|
Puskesmas Kedungbanteng |
PENANGANAN LIKEN SIMPLEK KRONIS |
||||
|
SPO |
No. Kode |
: |
|
Ditetapkan oleh Kepala UPTD
puskesmas karanggede Witono Nur Wibowo NIP 196808082006041010 |
|
|
Terbitan |
: |
|
|||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tgl. Mulai Berlaku |
: |
|
|||
|
Halaman |
: |
|
|||
|
1. Definisi |
Liken simpleks kronik atau yang sering disebut juga dengan
neurodermatitis sirkumkripta adalah kelainan kulit berupa peradangan kronis,
sangat gatal berbentuk sirkumskrip dengan tanda berupa kulit tebal dan
menonjol menyerupai kulit batang kayu akibat garukan dan gosokan yang
berulang-ulang. Penyebab kelainan ini belum diketahui. |
|||
|
2.
Tujuan |
1.
Memberikan
penatalaksanaan liken simplek kronis dengan benar 2. Menurunkan angka kejadian liken
simplek kronis dengan memberikan penjelasan
faktor resiko dari liken simplek kronis. |
|||
|
3.
Kebijakan |
Langkah-langkah
dalam penanganan liken simplek kronis menerapkan langkah SPO yang telah
ditetapkan |
|||
|
4.
Referensi |
KEPUTUSAN MENTERI
KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/514/2015 |
|||
|
5. Prosedur |
1. Memberikan penjelasan kepada pasien
tentang liken simplek kronis dan cara pencegahannya dengan menghindari faktor resiko. 2. Pasien disarankan agar
tidak terus menerus menggaruk lesi saat gatal, serta mungkin perlu dilakukan
konsultasi dengan psikiatri. 3. Antipruritus:
antihistamin dengan efek sedatif, seperti hidroksisin 10-50 mg setiap 4 jam,
difenhidramin 25-50 mg setiap 4-6 jam (maksimal 300 mg/hari), atau
klorfeniramin maleat (CTM) 4 mg setiap 4-6 jam (maksimal 24 mg/hari). 4. Glukokortikoid topikal,
antara lain: betametason dipropionat salep/krim 0,05% 1-3 kali sehari,
metilprednisolon aseponat salep/krim 0,1% 1-2 kali sehari, atau mometason
furoat salep/krim 0,1% 1 kali sehari. Glukokortikoid dapat dikombinasi dengan
tar untuk efek antiinflamasi. 5. Rujukan dilakukan dengan
tujuan untuk mengatasi penyebab lain yang mendasari penyakit dengan
berkonsultasi kepada psikiatri atau dokter spesialis kulit. |
|||
|
6. Ruang Lingkup |
Puskesmas,
Puskesmas Pembantu, Poskesdes/ PKD,
Posyandu |
|||
|
7.
7. Diagram Alir |
|
|||
8.
7. Dokumen Terkait |
-
Buku Rujukan -
Form laporan insiden pada jam kerja -
Buku register ruang
tindakan |
|||
|
9.
8. Distribusi |
Seluruh
unit-unit pelayanan dan tindakan kesehatan |

No comments:
Post a Comment