|
Puskesmas Cangkringan |
SPO |
NO DOKUMEN : SPO-BPU-10 |
||
|
TANGGAL
TERBIT : 01-04-2014 |
||||
|
KRITERIA RUJUKAN
EKSTERNAL |
NOMOR REVISI : 00 |
|||
|
HALAMAN : 1/2 |
||||
|
Dibuat oleh Koordinator BP. Umum dr. Fuad Sri N NIP. 19800921 201001 1 014 |
Disetujui Oleh Management Representative dr. Dyah Arum R NIP. 19860512 201101 2
002 |
Disahkan Oleh Ka. Pusk Cangkringan Maryadi, SKM NIP. 19640209 198511 1
001 |
|
|
|
RUANG LINGKUP |
Prosedur ini memuat kriteria pasien
yang dirujuk ke pusat pelayanan kesehatan lain (eksternal) yang lebih lengkap |
|||
|
TUJUAN |
Pasien mendapatkan pelayanan di
pusat kesehatan yang lebih lengkap |
|||
|
KEBIJAKAN |
Berlaku bagi semua pasien yang
memenuhi kriteria rujukan |
|||
|
PETUGAS |
Dokter |
|||
PERALATAN
|
Blangko rujukan
eksternal umum maupun Askes |
|||
|
PROSEDUR |
Rujukan ke Pusat Pelayanan Kesehatan yang lebih
lengkap diberikan kepada pasien dengan kriteria dibawah ini : 1. Neoplasma 2. Pembesaran kelenjar tyroid 3. DM type I 4. DM type II dengan komplikasi 5. Gangguan Mental dan Perilaku 5.1.
Gangguan
mental dan perilaku akibat penggunaan zat psikoaktif 5.2.
Schizophrenia 5.3.
Gangguan
psikosis akut 5.4.
Gangguan
psikosis non organik 5.5.
Gangguan
kepribadian 5.6.
Retardasi
6. Penyakit susunan syaraf 6.1 Meningitis 6.2 Cerebral palsy 6.3 Hemipalsy 6.4 Paraplegi, tetraplegi 6.5 Hydrocephalus 7. Penyakit mata dan adnexa 7.1 Pterigium 7.2 Katarak 7.3 Glaucoma 7.4 Strabismus 7.5 Gangguan refraksi dan akomodasi 7.6 Penyakit mata dan adnexa lain misal floaters 8. Penyakit pada telinga dan mastoid 8.1 Ketulian dan pendengaran menurun 8.2 Gangguan lain pada telingga misalnya; tinitus, otalgia
yang tidak membaik dengan pengobatan. |
|||
|
Puskesmas Cangkringan |
SPO |
NO DOKUMEN : SPO-BPU-10 |
||
|
TANGGAL
TERBIT : 01-04-2014 |
||||
|
KRITERIA
RUJUKAN EKSTERNAL |
NOMOR REVISI : 00 |
|||
|
HALAMAN : 2/2 |
||||
|
PROSEDUR |
9. Penyakit pembuluh darah. 9.1 Krisis
Hipertensi 9.2 Angina
pectoris. 9.3 Infark
miokard akut 9.4 Stroke. 9.5 Gagal
Jantung Akut 10. Penyakit sistem pernafasan 10.1
Peritonsiler abces 10.2
Asma bronchial derajat berat 10.3
Pneumonia berat 11. Penyakit sistem pencernaan 11.1
Appendicitis 11.2
Hernia inguinal 11.3
Hernia abdominal yang lain 11.4
Peritonitis 11.5
Cholelithiasis 12. Penyakit kulit 12.1
Psoriasis 12.2
Vitiligo 12.3
Alopecia aerata 12.4
Lupus eritematosus 13. Penyakit otot dan jaringan ikat 13.1 Poly
artritis nodosa 13.2 Dermato
polymyocitis 13.3 Osteomylitis 13.4 Polyarthrosis 13.5 Soft
tissue tumor 14. Penyakit sistem urogenital 14.1 Sindroma
nefrotik 14.2 Gagal
ginjal akut 14.3 Gagal
ginjal kronik 15. Penyakit organ genital pria 15.1 BPH 15.2 Hydrocle/
sysmatecele 15.3 Torsi
testis 16. Penyakit organ genital wanita 16.1 FAM 16.2 Endometrasis 16.3 Prolaps
uteri 16.4 Polyp
genital 16.5 Infertilitas 17. Penyakit kelainan kongenital 17.1 Bibir
sumbing 17.2 Poldactily 17.3 Kelainan
kongenital 18. Suspek DHF (angka trombosit < 100000) 19. Atas permintaan pasien 20. Jika pada kunjungan ketiga pasien belum sembuh/menunjukkan adanya perbaikan. |
|||
|
REFERENSI |
Kebijakan Puskesmas |
|||
No comments:
Post a Comment