan oleh petugas klinik sanitasi/sanitarian |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5. Prosedur |
1.
Petugas menerima
kartu rujukan status dari petugas poliklinik 2.
Petugas mempelajari
diagnosa rujukan dari petugas poliklinik 3.
Petugas mempelajari
catatan medik pasien 4.
Petugas mencatat
nama penderita, jenis kelamin, umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit
ke dalam buku register 5.
Petugas memanggil
pasien 6.
Petugas melakukan
wawancara dan identifikasi masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan
formulir wawancara kasus keracunan makanan 7.
Petugas mencari dugaan
penyebab keracunan dari hasil wawancara 8.
Petugas memberitahukan
dugaan penyebab keracunan kepada pasien 9.
Petugas memberikan
saran dan konseling yang mengarah kepada perilaku 10.
Petugas membuat
kesepakatan jadwal pertemuan selanjutnya (bila diperlukan) 11.
Petugas melakukan
kunjungan lapangan/rumah klien (bila diperlukan) 12.
Petugas mencatat
semua hasil konsultasi di Buku Register |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6. Diagram
Alir |
Memanggil pasien Melakukan wawancara
Membuat jadwal pertemuan selanjutnya
TIDAK
Melakukan kunjungan
lapangan/rumah
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
7.
Referensi |
Standar Prosedur Operasional Klinik Sanitasi Untuk
Puskesmas, 2005 |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
8. Dokumen
Terkait |
1. Register
Klinik Sanitasi 2. Panduan
Wawancara Kasus Keracunan Pestisida 3. Leaflet 4. Kartu
Rujukan Internal 5. Kartu
Status Sanitasi |
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
9.
Distribusi |
Semua
program |
||||||||||||||||||||||||||||||||
10.
Rekaman historis
perubahan
|
No |
Yang
dirubah |
Isi
Perubahan |
Tgl
mulai diberlakukan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
UPTD PUSKESMAS SELOMERTO 1 |
KLINIK
SANITASI PENDERITA KASUS KERACUNAN MAKANAN DALAM GEDUNG |
||||||||||
|
DAFTAR TILIK |
No.
Kode |
: |
|
||||||||
|
Terbitan |
: |
|
|||||||||
|
No.
Revisi |
: |
|
|||||||||
|
Tgl.
Mulai berlaku |
: |
|
|||||||||
|
Halaman |
: |
|
|||||||||
|
NO |
KEGIATAN |
YA |
TIDAK |
TIDAK
BER LAKU |
|||||||
|
1. |
Apakah petugas menerima kartu rujukan status dari
petugas poliklinik? |
|
|
|
|||||||
|
2. |
Apakah petugas mempelajari diagnosa rujukan dari
petugas poliklinik? |
|
|
|
|||||||
|
3. |
Apakah petugas mempelajari catatan medik pasien? |
|
|
|
|||||||
|
4. |
Apakah petugas mencatat nama penderita, jenis kelamin,
umur, pekerjaan, alamat dan diagnosis penyakit ke dalam buku register? |
|
|
|
|||||||
|
5. |
Apakah petugas memanggil pasien? |
|
|
|
|||||||
|
6. |
Apakah petugas melakukan wawancara dan identifikasi
masalah kesehatan lingkungan sesuai dengan formulir wawancara kasus keracunan
makanan? |
|
|
|
|||||||
|
7. |
Apakah petugas mencari dugaan penyebab keracunan dari
hasil wawancara? |
|
|
|
|||||||
|
8. |
Apakah petugas memberitahukan dugaan penyebab keracunan kepada pasien? |
|
|
|
|||||||
|
9. |
Apakah petugas memberikan saran dan konseling yang
mengarah kepada perilaku? |
|
|
|
|||||||
|
10. |
Apakah petugas membuat kesepakatan jadwal pertemuan
selanjutnya (bila diperlukan)? |
|
|
|
|||||||
|
11. |
Apakah petugas melakukan kunjungan lapangan/rumah klien
(bila diperlukan)? |
|
|
|
|||||||
|
12. |
Apakah petugas mencatat semua hasil konsultasi di Buku
Register? |
|
|
|
|||||||
CR =
Selomerto, 2013
Pelaksana /Auditor







No comments:
Post a Comment