|
UPTD Puskesmas
Watumalang |
LUKA BAKAR
|
Disyahkan oleh
Kepala Puskesmas Dr Dian Hayu N NIP.197807252008012018 |
||
|
SPO |
No. Kode |
: |
||
|
Terbitan |
: |
|||
|
No.
Revisi |
: |
|||
|
Tgl. Mulai Berlaku |
: 1 Mei 2013 |
|||
|
Halaman |
: 1/3 |
|||
|
1. Tujuan |
Untuk meminimalisir cidera
pada luka bakar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. Kebijakan |
Sebagai pedoman
dalam penatalaksanaan terapi pada luka bakar. Pelaksanaan terapi pada luka bakar harus mengikuti
langkah-langkah yang tertuang dalam SPO Penatalaksanaan luka bakar |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. Definisi |
Luka bakar adalah cidera pada jaringan
tubuh akibat panas,bahan kimia,maupun arus listrik Derajat luka bakar : ·
Luka bakar derajat 1 Merupakan
luka bakar yang paling ringan.kulit yang terbakar menjadi merah,nyeri sangat
sensitif terhadap sentuhan dan lembab atau membengkak.jika ditekan daerah
yang terbakar akan memutih,belum terbentuk lepuhan ·
Luka bakar derajat 2 Menyebabkan
kerusakan yang lebih dalam.kulit melepuh,dasarnya tampak merah atau keputihan
dan terisi oleh cairan kental yang jernih.jika disentuh warnanya menjadi
putih dan terasa nyeri ·
Luka bakar derajat 3 Menyebabkan
kerusakan yang paling dalam.permukaan berwarna putih dan lembut atau berwarna
hitam,hangus dan kasar.jika disentuh tidak timbul rasa nyeri karena ujung
saraf pada kulit mengalami kerusakan.jika jaringan mengalami kerusakan akibat
luka bakar,cairan akan merembes dari pembuluh darah dan menyebabkan
pembengkakan.kehilangan sejumlah cairan karena perembesan tersebut bisa
menyebabkan syok,tekanan darah sangat rendah,sehingga darah yang mengalir ke
otak dan organ lainnya sangat sedikit. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. Prosedur |
1. Petugas melakukan anamnesa 2. Petugas memeriksa tanda-tanda
vital pasien 3. Petugas menggunakan APD 4. Petugas mempersiapkan
alat-alat yang akan digunakan 5. Petugas melepaskan pakaian
penderita 6. Petugas mengidentifikasi
derajat luka bakar 7. Petugas melakukan penanganan
luka bakar 7.1 luka bakar derajat 1 ü
petugas segera mencuci luka dengan air ü
petugas membersihkan luka dari bahan kimia dengan cara mengguyur dengan
air, ü
Petugas membuang semua luka bakar yang melekat, jika luka sulit
dibersihkan daerah luka bakar diberi obat bius dan digosok dengan sikat, ü
Petugas membuang lepuhan yang telah pecah, ü
Petugas mengoleskan krim antibiotik pada daerah luka yang benar – benar
bersih, ü
Petugas memasang perban untuk melindungi luka dari kotoran dan mencegah
terjadinya infeksi ü
Petugas memberikan antibiotik per oral, 7.2 luka bakar derajat II ü
petugas segera mencuci luka dengan air ü
petugas membersihkan luka dari bahan kimia dengan cara mengguyur dengan
air, ü
Petugas membuang semua luka bakar yang melekat, jika luka sulit
dibersihkan daerah luka bakar diberi obat bius dan digosok dengan sikat, ü
Petugas membuang lepuhan yang telah pecah, ü
Petugas mengoleskan krim granulasi pada daerah luka yang benar – benar
bersih, ü
Petugas memasang perban untuk melindungi luka dari kotoran dan mencegah
terjadinya infeksi ü
Petugas membidai daerah persendian yang mengalamiluka bakar agar tidak
memperburukkeadaan persendian, ü
Petugas memberikan antibiotik per oral 7.3 luka bakar derajat III ü
petugas segera mencuci luka dengan air ü
petugas membersihkan luka dari bahan kimia dengan cara mengguyur dengan
air, ü
Petugas membuang semua luka bakar yang melekat, jika luka sulit
dibersihkan daerah luka bakar diberi obat bius dan digosok dengan sikat, ü
Petugas membuang lepuhan yang telah pecah, ü
Petugas mengoleskan krim antibiotik pada daerah luka yang benar – benar
bersih, ü
Petugas memasang perban untuk melindungi luka dari kotoran dan mencegah
terjadinya infeksi ü
Petugas membidai daerah persendian, ü
Petugas memasang IV line dan memberikan cairan intravena, ü
Petugas merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi. 8. Petugas memberikan pendkes
mengenai waktu kontrol, perawatan luka di rumah dannutrisi 9. Petugas mendokumentasikan
kegiatan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5. Diagram Alir |
Petugas memeriksa
tanda-tanda vital pasien Petugas menggunakan APD
Petugas mempersiapkan
alat-alat yang akan digunakan
Petugas melepaskan
pakaian penderita petugas membersihkan luka bakar dengan cara mengguyur dengan air, Petugas membuang semua
luka bakar yang melekat, jika luka sulit dibersihkan daerah luka bakar
diberi obat bius dan digosok dengan sikat, Petugas membuang lepuhan
yang telah pecah Petugas mengoleskan vitamin
A atau krim granulasi Petugas memasang perban
untuk melindungi luka dari kotoran dan mencegah terjadinya infeksi Luka
bakar derajat I Luka
bakar derajat II Luka
bakar derajat III |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6. Referensi |
Departemen Kesehatan RI. Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas.
Jakarta. 2007 |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
7. Dokumen Terkait |
·
Rekam medis |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
8. Distribusi |
IGD |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
9. Rekaman historis
perubahan
|
No |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl.mulai diberlakukan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|





No comments:
Post a Comment