MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 12, 2026

SOP DISLIPIDEMIA

 

87

 

 

 

 

 

Dinkes Kab Defgh

DISLIPIDEMIA

 

 

 

 

 

 

Puskesmas Abcde

 

SOP

Nomor

:

Terbit ke

: 01

No.Revisi

: 00

Tgl.Diberlakukan

: 2-01-2018

Halaman

: 1 / 2

Ditetapkan Kepala  Puskesmas Abcde

 

 

Kapus

NIP. nipkapus

 

A. Pengertian

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunanfraksi lipid dalam darah. Beberapa kelainan fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan atau trigliserida, serta penurunan kolesterol HDL. Dislipidemia merupakan faktor risiko terjadinya aterosklerosis sehingga dapat menyebabkan stroke, Penyakit Jantung Koroner (PJK), Peripheral Arterial Disease (PAD), Sindroma Koroner Akut (SKA).

B. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien dengan Dislipidemia

C. Kebijakan

SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan Klinis UPTD Puskesmas Abcde

D. Referensi

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

E. Prosedur

1.    Petugas menerima pasien

2.    Petugas mengidentifikasi pasien

3.    Petugas menganamnesa pasien,apakah petugas merasa sering pusing,merasa badannya linu-linu,pasien merasa kegemukan,pasien merasa cepat lelah

4.    Petugas mencuci tangan 7 langkah

5.    Petugas memeriksa tanda-tanda vital pasien, tensi, suhu, nadi, pernafasan

6.    Petugas melakukan pemeriksaan fisik pasien,pemeriksaan antropometri  ( lngkar perut dan IMT/Indeks Massa Tubuh) dan tekanan darah.

Cara pengukuran IMT (kg/m2)=BB (kg) / TB2 (m)

7.    Petugas mengirimkan permintaan laboratorium pasien untuk dilakukan pemeriksaan kadar cholesterol total,kadar cholesterol LDL,kadar cholesterol HDL,dan Trigliserida

8.    Petugas membaca hasil laboratorium dimana terdapat semua atau salah satu hasil pemeriksaan yang tidak normal

9.    Petugas menegakkan diagnosa dengan anamnesa,pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang

10. Petugas melakukan terapi pada pasien

-       non farmakologis

 Modifikasi diet, latihan jasmani,pengelolaan berat badan

 Latihan fisik dilakukan selama 150 menit per minggu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pasien

-farmakologis

Terapi cairan, diberikan cairan RL/asering/D5 sesuai kebutuhan pasien

 Hipertrigliserida ,diberikan asam fibrat (gemfibrozil 2x 600   mg/hr,fenofibrat 1x 160 mg/hr

Hipercholesterolemia ,diberikan dengan golongan statin (simvastatin 10 mg ,1x1/hari malam hari)

11. Petugas memberikan resep kepada keluarga pasien untuk mengambil obat di apotek puskesmas

12. Petugas mencuci tangan 7 langkah

13. Petugas mendokumentasikan tindakan

 

F. Diagram Alir

Petugas mencuci tangan 7 langkah

 

Petugas memeriksa tanda-tanda vital pasien

Petugas melakukan pemeriksaan fisik pasien

Petugas mengirimkan permintaan laboratorium pasien

Petugas menegakkan diagnosa dengan anamnesa,pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang

Petugas melakukan terapi pada pasien

 

Petugas memberikan resep kepada keluarga pasien untuk mengambil obat di apotek puskesmas

Petugas membaca hasil laboratorium

Petugas mencuci tangan 7 langkah

 

Petugas menganamnesa pasien

Petugas mengidentifikasi pasien

Petugas menerima pasien

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                             

Petugas mendokumentasikan tindakan

 

 

 

 


G. Unit Terkait

Ruang Pemeriksaan Umum

 

G. Rekaman Historis:

No

Halaman

Yang dirubah

Perubahan

Diberlakukan Tanggal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

No comments:

Post a Comment