Dinkes Kab. Pekalongan |
ANESTESI LOKAL |
Puskesmas Tirto
I |
|
||||||
|
SOP |
Nomor |
:440/C/VII/SOP/7/2016/00.. |
|
||||||
|
Terbit ke |
:01 |
|
|||||||
|
No.Revisi |
:00 |
|
|||||||
|
Tgl.Terbit |
:01/07/2016 |
|
|||||||
|
Halaman |
: 1-1 |
|
|||||||
|
Ditetapkan Kepala Puskesmas Tirto I |
|
dr.Endah Winarti, M.Kes. NIP. 19670102 2002 12 2002 |
|||||||
|
1.Pengertian |
Anestesi lokal adalah tindakan
menghilangkan nyeri/sakit secara lokal tanpa disertai hilangnya
kesadaran. |
|
2.Tujuan |
Sebagai acuan
petugas untuk melakukan
tindakan anestesi lokal. |
|
3.Kebijakan |
Surat Keputusan
Puskesmas Nomor .... tentang Jenis-Jenis Pembedahan Minor Yang Dapat
Dilakukan Di Puskesmas. |
|
4.Referensi |
1.Chirs Tanto
et all. Kapita Selekta Kedokteran,
Edisi Keempat,Jilid Kedua.Penerbit
Media Aesculapius.FKUI.Jakarta. 2014. 2.Siregar M.B,
Bachsinar B. Atlas Berwarna dan
Dasar-Dasar Bedah Minor. Edisi 1 (Revisi).Widya Medika Jakarta. 1995. 3.William De
Jong et all. Buku Ajar Ilmu Bedah,
Edisi 3 EGC. Jakarta. 2005 |
|
5.Alat dan Bahan |
1.Lidocain 2% 2.Spuit 1ml
atau 3 ml 3.Kapas
alkohol 70 % / alkohol swarb 4.Larutan Iodin
Povidon 10 % 5.Sarung tangan 6.Kasa steril 7.Kartu rekam
medis 8.Alat tulis 9.Blangko
informed consent |
|
6.Prosedur |
1.Petugas mempersiapkan identitas pasien. 2.Petugas
memberitahukan pasien / keluarga atas tindakan yang akan dilakukan dengan pengisian lembar
persetujuan tindakan medis ( informed consent ). 3.Petugas
mempersilahkan pasien untuk posisi berbaring yang nyaman. 4.Petugas
membersihkan sekitar luka dengan antiseptik. 5.Petugas
memasukkanlidokain ke dalam spuit
jarum suntik. 6.Petugas
memasukkan jarum suntik menyusur kulit secara subkutan. 7.Petugas
melakukan aspirasi. 8.Petugas
menyuntikkan perlahan-lahan sambil mencabut jarum ,bila tidak masuk pembuluh
darah. 9.Petugas saat
mencabut jarum pada jarak tertentu, dilakukan aspirasi kembali dan
penyuntikkan , demikian seterusnya sampai daerah yang dimaksud selesai di
anestesi. 10.Petugas
melakukan pengurutan pada tempat yang telah dianestesi agar zat anestetik
merata sambil menunggu kerja obat. |
|
7.Diagram Alir |
|
|
8.Hal-hal yang
perlu diperhatikan |
1.Observasi pasien 2.lokasi anestesi 3.efek samping obat |
|
9.Unit Terkait |
1.Ruang
Pemeriksaan Umum 2.Ruang
Pemeriksaan Gigi 3.Ruang KIA-KB |
|
10.Dokumentasi
Terkait |
1.Kartu rekam
medis 2.Buku register 3.Simpus data |
11. Rekaman Historis perubahan
|
No |
Halaman |
Yang dirubah |
Perubahan |
Diberlakukan Tgl. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|


No comments:
Post a Comment