MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP PENATALAKSANAAN SERANGAN ASAM BRONKIAL

 

 

PENATALAKSANAAN SERANGAN ASAM BRONKIAL

 

 

 

 

 

 

Puskesmas

Abcde

 

SOP

Nomor

:440/C/VII/SOP/7/2018/00..

Terbit ke

:01

No.Revisi

:00

Tgl.Terbit

:01/07/2018

Halaman

: 1-2

Ditetapkan Kepala Puskesmas Abcde

 

 

 

 

1.Pengertian

Seranngan asma bronkial adalah episode perburukan yang progesif dari gejala-gejala batuk, sesak nafas, mengi, rasa dada tertekan atau berbagai kombinasi dari gejala tersebut .

2. Tujuan

Sebagai acuan petugas untuk penanganan pasien dengan serangan asma bronkial..

3.  Kebijakan

Surat Keputusan Kepala Puskesmas Abcde Nomor........tentang Pemberian Layanan Klinis.

4. Referensi

Agus Purwadianto.KedaruratanMedik.Karisma.Jakarta.2009.

5.Alat dan Bahan

1.Set Oksigen

2.Salbutamol/Aminophylin

3.Deksamethason injeksi 50 mg iv/im.

4.Adrenalin injeksi

5.Kartu rekam medis

6.Alat tulis

7.Alat pengatur waktu

6.Prosedur

1.Petugas mengatur posisi pasien setengah duduk.

2.Petugas memberikan O2 dengan kecepatan aliran 2-4 liter/ml.

 

PROSEDUR  I :

1.Petugas memberikan salbutamol nebulasi, dosis dewasa dan anak > 5 tahun 2,5 – 5 mg, dosis anak < 5 tahun 2,5 mg.

2. Petugas mengevaluasi keadaan pasien setelah 20 menit.

3. Jika respon baik, gejala hilang, pasien diobservasi.

4.Jika tidak ada respon membaik, gejala masih ada , petugas memberikan salbutamol nebulasi dengan dosis yang sama.

5. Petugas mengevaluasi kembali setelah 20 menit.

6. Jika respon baik, gejala hilang, pasien diobservasi dan diberi terapi rumatan.

7. Jika respon parsial, pasien dirujuk ke RS.

 

PROSEDUR II :

1.Petugas memberikan injeksi Dexametason 50 mg iv/im.

2.Jika respon baik, gejala hilang, dalam 20 menit maka pasien diobservasi.

3.Jika tidak ada respon membaik, gejala masih ada, petugas memberikan injeksi Adrenalin 1: 1000 sebanyak 0,3 ml sc ( dosis anak 0,01 ml/kgBB sampai 0,3 ml/kali).

4.Petugas mengevaluasi kembali keadaan pasien setelah 20 menit.

5.Jika respon baik, gejala hilang, pasien diobservasi.

6.Jika tidak ada respon membaik, gejala masih ada, petugas memberikan injeksi adrenalin 0,3 ml lagi.

7.Petugas mengevaluasi kembali setelah 20 menit.

8.Jika respon baik, gejala hilang, pasien diobservasi dan di beri terapi rumatan.

9.Jika respon parsial, pasien dirujuk ke RS.

7. Diagram Alir

 

8.Hal-hal yang perlu diperhatikan

 

9. Unit Terkait

 Ruang Pemeriksaan Umum.

10.Dokumentasi Terkait

1.Kartu rekam medis

2.Buku register

3.Formulir rujukan

4.Simpus data

 

 

11. Rekaman Historis perubahan

 

No

 

Halaman

 

Yang dirubah

 

Perubahan

Diberlakukan Tgl.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER