MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA

Status Dokumen

  Induk                           Salinan                        No.Distribusi

 

 

PUSKESMAS .

SOP

PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA

No Dokumen

 

PKM.RWL. UGD - 04

No Revisi

 

00

Halaman

 

1/2

PROTAP

 

UGD

Tanggal Terbit

 

22 Maret 2016

Disetujui oleh,

Kepala UPTD Puskesmas R

Pengertian

Memberikan tinadakan pertolongan pada luka baru dengan cepat dan tepat

Tujuan

Agar luka tidak terjadi infeksi lanjut

Kebijakan

Seluruh perawat diijinklan melakukan penjahitan dan perawatan luka, tetapi tidak pada luka putus tendon

Prosedur

PERSIAPAN ALAT :

Streril

  1. Bak instrumen bensi
    1. Spurt irigasi 50 cc
    2. Soft koteker a/ tobe feeding
    3. Pinset anatomis
    4. Pinset chirrugis
    5. Gunting jaringan
    6. Arteri klem
    7. Knop sonde
    8. Container untuk cairan irigasi
  2. Korentang dengan tempatnya
  3. Kassa dan depres dalam tromol
  4. Handschone / gloves steril
  5. Neerbeken (bengkok)
  6. Kom kecil/ sedang
  7. Pembalut sesuai kebutuhan
    1. Kasa
    2. Kasa gulung
  8. Topical terapi
    1. Betadine sol
    2. Sutratol
  9. Cairan pencuci luka dan disinfektan
    1. Cairan NS / RL hangat sesuai suhu tubuh 34 0 -37 0 C
    2. Alkohol 70 %

 

Non Streril

  1. Schort / gown
  2. Perlak + alas perlak / underpad
  3. Handschone / gloves bersih
  4. Sketsel / tirai
  5. Gunting verband
  6. Neerbeken / bengkok
  7. Plester (adhesive) atau hipafix micropone
  8. Tas plastik kotoran / tempat sampah
  9. Alat tulis
  10. Form inform consern
  11. Form UGD

 







 


 

 

PUSKESMAS RAWALO

SOP

PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA

No Dokumen

 

PKM.RWL. UGD - 04

No Revisi

 

00

Halaman

 

2/2

Prosedur

 

PENATALAKSAAN :

  1. Menjelaskan prosedur yang akan dilaksanakan kepada klien +inform concern
  2. Meletakakan perlak + alas dibawah tubuh klien
  3. Menempatkan bengkok dibawah luka untuk menopang cairan irigasi luka
  4. Membantu mengatur posisi klien agar cairan irigasi dapat mengalir dari ujung atas ke ujung bawah luka
  5. Membuka dan menempatkan tas plastik kotoran didekat area kerja
  6. Mencuci tangan dengan sabun
  7. Mengenakan schort / gown plastik
  8. Bila plester kotor, mengenkan gloves non steril,menyemprotkan alkohol 70 % pada plester yang menempel dikulit klien untuk melepaskannya.
  9. Melepaskan / mengangkat pembalut kotor bila pembalut lengket pada luka, basahi dengan ns / rl steril sampai balutan dapat dilepas dengan mudah
  10. Membuang pembalut lama / kotor kedalam tas plastik, kemudian lepaskan gloves (bagian luar berada didalam) dan buang kedalam tas plastik
  11. Mengkaji  jumlah , jenis dan bau cairan luka, observasi kondisi luka (warna dasar luka, ukur dalamnya goa luka, jaringan nekrotik, granulasi dan epitel, kontraksi luka, kulit sekitar luka)
  12. Menuangkan solution irigasi steril yang hangat kedalam kom steril ± 200 – 500 ml atau tergantung luas dan kedalaman luka
  13. Mengenakan hndschone steril
  14. Menghisap solution irigasi RL/ NS hangat kedalam spuit 30 cc (sambungkan dengan soft koteler / baby feeding tube bila dipakai mengirigasi luka berongga dalam)
  15. Jika luka berongga dalam masukan soft kateler / baby feeding tube kedalam luka sampai menyentuh dasar luka paling dalam
  16. Menyemprotkan solution irigasi langsung kedalam luka secara perlatton. Jika luka tidak berongga, semprotkan cairan irigasi dan pertahankan ujung spuit ± 2,5 cm diatas luka
  17. Melakukan irigasi beberapa kali sampai cairan irigasi tampak bening dan bersih
  18. Mengeringkan sekitar luka dengan betadine sampai radius 4-5 cm dari tepi luka
  19. Menutup luka dengan pembalut / topical terapi :
  20. Menutup luka dengan kasa (ketebalan kassa disesuiakan dengan kebutuhan) dan rekatkan denga plester ( adhesive dan hipafix/ micrope untuk memfiksasi
  21. Meletakan pinset dan gunting dalam bengkok yang berisi cairan desinfektan
  22. Melepaskan gloves dengan bagian luar , kemudian buang kedalam tas plastik
  23. Membereskan peralatan dan memberikan kenyamanan bagi klien
  24. Mencuci tangan
  25. Mengecek pembalut dan area luka tiap shift, mencatat di chart tentang penggantian pembalut, penamilan luka dan gambaran cairan luka

Unit terkait

Rawat Inap

Sumber

Manajemen luka moist wound healing , 24 nopember 2006

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER