|
PUSKESMAS WATUMALANG |
PENGAMBILAN
BENDA ASING DI HIDUNG |
Disahkan
oleh Kepala
Puskesmas dr. Dian
Hayu.N NIP.19780725
200801 2 018 |
|||
|
SPO |
No Kode |
: |
7.2.1.c |
||
|
Terbitan |
: |
|
|||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tgl. Mulai |
: |
|
|||
|
Berlaku |
: |
|
|||
|
Halaman |
: |
3 halaman |
|||
|
|
|||||
|
1.
Tujuan |
Mampu mengeluarkan benda asing di lubang
hidung bila pasien
kooperatif dan benda asing terlihat/ mudah terjangkau
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2.
Kebijakan |
Sebagai pedoman petugas dalam melakukan mengeluarkan benda asing di lubang
hidung pada
pasien. Pelaksanaan mengeluarkan
benda asing di lubang hidung harus mengikuti
langkah-langkah yang tetuang dalam SPO. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3.
Definisi |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4.
Prosedur |
1.
Petugas menjaga privasi
pelanggan 2.
Petugas mencuci tanagn
dan menggunakan alat pelindung diri 3.
Petugas menjelaskan
kepada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan 4.
Petugas melakukan
pemeriksaan, jika pasien tidak kooperatif atau benda asing tidak terlihat
atau sulit dijangkau, petugas merujuk pasien ke rumah sakit 5.
Petugas berusaha
mengeluarkan benda asing dengan hati – hati 6.
Petugas dapat
mengeluarkan benda asing yang permukaannya kasar dengan menggunakan forcep,
sementara benda yang permukaannya bulat dan licin dapat menggunakan pengait
yang ujungnya tumpul 7.
Tidak
dianjurkan mendorong ke nasofaring dengan tujuan agar masuk ke mulut karena
dapat terus masuk ke laring dan saluran nafas nafas, sehingga timbul sesak
nafas dan kegawatan 8.
Jika terdapat infeksi
hidung dan sinus, petugas mengkolaborasikan pemberian antibiotik sistemik selama 5 – 7 hari 9.
Petugas membersihkan
hidung pasien 10. Petugas
memperhatikan respon pasien 11. Petugas
merapikan pasien |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5.
Diagram Alir |
Petugas mencuci tanagn dan menggunakan alat pelindung diri jika pasien tidak kooperatif atau benda asing
tidak terlihat atau sulit dijangkau, jika pasien kooperatif atau benda asing terlihat dan memungkinkan untukdijangkau, Petugas dapat mengeluarkan benda asing yang permukaannya kasar
dengan menggunakan forcep, sementara benda yang permukaannya bulat dan
licin dapat menggunakan pengait yang ujungnya tumpul Petugas merujuk pasien Petugas membersihkan hidung pasien |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
6.
Referensi |
Departemen
Kesehatan RI, Dirjenyanmed, 1991, Prosedur
Perawatan Dasar Foundamentals
of Nursing, Keperawatan Medikal Bedah
Bruner and suddart, egc. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
7.
Dokumen terkait |
Buku
atau kartu status pelanggan, buku register unit pelayanan umum |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
8.
Distribusi |
Ruang
UGD, Rawat Inap |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
9.
Rekaman
historis perubahan
|
No |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl.mulai diberlakukan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PUSKESMAS WATUMALANG |
PENGAMBILAN
BENDA ASING DI HIDUNG |
Disahkan
oleh Kepala
Puskesmas dr. Dian
Hayu.N NIP.19780725
200801 2 018 |
|||
|
DAFTAR TILIK |
No Kode |
: |
7.2.1.c |
||
|
Terbitan |
: |
|
|||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tgl. Mulai |
: |
|
|||
|
Berlaku |
: |
|
|||
|
Halaman |
: |
3 halaman |
|||
Unit : ……………………..…………………………….........……………
Nama
Petugas : ……………………………………….........…………………..……
Tanggal
Pelaksanaan : …………………………………….........………………..…………
|
No |
Langkah
Kegiatan |
Ya |
Tidak |
T
B |
|
1.
|
Apakah petugas menjaga privasi pelanggan |
|
|
|
|
2.
|
Apakah petugas mencuci tanagn dan menggunakan
alat pelindung diri |
|
|
|
|
3.
|
Apakah petugas menjelaskan kepada pasien tentang
tindakan yang akan dilakukan |
|
|
|
|
4.
|
Apakah petugas melakukan pemeriksaan, jika
pasien tidak kooperatif atau benda asing tidak terlihat atau sulit dijangkau,
petugas merujuk pasien ke rumah sakit |
|
|
|
|
5.
|
Apakah petugas berusaha mengeluarkan benda asing
dengan hati – hati |
|
|
|
|
6.
|
Apakah petugas dapat mengeluarkan benda asing
yang permukaannya kasar dengan menggunakan forcep, sementara benda yang
permukaannya bulat dan licin dapat menggunakan pengait yang ujungnya tumpul |
|
|
|
|
7.
|
Apakah petugas tidak dianjurkan mendorong ke nasofaring dengan tujuan
agar masuk ke mulut karena dapat terus masuk ke laring dan saluran nafas
nafas, sehingga timbul sesak nafas dan kegawatan |
|
|
|
|
8.
|
Jika
terdapat infeksi hidung dan sinus, Apakah petugas mengkolaborasikan pemberian antibiotik sistemik selama 5 – 7 hari |
|
|
|
|
9.
|
Apakah petugas membersihkan hidung pasien |
|
|
|
|
10. |
Apakah petugas memperhatikan respon pasien |
|
|
|
|
11. |
Apakah petugas merapikan pasien |
|
|
|
|
Jumlah |
|
|
|
|
|
|
|
|||
Compliance rate (CR) : ..............%
………………………………..,…………..
Pelaksana / Auditor
……………………………...............
NIP:
…………………...................






No comments:
Post a Comment