MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR IMUNISASI DT

 


Dinas Kesehatan Kota Surakarta

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

IMUNISASI DT


 

UPTD Puskesmas Gajahan

No. Dokumen

: SOP-GJH-UKP-0032

No. Revisi

: 00

Tgl. MulaiBerlaku

:     Januari 2016

Halaman

: 1 / 1

DitetapkanOleh :

Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan

 

dr. Tutik Asmi

NIP. 19730812 200501 2 013

1. Pengertian

Memberikan vaksin DT kepada anak sekolah usia 7 tahun ke atas untuk kekebalan terhadap penyakit tetanus dan dipteri.

2. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan imunisasi DT

3. Kebijakan

SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ......

4. Referensi

Direktorat Jenderal PP & PL dan Pusdiklat SDM Kesehatan Departemen Kesehatan RI. 2006. Modul Pelatihan Tenaga Pelaksana Imunisasi Puskesmas. Departemen Kesehatan RI : Jakarta

5. Prosedur

1.    Melakukan anamnesa.

2.    Melakukan inform concent.

3.    Membersihkan tangan.

4.    Petugas memakai APD (Alat Pelindung Diri).

5.    Mengambil vaksin DT pada vacsin carrier.

6.    Menuliskan tanggal dan jam vaksin mulai dipakai pada label vaksin.

7.    Menyedot vaksin DT menggunakan spuit ADS 0,5 ml.

8.    Menyiapkan klien pada posisi yang aman

9.    Membersihkan daerah penyuntikan dengan kapas DTT basah.

10. Melakukan penyuntikan pada lengan kiri atas secara intramuskular atau subcutan dalam, lakukan aspirasi, secara perlahan dorong spuit sehingga vaksin masuk semua.

11. Menekan bekas tempat penyuntikan dengan kapas DTT kering.

12. Memasukkan jarum dalam safety box.

13. Mengamati kemungkinan terjadi reaksi KIPI syok anafilaksis.

14. Petugas membersihkan tangan.

15. Melakukan pencatatan hasil pelayanan.

6. Unit Terkait

Semua Unit Pelayanan.

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER