MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 12, 2026

SOP KANDIDIASIS MULUT

 

122

 

 

 

 

 

Dinkes Kab Defgh

KANDIDIASIS MULUT

 

 

 

 

 

 

Puskesmas Abcde

 

SOP

Nomor

:

Terbit ke

: 01

No.Revisi

: 00

Tgl.Diberlakukan

: 2-01-2018

Halaman

: 1 / 2

Ditetapkan Kepala  Puskesmas Abcde

 

 

Kapus

NIP. nipkapus

 

A. Pengertian

Kandidiasis mulut adalah penyakit infeksi jamur Candida albicans yang menyerang mukosa mulut

Infeksi Candida albicans ini menyerang kulit, mukosa maupun organ dalam, sedangkan pada bayi dapat terinfeksi melalui vagina saat dilahirkan, atau karena dot yang tidak steril

B. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien dengan kandidiasis mulut

C. Kebijakan

SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan Klinis UPTD Puskesmas Abcde

D. Referensi

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

E. Prosedur

Hasil Anamnesis (Subjective)

 

Keluhan:

Rasa gatal dan perih di mukosa mulut, rasa metal, dan daya kecap penderita yang berkurang

 

Faktor Risiko: imunodefisiensi

 

Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Sederhana (Objective)

 

Pemeriksaan Fisik

1.  Bercak merah, dengan maserasi di daerah sekitar mulut, di lipatan (intertriginosa) disertai  bercak merah yang terpisah di sekitarnya (satelit).

2. Guam atau oral thrush yang diselaputi pseudomembran pada mukosa mulut.

 

Pemeriksaan Penunjang

Sel ragi dapat dilihat di bawah mikroskop dalam pelarut KOH 10%

atau  pewarnaan Gram.

 

Penegakan Diagnostik (Assessment)

 

Diagnosis Klinis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang.

 

Diagnosis Banding

Peradangan mukosa mulut yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

 

Komplikasi

Diare karena kandidiasis saluran cerna.

 

Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)

 

Penatalaksanaan

1.  Memperbaiki status gizi dan menjaga kebersihan oral

2.  Kontrol penyakit predisposisinya

3.  Gentian  violet  1%  (dibuat  segar/baru)  atau  larutan  nistatin

100.000 – 200.000 IU/ml yang dioleskan 2 – 3 kali sehari selama 3 hari

 

Rencana Tindak Lanjut

1.  Dilakukan  skrining  pada  keluarga  dan  perbaikan  lingkungan keluarga untuk menjaga tetap bersih dan kering.

2.  Pasien kontrol kembali apabila dalam 3 hari tidak ada perbaikan

dengan obat anti jamur.

 

Kriteria Rujukan

Bila kandidiasis merupakan akibat dari penyakit lainnya, seperti HIV.

 

Peralatan

Peralatan laboratorium untuk pemeriksaan KOH

 

Prognosis

Prognosis pada pasien dengan imunokompeten umumnya bonam.

F. Diagram Alir

menegakan diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan

Memberikan tata laksana pada pasien sesuai hasil pemeriksaan

menulis hasil anamnesa, pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic

 

melakukan vital sign dan pemeriksaan fisik

Melakukan anamnesis pada pasien

 

 

 


menulis diagnose pasien ke buku register.

 

 

 


G. Unit Terkait

Ruang Pemeriksaan Umum

 

G. Rekaman Historis:

No

Halaman

Yang dirubah

Perubahan

Diberlakukan Tanggal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

No comments:

Post a Comment

Popular Posts