|
|
ARTHRITIS |
Ditetapkan |
|
||
|
|
No. Kode |
|
KEPALA PUSKESMAS GEYER I |
||
|
Terbitan |
|
|
|||
|
SPO |
No. Revisi |
|
|
||
|
Tgl. Mulai berlaku |
|
|
|||
|
Puskesmas |
|
Halaman |
|
Dr. Agung Probo M, M.Si |
|
|
Geyer I |
|
|
NIP 19691007 200212 1 001 |
||
|
TUJUAN |
Penatalaksanaan Arthritis yang
tepat dapat mengurangi keluhan dan mempertahankan kualitas hidup penderita. |
|
KEBIJAKAN |
1.
KIE tentang pirai arthritis penting
untuk mencegah kekambuhan 2.
Pengobatan hanya untuk mengurangi proses
inflamasi, bukan untuk menyembuhkan 3.
Untuk menunjang terapi, bila perlu
pasien dianjurkan untuk konsultasi dengan petugas gizi. |
|
PENGERTIAN |
Arthritis Gout adalah suatu
gambaran sidrom klinis yang mempunyai gambaran khusus, yaitu Athritis akut |
|
PROSEDUR |
1.
Perawat memanggil pasien 2.
Perawat menyapa pasien dan atau keluarganya 3.
Perawat mempersilahkan pasien duduk 4.
Perawat menanyakan keluhan pasien 5.
Perawat melakukan anamnesa, meliputi : 5.1. Apakah
pasien mengalami nyeri persendian pada malam hari/ 5.2. Mulai
kapan pasien merasakan keluhan ? 5.3. Apakah
mengalami keluhan lain ? 6.
Perawat melakukan Vital Sign yang meliputi 6.1. Tekanan
Darah 6.2. Suhu
7.
Perawat mencatat hasil anamnesa dan vital sign di rekam
medis pasien 8.
Perawat memberikan catatan rekam medis kepada dokter 9.
Dokter memeriksa : 9.1. Melihat
Sendi bengkak, kemerahan, nyeri sendi saat disentuh 9.2. Melihat
hasil laborat asam urat tinggi 10. Dokter
mencatat hasil dan menuliskan resep di rekam medis pasien 11. Dokter
menulis obat di lembar resep : Untuk
hiperurisemia dapat diberi dosis awal : allopurinol 1x 100 mg/hr
maksimal selama 1minggu, dosis
dinaikkan bila asam urat tinggi maksimal 300 mg/hr 12. Dokter
menyarankan pasien untuk banyak minum dan diet rendah purin. 13. Dokter
memberikan resep kepada pasien 14. Dokter
mempersilahkan pasien untuk mengambil obat di Ruang Obat |
|
REFERENSI |
Buku Pedoman Pengobatan Dasar di
Puskesmas 2011 |
|
UNIT
TERKAIT |
1.
Pendaftaran 2.
Ruang Obat |
No comments:
Post a Comment