MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Thursday, March 12, 2026

SOP ART ( Atraumatic Restorative Treatment )

 

PUSKESMAS

SELOMERTO 01

ART ( Atraumatic Restorative Treatment )

 

 

S P O

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

:

Halaman                      

:

 

1.   Tujuan

Sebagai pedoman bagi dokter gigi dan perawat gigi dalam melakukan A.R.T

2.   Ruang lingkup

Instruksi kerja ini berlaku di Unit Klinik Gigi dan mulut UPT Puskesmas Selomerto 01

3.   Definisi

A.R.T adalah tindakan penanganan karies gigi  yang hanya menggunakan instrumen tangan saja dan ditambal dengan bahan adhesif yang melekat pada gigi.

4.   Prosedur

1.    Petugas mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan

2.       Petugas mempersiapkan sarana perlindungan diri, yaitu masker dan sarung tangan

3.       Petugas mengisolasi gigi dengan cotton roll. Daerah kerja dalam mulut harus tetap kering

4.       Petugas membersihkan permukaan gigi dari plak dengan cotton pellet basah

5.       Petugas mengeringkan permukaan gigi dengan cotton pellet

6.       Jika perlu petugas memperluas lubang masuk kavitas dengan hatchet

7.       Petugas membuang dentin yang terkena karies dengan excavator

8.       Petugas memecahkan email yang tipis dengan hatchet

9.       Petugas membersihkan kavitas dengan cotton pellet basah, kemudian mengeringkannya

10.    Petugas membuang jaringan karies dekat pulpa dengan hati-hati

11.    Petugas membersihkan kavitas dengan cotton pellet basah

12.    Petugas mengeringkan kavitas dengan cotton pellet

13.    Petugas membersihkan kavitas dan fissure dengan cotton pellet yang diberi dentin conditioner atau cairan glass ionomer yang diencerkan selama 10 – 15 detik

14.    Petugas segera mencuci kavitas dan fissur paling sedikit 2 kali dengan cotton pellet yang dibasahi dengan air steril

15.    Petugas mengeringkan kavitas dengan cotton pellet

16.    Petugas mengulangi tindakan 11 – 13 bila kavitas terkontaminasi saliva/ darah

17.    Petugas mengaduk bahan glass ionomer (20 – 30 detik)

18.    Petugas memasukkan adukan sedikit demi sedikit ke dalam kavitas dan fissur di sekitarnya menggunakan ujung tumpul dari carver. Untuk mendorong adukan ke tempat-tempat yang dalam/overhang digunakan excavator sendok

19.    Petugas mengulaskan vaselin pada bagian jari telunjuk dari sarung tangan yang dipakai

20.    Petugas meletakkan jari telunjuk pada bahan tambalan, menekan, dan setelah beberapa detik menggerakkan jari ke samping

21.    Petugas menghilangkan kelebihan glass ionomer dengan excavator

22.    Petugas menunggu 1 – 2 menit sampai bahan terasa keras sambil menjaga agar gigi tetap dalam keadaan kering

23.    Petugas memeriksa gigitan dengan kertas artikulasi, dan bila perlu menyesuaikan tinggi tambalan dengan carver

24.    Petugas mengulas lagi tambalan dengan vaselin

25.    Petugas melepaskan cotton roll

26.    Petugas meminta pasien untuk tidak makan apa-apa selama minimal 1 jam

 

 

5.   Diagram Alir

                                             

6.   Referensi

1.       Penatalaksanaan ART dalam Pengendalian Karies Gigi. Departemen Kesehatan RI. 1999

7.   Dokumen Terkait

1.       Prosedur Pelayanan Klinik Gigi dan mulut Rawat Jalan UPT Puskesmas Ponjong I

2.       Rekam Medis

3.       Register harian

8.   Distribusi

1.  Dokter gigi

2.  Perawat Gigi


 

9. Rekaman historis  perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


     

 

PUSKESMAS SELOMERTO 01

ART ( Atraumatic Restorative Treatment )

 

 

 

DAFTAR TILIK

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

:

Halaman                      

:

 

 

   No

                                                                                                                        Langkah Kegiatan

   Ya

  Tidak

TB

1

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

3.

 

 

 

 

4.

 

 

 

 

5.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment