MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP TRIASE

 

Status Dokumen

  Induk                           Salinan                        No.Distribusi

 

 

PUSKESMAS RAWALO

SOP

TRIASE

No Dokumen

 

PKM.RWL. UGD - 11

No Revisi

 

00

Halaman

 

1/1

PROTAP

 

UGD

Tanggal Terbit

 

22 Maret 2016

 

Disetujui oleh,

Kepala UPTD Puskesmas R

Pengertian

Memilah dan menentukan derajat kegawatan penderita.

Tujuan

Sebagai acuan menentukan prioritas dan tempat pelayanan medik penderita.

Kebijakan

Mendahulukan penderita yang lebih gawat bukan yang datang dahulu.

Prosedur

  1. Penderita datang diterima petugas / paramedis UGD
  2. in form concern (penandatangan persetujuan tindakan) oleh keluarga pasien.
  3. Diruang triase dilakukan anamnese dan pemeriksaan singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya. Oleh paramedis yang terlatih / dokter.
  4. Penderita dibedakan menurut kegawatnnya dengan memberi kode huruf :

a.     P III adalah penderita tidak gawat dan tidak darurat.

Misalnya : Penderita Common Cold, penderita rawat jalan, abses, luka robek,

b.     P II adalah penderita yang kegawat daruratan masih tidak urgent

Misalnya : Penderita Thipoid, Hipertensi,DM,

c.       P I adalah penderita gawat darurat (pasien dengan kondisi mengancam)

Misalnya : Penderita stroke trombosis, luka bakar,  Appendic acuta, KLL , CVA, MIA, asma bronchial dll

 

5. Penderita mendapatkan prioritas pelayanan dengan urutan warna : P I-PII-PIII.

6. Pada waktu jam kerja penderita dengan prioritas  PIII dikirim ke BP / rawat jalan

 

 

Unit terkait

Poliklinik, Ruang perawatan

Sumber

PPGD dasar FK UB 1997







 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER