MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG
SOP PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA

Status Dokumen
|
  Induk Salinan No.Distribusi
|
|
|
|
|

PUSKESMAS .
|
SOP
PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA
|
|
No
Dokumen
PKM.RWL. UGD -
04
|
No Revisi
00
|
Halaman
1/2
|
|
PROTAP
UGD
|
Tanggal Terbit
22 Maret 2016
|
Disetujui
oleh,
Kepala UPTD
Puskesmas R
|
|
Pengertian
|
Memberikan
tinadakan pertolongan pada luka baru dengan cepat dan tepat
|
|
Tujuan
|
Agar luka tidak terjadi infeksi lanjut
|
|
Kebijakan
|
Seluruh
perawat diijinklan melakukan penjahitan dan perawatan luka, tetapi tidak pada
luka putus tendon
|
|
Prosedur
|
PERSIAPAN
ALAT :
Streril
- Bak instrumen
bensi
- Spurt
irigasi 50 cc
- Soft
koteker a/ tobe feeding
- Pinset
anatomis
- Pinset
chirrugis
- Gunting
jaringan
- Arteri
klem
- Knop
sonde
- Container
untuk cairan irigasi
- Korentang dengan
tempatnya
- Kassa dan depres
dalam tromol
- Handschone /
gloves steril
- Neerbeken
(bengkok)
- Kom kecil/
sedang
- Pembalut sesuai
kebutuhan
- Kasa
- Kasa
gulung
- Topical terapi
- Betadine
sol
- Sutratol
- Cairan pencuci
luka dan disinfektan
- Cairan
NS / RL hangat sesuai suhu tubuh 34 0 -37 0 C
- Alkohol
70 %
Non
Streril
- Schort / gown
- Perlak + alas
perlak / underpad
- Handschone /
gloves bersih
- Sketsel / tirai
- Gunting verband
- Neerbeken /
bengkok
- Plester
(adhesive) atau hipafix micropone
- Tas plastik
kotoran / tempat sampah
- Alat tulis
- Form inform
consern
- Form UGD
|
|
|
|
|
|
|
|

PUSKESMAS RAWALO
|
SOP
PENATALAKSAAN PERAWATAN LUKA
|
|
No Dokumen
PKM.RWL. UGD - 04
|
No Revisi
00
|
Halaman
2/2
|
|
Prosedur
|
PENATALAKSAAN :
- Menjelaskan
prosedur yang akan dilaksanakan kepada klien +inform concern
- Meletakakan
perlak + alas dibawah tubuh klien
- Menempatkan
bengkok dibawah luka untuk menopang cairan irigasi luka
- Membantu
mengatur posisi klien agar cairan irigasi dapat mengalir dari ujung atas
ke ujung bawah luka
- Membuka dan
menempatkan tas plastik kotoran didekat area kerja
- Mencuci tangan
dengan sabun
- Mengenakan
schort / gown plastik
- Bila plester
kotor, mengenkan gloves non steril,menyemprotkan alkohol 70 % pada
plester yang menempel dikulit klien untuk melepaskannya.
- Melepaskan /
mengangkat pembalut kotor bila pembalut lengket pada luka, basahi dengan
ns / rl steril sampai balutan dapat dilepas dengan mudah
- Membuang
pembalut lama / kotor kedalam tas plastik, kemudian lepaskan gloves
(bagian luar berada didalam) dan buang kedalam tas plastik
- Mengkaji jumlah , jenis dan bau cairan luka,
observasi kondisi luka (warna dasar luka, ukur dalamnya goa luka,
jaringan nekrotik, granulasi dan epitel, kontraksi luka, kulit sekitar
luka)
- Menuangkan
solution irigasi steril yang hangat kedalam kom steril ± 200 – 500 ml atau tergantung luas dan kedalaman
luka
- Mengenakan
hndschone steril
- Menghisap
solution irigasi RL/ NS hangat kedalam spuit 30 cc (sambungkan dengan
soft koteler / baby feeding tube bila dipakai mengirigasi luka berongga
dalam)
- Jika luka
berongga dalam masukan soft kateler / baby feeding tube kedalam luka
sampai menyentuh dasar luka paling dalam
- Menyemprotkan
solution irigasi langsung kedalam luka secara perlatton. Jika luka tidak
berongga, semprotkan cairan irigasi dan pertahankan ujung spuit ± 2,5 cm diatas luka
- Melakukan
irigasi beberapa kali sampai cairan irigasi tampak bening dan bersih
- Mengeringkan
sekitar luka dengan betadine sampai radius 4-5 cm dari tepi luka
- Menutup luka
dengan pembalut / topical terapi :
- Menutup luka
dengan kasa (ketebalan kassa disesuiakan dengan kebutuhan) dan rekatkan
denga plester ( adhesive dan hipafix/ micrope untuk memfiksasi
- Meletakan pinset
dan gunting dalam bengkok yang berisi cairan desinfektan
- Melepaskan
gloves dengan bagian luar , kemudian buang kedalam tas plastik
- Membereskan
peralatan dan memberikan kenyamanan bagi klien
- Mencuci tangan
- Mengecek
pembalut dan area luka tiap shift, mencatat di chart tentang penggantian
pembalut, penamilan luka dan gambaran cairan luka
|
|
Unit
terkait
|
Rawat
Inap
|
|
Sumber
|
Manajemen
luka moist wound healing , 24 nopember 2006
|
POSTINGAN POPULER
-
f. Penerapan Manejemen Risiko 1) Standar PMKP 11 Komite/ Tim Penyelenggara Mutu memandu penerapan program manajemen risiko di rumah s...
-
LIHAT VIDEO PENJELASAN >>>> VIEW LIHAT VIDEO PENDALAMAN >>>> VIEW b. Kriteria 5.2.2 Puskesmas melak...
-
KLASTER 1 MANAJEMEN Berikut adalah dokumen File Word ILP Sesuai Standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH un...
-
TERBARU 2026! Dokumen Regulasi ILP Puskesmas Lengkap: SK, Pedoman, KAK & SOP Wajib Ada Transformasi layanan kesehatan primer melalui ...
-
Standar : 1.1. Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan Puskesmas Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik ...
-
DOKUMEN AUDIT INTERNAL Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk me...
-
BERIKUT ADALAH DAFTAR PERUBAHAN INSTRUMEN AKREDITASI PUSKESMAS KE DALAM ERA ILP ( INTEGRASI LAYANAN PRIMER ) ( Klik pada bagian warna MERAH...
-
KUMPULAN SOP PUSKESMAS Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk meli...
-
PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL DINAS KESEHATAN PUSKESMAS PLANTUNGAN Jl Suratman No 21, Tirtomulyo Plantungan, Telp (0294)3652...
-
Berikut adalah dokumen File Word puskesmas Lengkap Sesuai standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk me...
No comments:
Post a Comment