MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, April 4, 2026

SOP FISIOTERAPI PADA INTERFERENTIAL THERAPY

 

 

 

 

 

 


Pemerintah

Kota Surakarta

SOP

FISIOTERAPI PADA INTERFERENTIAL THERAPY

 

 

 

 

UPTD Puskesmas

Pajang

No. Dokumen

: SOP.PJ.ADMEN. 001

No. Revisi

: 00

Tgl. Terbit

:

Halaman

: 1 / 3

Ditetapkan Oleh

Kepala UPTD Puskesmas Pajang

 

 

 

dr. Wahyu Indianto

NIP. 19681118 200003 1 004

1.  PENGERTIAN

1.1    Interferential therapy adalah metode pengobatan fisioterapi dengan menggunakan penggabungan 2 arus bolak-balik yang berfrekuensi menengah yang saling berinterferensi sehingga menghasilkan frekuensi baru.

2.  TUJUAN

2.1 Prosedur ini dibuat sebagai acuan bagi petugas dalam penerapan langkah-langkah bagi  fisioterapi untuk melaksanakan asuhan fisioterapi secara tepat, efektif, efisien dengan hasil yang optimal dengan modalitas interferential therapy.

 

3.  KEBIJAKAN

3.1 SK

 

4.  REFERENSI

4.1 Guideline SPO Fisioterapi, 2001

4.2 Dokumen World Confederation for Physical therapy (WCPT), 2007

 

5.  LANGKAH-LANGKAH PROSEDUR

5.1  Petugas menyiapkan alat.

5.2  Petugas melaksanakan assesment untuk mendapatkan masalah dan menentukan program agar interferential therapy lebih mencapai sasaran.

5.3  Petugas memberi penjelasan langkah terapi serta tujuannya agar pasien memahami program.

5.4   memposisikan pasien seenak mungkin.

5.5  Area yang akan diterapi bebas dari pakaian seperlunya.

5.6  Petugas memberi penjelasan bahwa bagian yang akan diterapi dirasakan sedikit sakit tetapi tidak perih.

5.7  Petugas memasang pad pada area yang akan diterapi.

5.8  Petugas memutar waku 10 menit.

5.9  Petugas memutar intensitas alat sesuai toleransi pasien.

5.10                  Selama sesi terapi petugas menanyakan kepada pasien apakah ada keluhan.

5.11                  Setelah selesai tindakan terapi petugas mematikan mesin, pastikan tombol kembali ke angka 0.

5.12                  Petugas memperhatikan reaksi pasien setelah tindakan terapi dan efek samping yang mungkin timbul.

5.13                  Petugas mengembalikan peralatan ketempat semula.

6.         DIAGRAM ALIR

 

 

6.1 Diagram Alir

CATATAN MUTU

ALUR PROSES

PENANGGUNG JAWAB

Mulai

Pengendalian dokumen

Sosialisasi dokumen

 

Penetapan dokumen

Penomoran Dokumen

 

Distribusi Dokumen

Pemusnahan  dokumen kadaluarsa

Selesai

Pengendalian dokumen kadaluarsa, ekternal,

 

 

 

 

Masterlist dokumen

 

 

 

Notulen/laporan hasil

 

 

Dokumen

 

 

 

Masterlist dokumen

 

 

 

Form distribusi dokumen

 

Dokumen

 

 

 

 

Berita acara

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wakil managemen & tim akreditasi

 

 

Wakil managemen & tim akreditasi dan petugas ruang

 

 

Kepala Puskesmas

 

 

Wakil managemen & tim akreditasi

 

 

Wakil managemen & tim akreditasi

 

Wakil managemen & tim akreditasi dan petugas ruang

 

 

Wakil managemen & tim akreditasi dan petugas ruang

 

 

 

 

 

 

7.    UNIT TERKAIT

7.1  Ruang pemeriksaan Fisioterapi

 

8        REKAMAN HISTORIS PERUBAHAN

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER