|
LOGO PEMDA |
PEMBERIAN NUTRISI PADA PASIEN RAWAT INAP |
|
||
|
SOP |
No. Dokumen |
: SOP/UKP/RJ/01 |
||
|
No. Revisi |
: 00 |
|||
|
Tanggal Terbit |
: 24/11/2019 |
|||
|
Halaman |
: 1/2 |
|||
|
Nama Puskesmas |
₯ |
Nama Ka Puskesmas NIP |
||
|
1.
DEFINISI |
Pemberian nutrisi pada pasien rawat inap adalah
penyediaan makanan atau zat gizi sesuai kebutuhan melalui pendidikan individu
meliputi jenis, frekuensi, modifikasi diet, pemberian enteral, suplemen (
oral suplemen maupun suplemen vitamin dan mineral ), suasana makan, dan
pengobatan terkait dengan gizi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.
TUJUAN |
Memudahkan dalam dokumentasi asuhan gizi dan
observasi atau penelitian dampak intervensi gizi terhadap diagnosis gizi yang
spesifik dan atau etiologinya baik di semua pasien atau masyarakat |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3.
KEBIJAKAN |
SK Kepala Puskesmas
No................ tentang Pelayanan Klinis |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
REFERENSI |
Buku Proses Asuhan Gizi Terstandar |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
PROSEDUR |
1. petugas menetapkan prioritas diagnosis gizi
berdasarkan kegawatan masalah, keamanan, dan kebutuhan pasien 2. petugas memilih tindakan yang berdampak pada
masalah berdasarkan penyebabnya, sesuai keinginan pasien 3. petugas melakukan tindakan sesuai dengan
pedoman atau kebijakan yang berlaku 4. petugas melakukan diskusi dengan pasien/klien
atau pengasuh 5. petugas merinci preskripsi diet dan
identifikasi strategi intervensi gizi tertentu 6. petugas menentukan target yang berfokus pada
pasien/ klien 7. petugas menetapkan waktu dan frekuensi asuhan
gizi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6.
DIAGRAM ALIR |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
7.
DOKUMEN TERKAIT |
·
Daftar menu ·
Leaflet diit pasien |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
8.
DISTRIBUSI |
·
Pasien ·
Petugas pemberi nutrisi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
9.
Rekaman Historis Perubahan
|
NO |
YANG DIRUBAH |
ISI PERUBAHAN |
TGL. MULAI DIBERLAKUKAN |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
ASUHAN GIZI |
|
|
DAFTAR TILIK |
No kode
: |
|
|
Terbitan
: |
||
|
No Revisi
: |
||
|
Tanggal mulai berlaku : |
||
|
Halaman
: |
||
UNIT
:
NAMA PETUGAS :
TANGGAL PELAKSANAAN :
|
NO |
URAIAN |
JAWABAN |
||
|
YA |
TIDAK |
TIDAK BERLAKU |
||
|
1 |
Petugas menetapkan prioritas diagnosis gizi
berdasarkan kegawatan masalah, keamanan, dan kebutuhan pasien |
|
|
|
|
2 |
Petugas memilih tindakan yang berdampak pada
masalah berdasarkan penyebabnya, sesuai keinginan pasien |
|
|
|
|
3 |
Petugas melakukan tindakan sesuai dengan pedoman
atau kebijakan yang berlaku |
|
|
|
|
4 |
Petugas melakukan
diskusi dengan pasien/klien atau pengasuh |
|
|
|
|
5 |
Petugas merinci
preskripsi diet dan identifikasi strategi intervensi gizi tertentu |
|
|
|
|
6 |
Petugas menentukan target yang berfokus pada
pasien/ klien |
|
|
|
|
7 |
Petugas menetapkan waktu dan frekuensi asuhan gizi |
|
|
|






No comments:
Post a Comment