MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP PEMERIKSAAN KELENJAR THYROID

 

 

 

 

 

 

 


UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

PEMERIKSAAN KELENJAR THYROID

Disahkan oleh Kepala Puskesmas Selomerrto 1

 

 

 

dr. Sumanto

NIP. 196409092002121001

SPO

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

: 1 Mei 2013

Halaman                      

: 1/2

 

1.   Tujuan

Untuk mengetahui apakah pasien mengalami pembesaran kelenjar thyroid atau tidak.

2.   Kebijakan

Sebagai Pedoman dalam melaksanakan pemeriksaan kelenjar thyroid pada pasien.

3.   Ruang Lingkup

v  Puskesmas Selomerto 1,

v  Posyandu

v  PKD

4.   Definisi

v Pemeriksaan kelenjar thyroid adalah pemeriksaan yg dilakukan dengan cara inspeksi (pengamatan) dan palpasi (perabaan) pada kiri-kanan trachea pasien untuk mengetahui apakah ada pembesaran kelenjar thyroid atau tidak

v Klasifikasi kelenjar thyroid:

1)    Grade 0: Tidak teraba juga tidak tampak

2)    Grade 1: Pada posisi leher normal kelenjar thyroid tidak tampak membesar, tapi palpasi teraba lebih besar daripada ujung ibu jari kiri pasien

3)    Grade 2: Pada posisi leher normal ketika pasien menelan, kelenjar thyroid nampak nyata

5.   Prosedur

a.     Petugas cuci tangan

b.     Petugas menjelaskan maksud dan tujuan pemeriksaan kelenjar thyroid pada pasien

c.     Petugas meminta pasien berdiri/duduk tepat di depan petugas menghadap sumber cahaya

d.     Petugas duduk/ berdiri setinggi rata-rata pasien, dan membelakangi sumber cahaya

e.     Petugas melakukan pengamatan di daerah kiri-kanan trachea pada lokasi kelenjar thyroid pasien dengan jarak > 1 meter

f.      Petugas mengamati dengan teliti kiri-kanan trachea pasien, apakah terjadi pembesaran kelenjar thyroid atau tidak.

g.     Petugas mendekat dan meminta pasien mendongak  penuh dan menelan ludah (amati ada pembesaran yang bergerak ke kiri/kanan Trachea atau tidak)

h.     Petugas melakukan palpasi dari depan dengan menggunakan  dua ibu  jari di kiri-kanan trachea dari bawah keatas. Tandai jika ada pembesaran teraba (cocokan dengan besar ibu jari kiri pasien)

i.      Petugas pindah di belakang pasien untuk melakukan palpasi dari belakang

j.      Petugas meletakkan dua jari telunjuk dan dua jari tengahnya pada masing-masing lobus di kiri-kanan trachea dari bawah keatas.

k.     Petugas menandai jika ada pembesaran teraba.

l.      Petugas mencocokan pembesaran kelenjar thyroid dengan ibu jari kiri tangan pasien.

1)    Bila salah satu atau kedua lobus kelenjar lebih kecil dari ibu jari kiri tangan pasien berarti hasilnya normal

2)    Bila salah satu atau kedua lobus kelenjar lebih besar dari ibu jari kiri tangan pasien berarti hasilnya pasien mengalami pembesaran kelenjar thyroid

m.   Beritahu pasien tentang hasil pemeriksaan

n.     Petugas cuci tangan

o.     Petugas mencatat hasil pemeriksaan di buku KIA dan rekam medik

6.  

Klasifikasi hasil pemeriksaan

 

Palpasi kelenjar dari belakang

Petugas cuci tangan

Diagram Alir

Melakukan pengamatan dari depan

Melakukan palpasi kelenjar dari depan

 

 

Petugas cuci tangan

Mencatat hasil pemeriksaaan

Menyampaikan hsl pemeriksaan pada pasien

 

Memposisikan pasien

 

 

Menjelaskan maksud dan tujuan pemeriksaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7.   Referensi

v  I Dewa Nyoman Supariasa dkk,  Status Gizi, buku kedokteran EGC 2002

v  Materi pelatihan bag Gizi DKKS kabupaten Wonosobo

8.    Dokumen Terkait

v  Buku KIA,

v  Rekam Medik

9.    Distribusi

v  Penanggungjawab Ruang Poli,

v  Petugas Posyandu

v  PKD

 

10. Rekaman historis  perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

PEMERIKSAAN KELENJAR THYROID

 

 

DAFTAR TILIK

 

No. Kode

:

Terbitan

:

No. Revisi                    

:

Tgl. Mulai Berlaku 

: 1 Mei 2013

Halaman                      

: 1

 

No

Kegiatan

Ya

Tidak

Tidak

Berlaku

1.

Apakah

Petugas cuci tangan?

 

 

 

2.

Apakah

Petugas menjelaskan maksud dan tujuan pemeriksaan kelenjar thyroid pada pasien?

 

 

 

3.

Apakah

Petugas meminta pasien berdiri/duduk tepat didepan petugas menghadap sumber cahaya?

 

 

 

4.

Apakah

Petugas duduk/ berdiri setinggi rata-rata pasien, dan membelakangi sumber cahaya?

 

 

 

5.

Apakah

Petugas melakukan pengamatan di daerah kiri-kanan trachea pada lokasi kelenjar thyroid pasien dengan jarak > 1 meter?

 

 

 

6.

Apakah

Petugas mengamati dengan teliti kiri-kanan trachea pasien, apakah terjadi pembesaran kelenjar thyroid atau tidak?

 

 

 

7.

Apakah

Petugas mendekat dan meminta pasien mendongak  penuh dan menelan ludah (mengamati ada pembesaran yang bergerak ke kiri/kanan Trachea atau tidak)?

 

 

 

8.

Apakah

Petugas melakukan palpasi dari depan dengan menggunakan  dua ibu  jari di kiri-kanan trachea dari bawah keatas dan menandai jika ada pembesaran teraba (cocokan dengan besar ibu jari kiri pasien)?

 

 

 

9.

Apakah

Petugas pindah di belakang pasien untuk melakukan palpasi dari belakang?

 

 

 

10.

Apakah

Petugas meletakkan dua jari telunjuk dan dua jari tengahnya pada masing-masing lobus di kiri-kanan trachea dari bawah keatas?

 

 

 

11.

Apakah

Petugas menandai jika ada pembesaran teraba?

 

 

 

12.

Apakah

Petugas mencocokan pembesaran kelenjar thyroid dengan ibu jari kiri tangan pasien?

 

 

 

13.

Apakah

petugas memberitahu pasien tentang hasil pemeriksaan?

 

 

 

14.

Apakah

Petugas mencuci tangan?

 

 

 

15.

Apakah

Petugas mencatat hasil pemeriksaan di buku KIA dan rekam medik ?

 

 

 

 

CR       :………………%.

Selomerto,……………………

Pelaksana / Auditor

 

 

(………………………………)

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER