|
97 Dinkes Kab Defgh |
LIPOMA |
Puskesmas Abcde |
|||
|
SOP |
Nomor |
: |
|||
|
Terbit ke |
: 01 |
||||
|
No.Revisi |
: 00 |
||||
|
Tgl.Diberlakukan |
: 2-01-2018 |
||||
|
Halaman |
: 1 / 2 |
||||
|
Ditetapkan
Kepala Puskesmas Abcde |
|
Kapus NIP. nipkapus |
|||
|
A. Pengertian |
Lipoma adalah suatu tumor (benjolan) jinak yang berada di bawah kulit
yang terdiri dari lemak. Biasanya lipoma dijumpai pada usia lanjut (40-60
tahun), namun juga dapat dijumpai pada anak-anak. Lipoma kebanyakan berukuran
kecil, namun dapat tumbuh hingga mencapai lebih dari diameter 6 cm. |
||||||
|
B. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penatalaksanaan pasien
dengan lipoma |
||||||
|
C. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Abcde Nomor ... tentang Kebijakan Pelayanan
Klinis UPTD Puskesmas Abcde |
||||||
|
D. Referensi |
Keputusan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/Menkes/514/2015 tentang Panduan
Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama |
||||||
|
E. Prosedur |
Hasil Anamnesis Keluhan Benjolan di kulit tanpa disertai nyeri. Biasanya tanpa gejala apa-apa (asimptomatik).
Hanya dikeluhkan timbulnya benjolan yang membesar perlahan dalam waktu yang
lama. Bisa menimbulkan gejala nyeri jika tumbuh dengan menekan saraf. Untuk
tempat predileksi seperti di leher bisa menimbulkan keluhan menelan dan
sesak. Faktor Risiko 1. Adiposisdolorosis 2. Riwayat keluarga dengan lipoma 3. Sindrom Gardner 4. Usia menengah dan usia lanjut Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang
Sederhana (Objective) Pemeriksaan Fisik Patologis Keadaan Umum : tampak sehat bisa sakit ringan
- sedang Kulit: ditemukan benjolan, teraba empuk,
bergerak jika ditekan. Pemeriksaan Penunjang Dapat dilakukan tusukan jarum halus untuk
mengetahui isi massa. Penegakan Diagnostik Diagnosis Klinis Massa bergerak di bawah kulit, bulat, yang
memiliki karakteristik lembut, terlihat pucat. Ukuran diameter kurang dari 6
cm, pertumbuhan sangat lama. Diagnosis Banding Epidermoid kista, Abses, Liposarkoma,
Limfadenitis tuberkulosis Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan
penunjang lain merupakan
pemeriksaan rujukan, seperti
biopsi jarum halus. Penatalaksanaan Komprehensif (Plan) Penatalaksanaan Biasanya Lipoma tidak perlu dilakukan tindakan
apapun. 1. Pembedahan Dengan indikasi : kosmetika tanpa keluhan
lain. Cara eksisi Lipoma dengan melakukan sayatan di
atas benjolan, lalu mengeluarkan jaringan lipoma 2. Terapi pasca eksisi: antibiotik, anti nyeri Simptomatik: obat anti nyeri Kriteria rujukan: 1. Ukuran massa > 6 cm dengan pertumbuhan
yang cepat. 2. Ada gejala nyeri spontan maupun tekan. 3. Predileksi di lokasi yang berisiko
bersentuhan dengan pembuluh darah atau saraf. Prognosis Prognosis umumnya adalah bonam, namun ini
tergantung dari letak dan ukuran lipoma, serta ada/tidaknya komplikasi. |
||||||
|
F. Diagram Alir |
Memberikan
tata laksana pada pasien sesuai hasil pemeriksaan menulis hasil
anamnesa, pemeriksaan dan diagnose ke rekam medic menegakan
diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan melakukan
vital sign dan pemeriksaan fisik Melakukan anamnesis pada pasien menulis
diagnose pasien ke buku register. |
||||||
G. Unit Terkait |
Ruang Pemeriksaan Umum |
G. Rekaman Historis:
|
No |
Halaman |
Yang dirubah |
Perubahan |
Diberlakukan Tanggal |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment