Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
DEMAM
BERDARAH DENGUE |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
: SOP-GJH-UKP-0068
|
||||||||
|
No. Revisi |
: 00 |
||||||||
|
Tgl. Mulai Berlaku |
: 6 Pebruari
2016 |
||||||||
|
Halaman |
: 1 / 2 |
||||||||
|
Ditetapkan Oleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. TutikAsmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Adalah penyakit menular
yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk |
|
2. Tujuan |
1. Menegakkan diagnosis
DBD 2. Melakukan tata laksana
yang cepat dan tepat. |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD
Puskesmas Gajahan No.440 / 006 / I / 2016,
tentang Pelayanan Klinis Yang Berorientasi Pada Pasien |
|
4. Referensi |
Permenkes RI No.5 Th
2014,tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer |
|
5. Prosedur |
1. Anamnesis: 1.1. Demam mendadak tanpa sebab yang
jelas,terus menerus selama 2-7 hari. 1.2. Lesu,nafsu makan turun,muntah. 1.3. Nyeri kepala,nyeri otot,nyeri
perut,diare atau konstipasi. 1.4. Perdarahan kulit/mimisan. 2. Pemeriksaan fisik: 2.1. Pemeriksaan keadaan
umum dan tanda-tanda vital(kesa- daran,tekanan darah,nadi,suhu). 2.2. Observasi kulit(pada daerah wajah,lengan,tungkai,dada, perut,paha)dan konjungtiva untuk mengetahui tanda per- darahan. 2.3. Penekanan pada ulu hati(epigastrium),adanya
rasa sakit/ Nyeri dapat disebabkan karena
adanya perdarahan di lambung. 2.4. Perabaan hati. 2.5. Uji tourniquet(Rupleleede).Uji
tourniquet positif bila ter- dapat 10 atau lebih petekie
pada seluas 1 inci persegi (2,5x2,5cm) di volar lengan bawah. 3.
Pemeriksaanlaboratorium: 3.1. Trombosit< 100.000/ul 3.2. Hemokensentrasi, dapat dilihat dari peningkatan
hema- tokrit> 20% 4. Tersangka DBD: 4.1. Demam tinggi mendadak tanpa sebab jelas,berlangsung Terus menerus selama
2-7 hari. 4.2. Disertai manifestasi perdarahan
(sekurang-kurangnya uji tourniquet positif)
dan atau trombositopenia (trombosit < 100.000 ul). 5. Klasifikasi derajad
DBD: 5.1. Derajad I : Demam disertai gejala klinis tidak khas,hanya uji tourniquet positif. 5.2. Derajad II : Gejala pada derajad I
ditambah perdarahan spontan. 5.3. Derajad III: Adanya kegagalan sirkulasi
yang ditandai de- yut nadi yang cepat dan
lemah, menyempit- nya tekanan nadi (<20
mmhg)atau hipotensi yang ditandai kulit dingin
dan lembab,gelisah. 6. Tata laksana tersangka
DBD(rawatjalan): 6.1. Adakah tanda kedaruratan: yaitu syok,muntah
terus mene- rus,kejang,kesadaran menurun,muntah
darah,berak darah. bila ada maka pasien perlu
dirujuk ke RS. 6.2. Apabila tidak ada tanda kedaruratan,periksa
uji tourniquet dan hitung trombosit. 6.2.1. Bilauji tourniquet
positifdantrombosit< 100.000 ul pasiendirujukke RS. 6.2.2. Bila uji tourniquet
negative dengan trombosit >100.000 ul atau normal,pasien
boleh pulang de- ngan pesan datang
kembali setiap hari sampai suhu turun.Anjurkan pasien banyak
minum.Beri anti pire- tik golongan parasetamol.Apabila
selama di rumah demam tidak turun pada sakit
hari ketiga evaluasi tanda klinis adakah tanda-tanda
syok(gelisah,akral dingin,sakit perut,berak
hitam,kencing berkurang). bila perlu periksa Hb,Hct
dan trombosit.Apabila ter- dapat tanda syok atau terdapat
peningkatan Hct dan atau penurunan trombosit
segera rujuk ke RS. |
|
6. Unit Terkait |
BP UMUM,IGD |


No comments:
Post a Comment